Keuntungan Memiliki Domain Sendiri dan Cara Memilihnya


Keuntungan Memiliki Domain Sendiri

Setiap pemesanan paket web design CMS akan mendapatkan hadiah berupa domain gratis selama setahun yang berlaku hanya untuk domain berekstensi .com, .org, .net, .info dan .biz. Pada harga perpanjangan tahun berikutnya sudah termasuk harga domain untuk ekstensi TDL seperti yang tertera diatas.
  1. Keuntungan Memiliki Nama Domain Sendiri
  2. Cara Memilih Nama Domain Yang Baik
  3. Kesalahan Dalam Memilih Nama Domain
  4. Nama Domain Adalah Investasi Yang Menguntungkan

Dengan menjamurnya sosial marketplace, sosial network, blog dan website gratis maka setiap orang hanya dituntut untuk sedikit atau minimal kemampuan dalam mendirikan toko online atau website yang berupa web company profile, portfolio ataupun cv bagi perorangan. Kemampuan yang diperlukan biasanya hanya mendaftar, menulis, photography dan upload photo. Beberapa sosial network, toko online dan website gratisan ini menyediakan pilihan konsep design namun tidak sedikit juga yang tidak menyediakan dan hanya tersedia design standar atau bahkan memungut biaya yang cukup besar untuk mendapatkan design yang sesuai.
Pertanyaan yang kemudian timbul, masih relevankah pada saat seperti sekarang ini untuk memiliki domain sendiri atau cukup dengan subdomain seperti namaperusahaansaya.multiplies.com atau perusahaansaya.wordpressed.com atau perusahaansaya.co.cc dan lain-lain?
Jawaban dari pertanyaan tersebut sudah tentu beragam dan semua tergantung sudut pandang masing-masing individu. Tetapi ada hal penting yang patut kita diperhatikan yaitu beberapa nama layanan ini mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita antara lain Tripod, Geocities yang dimiliki oleh AOL (perusahaan telekomunikasi terbesar di Amerika), Anglefire, Co.cc atau Friendster. Mereka semua adalah layanan blog, sosial networking atau web gratisan yang tutup dan bangkrut atau seperti friendster yang akhirnya pindah jalur bisnis dan menghapus semua data pribadi penggunannya atau Co.cc sebuah jasa subdomain gratisan yang pada akhirnya dibanned dari google dan tidak muncul lagi dalam hasil search enginenya.
Yang patut diperhatikan adalah setelah sekian lama kita membangun brand perusahaan melalui jasa website, sosial networking atau blog gratisan tersebut dan berhasil. Berapa banyakkah kerugian yang perusahaan kita alami ketika layanan gratis tersebut tutup dan bangkrut karena cacat dalam model bisnisnya? Baik kerugian dari sisi waktu, tenaga, penjualan ataupun dari sisi konten dan brand.
Pada saat Friendster, Geocities atau Tripod berjaya, siapa yang berpikir bahwa raksasa tersebut suatu saat akan tutup dan bangkrut. Hampir semua analis bisnis pada waktu itu berpendapat hal itu mustahil.
Mengikuti trend memang penting, apalagi dalam dunia networking tetapi menjadikan web gratisan atau sosial networking sebagai satu-satunya onlie presence perusahaan adalah kesalahan yang sangat fatal. Dengan semakin murahnya jasa pembuatan web design perusahaan maka memiliki website perusahaan dengan domain sendiri adalah sebuah keharusan.

Berikut adalah Keuntungan Memiliki Nama Domain Sendiri

URL yang mudah diingat. Memiliki domain sendiri memberikan konsumen sebuah alamat yang mudah diingat dan singkat (lebih singkat daripada nama subdomain yang ditawarkan oleh layana web gratisan tersebut)
  • Profesional. Memiliki domain sendiri dapat memberikan kesan profesional serta dapat menjadi Unique Selling Proposition dari strategi perusahaan serta meningkatkan competitive advantage terhadap pesaing.
  • Branding. Nama domain adalah branding karenanya harus diamankan dan didaftarkan segera. Hal ini berbeda bila kita memiliki subdomain pada layanan gratisan seperti perusahaansaya.multiplies.com yang sudah barang tentu tidak dapat didaftarkan ataupun dipatenkan karena subdomain tersebut adalah miliki dari siapapun yang memiliki domain tersebut (Pinjam pakai istilahnya).
  • Memanjakan Konsumen. Dengan nama domain yang mudah diingat konsumen akan membuat konsumen senang untuk datang kembali ke website perusahaan kita daripada memakai URL yang panjang dan berbelit-belit memakai angka yang tidak berarti apa-apa.

Cara Memilih Nama Domain Yang Baik

Ketika akan memilih sebuah nama domain maka saran terbaik adalah membuat atau menciptakan nama yang mencerminkan bidang usaha, produk atau jasa perusahaan. Contohnya bila website perusahaan kita bergerak dibidang penjualan bunga papan maka domain yang dipesan adalah bungapapan.com atau bila bidang perusahaan bergerak adalah bengkel motor maka domain yang baik adalah bengkelmotor.com
Disini yang dituntut adalah kreatifitas. Batas dari kreatifitas adalah imaginasi. Tentu saja kita dapat memilih nama domain apa saja (mungkin juga cukup beruntung untuk memperolehnya) tetapi apabila kita ingin memperoleh manfaat dari search engine seperti Google maka alangkah baiknya untuk menciptakan suatu nama yang mengandung kata kunci yang sering dipakai oleh target market perusahaan pada saat mencari produk atau jasa perusahaan kita.
Beberapa nama domain yang generik mungkin telah habis dipesan ataupun bila tersedia akan sangat mahal harganya. Namun bila ingin tetap memakai nama tersebut penambahan kata seperti group, agency, systems, global atau solusi dapat membantu atau juga dapat menambah kata-kata yang berkonotasi pada industri atau bidang usaha perusahaan bergerak seperti media, farmasi, tech atau capital.
Salah satu strategi dalam menciptakan nama domain adalah dengan menambahkan kata yang bernuansa positif dan tidak akan ketinggalan zaman. Contoh-contoh yang menarik adalah CoreOne.com atau TeamLogicIT.com atau BrightPR.com atau FirstMedia.com. Daftar kata yang termasuk dalam kategori ini yang dapat ditambahkan adalah First, Point, One, Tunggal, Agung , Maha, Sukses dan lain-lain. Penambahan kata-kata yang bernuansa positif ini akan membuat perusahaan terlihat unik dan mudah diingat.

Kesalahan Dalam Memilih Nama Domain

Namun kita juga tidak boleh lupa bahwa tujuan dari memiliki nama domain adalah supaya konsumen dapat dengan cepat mengingat domain tersebut tanpa harus mencatat sehingga dapat secara otomatis masuk kedalam ingatan mereka saat berselancar didunia maya. Bahkan bila dimungkinkan mereka masih dapat mengingat domain perusahaan hingga setahun kemudian atau mungkin lebih.
Salah satu kesalahan dalam memilih nama domain adalah banyak sekali pengusaha yang memilih untuk mengambil nama domain yang sesuai dengan keinginan mereka tanpa peduli domain ekstensinya. Para konsumen kita telah terbiasa dengan beberapa ekstensi seperti .com atau .net sebagai alamat domain karena ekstensi domain ini menguasai 70% dari semua domain yang terdaftar. Hal ini lebih mengerikan lagi terutama bila versi dari nama domain anda yang berekstensi .com atau .net adalah milik kompetitor kita.
Kesalahan lain yang umum adalah memakai garis, garis bawah atau angka dalam nama domain perusahaan. Selain beberapa Search Engine akan menganggap nama domain tersebut adalah spam, pelanggan juga akan kesulitan untuk mengingat nama domain perusahaan. Word of mouth juga akan lebih mudah tercipta bila memakai domain yang gampang diucapkan tanpa perlu dieja.
Kesalahan fatal lainnya adalah membeli domain tanpa melakukan evaluasi atau review terhadap masa lalunya karena bisa saja sebelum kita membeli domain tersebut pernah dipakai untuk aktifitas illegal seperti menyebarkan spam, virus atau pornografi anak.

Nama Domain Adalah Investasi Yang Menguntungkan

Biasanya sebuah nama domain dapat diperoleh dibawah Rp. 150.000,- tetapi tidak demikian bila kita mampu memperoleh nama domain yang populer diinternet mulai dari industri seks, keuangan hingga belanja. Beberapa orang cukup berhasil dalam berinvestasi dengan nama domain mereka. Selain itu harga domain juga meningkat sejalan dengan berlalunya waktu dan meningkatnya jumlah pengunjung, dalam hal ini domain adalah sama dengan investasi pada properti seperti tanah dan rumah.
Dibawah ini adalah beberapa contoh harga domain yang mencapai langit: Business.com yang terjual senilai 63 milyar rupiah tahun 1999 dan delapan tahun kemudian terjual kembali dengan harga 3,1 triliun rupiah. Insure.com pada tahun 2009 terjual senilai 144 milyar rupiah. Fund.com juga terjual setahun sebelumnya dengan harga 90 milyar rupiah.


Artikel from DesignLogo

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

{facebook#http://www.facebook.com/c47ur1980} {twitter#http://twitter.com/c47ur1980} {google-plus#http://plus.google.com/u/0/+CaturYogaMeiningdiasoke} {pinterest#http://www.pinterest.com/c47ur1980} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCuK3oOO6zZmaOfbh3kw63pw} {instagram#https://www.instagram.com/caturyogam/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget