Latest Post

Teka teki silang biasanya digunakan untuk mengasah otak ketika ada waktu senggang / kosong, akan tetapi sangat sulit bagi kita untuk membuat teka teki silang sendiri, apalagi berbentuk flash yang memerlukan tingkat keahlian yang tinggi. Namun jangan berkecil hati dulu, ada suatu software yang dapat membuat teka teki silang hanya dengan hitungan menit, nama software-nya adalah Crossword Forge.
Dengan software ini kita dapat membuat teka teki silang berbentuk flash interaktif yang hasilnya dapat kita berikan kepada teman dan sahabat, atau mungkin para guru dan dosen dapat membuat teka teki silang yang diberikan kepada murid atau mahasiswanya sebagai bahan latihan untuk lebih mendalami materi pelajaran/kuliah yang telah diberikan.


Ice Breaking adalah suatu aktivitas kecil dalam suatu acara yang bertujuan agar peserta acara mengenal peserta lain dan merasa nyaman dengan lingkungan barunya. kegiatan ini biasanya berupa suatu kelucuan, kadang memalukan, kadanga hanya sekedar informasi kadang juga berupa pencerahan. Kalau dipilih kegiatan yang cocok, ice breaking bisa menjadi alat yang tepat untuk memfasilitasi kesuksesan sebuah acara.


Kapan Ice breaking dibutuhkan? Sesuai namanya, Ice breaking dibuat untuk “memecahkan es” pada suatu acara, baik itu pesta ataupun pada pertemuan – pertemuan yang lebih formal. Teknik ini sering digunakan ketika peserta belum saling kenal, belum pernah bekerja sama ataupun belum mengenal lingkungan sekitar. contoh yang lain adalah:
  • Saat peserta datang dari berbagai beckground yang berbeda.
  • Peserta perlu untuk bekerjasama secepatnya untuk satu tujuan.
  • Tim baru terbentuk.
  • Topik diskusi merupakan hal baru.
  • Sebagai fasilitator yang ingin lebih mengenal peserta maupun sebaliknya.

Mendesain “Ice Breaker”.
Kunci dari kesuksesan ice breaker adalah mengkhususkan kegiatan ini untuk menunjang agenda yang ada dan mencairkan suasana. Langkah – langkah Mendesain Ice Breaker:
  • Ketahui dulu “es-es” yang ada.
  • Klarifikasikan tujuan yang khusus pada sesi ice breaking ini.
  • Dengan Tujuan yang jelas desain sesi ice breaking bisa dimulai. Buat list pertanyaan bagaimana anda akan mencapai tujuan anda

Dibawah ini adalah contoh dari Ice Breaking yang dibuat menggunakan Microsoft Powerpoint :

 

 

 

 

 

 

 



Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jakarta memanfaatkan fasilitas program Live@edu untuk menunjang pendidikan berbasis ICT yang diberikan secara gratis untuk pendidikan oleh Microsoft Live@Edu.
Fasilitas ini sangat menarik bagi siswa dikarenakan adanya fasilitas komunikasi(chat), email dengan nama domain sekolah (nama@siswa.man9-jkt.sch.id), web blogger dan fasilitas jejaring sosial hampir mirip seperti facebook dan friendster. Fasililtas E-Learning dan Live@Edu yang telah di miliki Website MAN 9 Jakarta saya jadikan sebagai Pusat Sumber Belajar (PSB) mata pelajaran TIK. Program Live@Edu yang diberikan oleh Microsoft untuk Pendidikan, antara lain :
1. Windows Live Hotmail
  • 10GB to unlimitted email storage & 10 MB attachements per email
  • Spam and virus filtering
  • Tampilan depan email seperti pada Microsoft Outlook
  • Fasilitas Forwarding, POP3 and Outlook Connector pada HP atau desktop
  • Shared Calendar
2. Office Live Workspace
  • Microsoft Office Live Workspace beta adalah fasilitas dimana guru dan siswa dapat mempunyai suatu wadah online untuk menyimpan, mengakses dan berbagi dokumen dan file-file, tanpa harus melakukan proses download
  • Online storage untuk 1,000+ dokumen dengan sistem password protected, sehingga dijamin keamanannya
  • Sehingga kita tidak perlu lagi menggunakan flash drives atau mengirim dokumen sebagai email attachment
  • Dapat berkolaborasi dengan orang – orang lain walaupun mereka tidak mempunyai Microsoft Office
3. Windows Live Skydrive
  • Guru dan siswa dapat menaruh/menyimpan dokumen mereka secara online, sehingga mereka dapat mengakses dokumen tersebut dari komputer manapun dan membaginya dengan orang lain
  • 25 GB online storage dengan sistem password protected, sehingga dijamin keamanannya
  • Dapat membuat folder-folder pribadi, shared, dan public
  • Menyimpan dokumen mereka secara online, sehingga mereka dapat mengakses dokumen tersebut dari komputer manapun dan membaginya dengan orang lain
4. Microsoft SharedView beta
  • Membagi desktop anda dengan sampai dengan 15 pengguna lain untuk memberikan presentasi/tutorial.
  • Membagi kontrol dengan sesama siswa untuk bersama-sama memperbaiki dokumen dalam waktu yang bersamaan.
5. Windows Live Spaces
  • Siswa dapat membuat suatu space untuk proyek bersama, unit kegiatan siswa atau space pribadi.
  • Dapat menghubungkan dengan dokumen-dokumen yang anda simpan di SkyDrive
  • Membuat web blogs dan membuat forum diskusi
6. Windows Live Messenger
  • Fasilitas Chat yang lebih dari sekedar chat biasa
  • Group chat sampai dengan 15 orang sekaligus
  • Dapat melakukan sharing folders dan share documents yang telalu besar jika dikirim melalui email dan mengirim SMS dari Messenger ini
7. Windows Live Alerts
  • Siswa dapat menerima SMS aba-aba di HP mereka
  • Aba-aba melalui HP, email atau IM – Siswa dapat memilih
  • Aba-aba pengumuman sekolah / aba-aba informasi seputar kegiatan sekolah
  • Aba-aba yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan komunitas tertentu kepada anggota komunitasnya.
8. Mobile
  • Live@edu services dapat di akses melalui HP.
  • Windows Live Spaces, Hotmail, Messenger dapat diakses dengan WAP
  • Menerima email melalui HP dengan POP3
  • Windows Live untuk HP membolehkan push e-mail di Nokia dan Windows Mobile phones.
Microsoft, melalui visi potential yang tidak terbatas berkomitmen membuat teknologi yang dapat terjangkau, relevan dan mudah diakses bagi lima miliar orang di seluruh dunia yang belum dapat menikmati kegunaannya. Perusahaan bertujuan untuk membantu adanya transformasi pendidikan dan mengembangkan budaya inovasi dan melalui cara ini memungkinkan pekerjaan dan kesempatan yang lebih baik.
Catur Yoga M, S.Kom

Guru-guru Madrasah Provinsi DKI Jakarta, mengikuti Workshop Pemahaman KTSP dengan tema : “Meningkatkan Kompetensi Pendidik dalam Mengembangkan Potensi Peserta Didik”, yang diselenggarakan oleh (MDC) Madrasah Development Center Kanwil Departemen Agama Prov. DKI Jakarta pada tanggal 26 s.d 28 Januari 2010 di Griya Astoeti Puncak Bogor Jawa Barat. Acara tersebut di buka oleh Drs, H. Idham Khalid (Kepala Bidang Mapenda Prov. DKI Jakarta) dan ditutup oleh Drs. H. Muchyi (Direktur MDC Kanwil Depag Prov. DKI Jakarta).
Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.
Melalui KTSP ini madrasah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. Untuk itu, dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga madrasah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar madrasah.
Dalam dokumen ini dipaparkan tentang Kurikulum Madrasah, yang secara keseluruhan mencakup: Pendahuluan, Profil Madrasah, Struktur dan Muatan Kurikulum, Kalender Pendidikan serta pemetaan, pengembangan silabus dan rencana pelaksanaan pengajaran, yang dipaparkan oleh Nara Sumber Drs. Otong Bastaman, MPd. (Tim KTSP Direktorat PSMA).
Dokumen Workshop Pemahaman KTSP dapat di Download di : Materi KTSP

MKRdezign

{facebook#http://www.facebook.com/c47ur1980} {twitter#http://twitter.com/c47ur1980} {google-plus#http://plus.google.com/u/0/+CaturYogaMeiningdiasoke} {pinterest#http://www.pinterest.com/c47ur1980} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCuK3oOO6zZmaOfbh3kw63pw} {instagram#https://www.instagram.com/caturyogam/}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget