Like Us

Gilang Jiwana Adikara, S.Ikom., M.A.
Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Yogyakarta


Mengeksplorasi media digital agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam interaksi masyarakat digital sekaligus mengasah keterampilan analisis dan berpikir kritis mengenai pertukaran wacana di platform digital.
Jadi Warganet yang Bijak: Pelajari Etika Berkomunikasi di Media Sosial

Berinteraksi di dunia digital dan menjadi warga digital (digital citizen) merupakan suatu pengalaman yang unik. Menjadi warga digital sebenarnya sama saja dengan menjadi warga negara biasa. Kita bisa mengupayakan suatu hal, berkumpul, dan saling mengemukakan pendapat. Bedanya, beragam kegiatan ini dilakukan tidak secara fisik melainkan menggunakan media komputer sebagai perantara. 

Penggunaan komputer sebagai perantara komunikasi antarwarga digital memiliki dua sisi yang berseberangan. Di satu sisi penggunaan komputer telah menyediakan ruang lebih yang jauh lebih bebas dalam bermasyarakat. Penggunaan komputer untuk berinteraksi antarwarga telah mengurangi potensi pengeluaran baik dari sisi keuangan, waktu, maupun tenaga jika dibandingkan dengan pertemuan secara fisik. 

Kita tidak perlu lagi sengaja meluangkan waktu dan tenaga untuk beranjak dari posisi saat ini untuk menyapa pengguna digital yang lain. Tidak perlu juga mengeluarkan biaya perjalanan yang mungkin memakan anggaran cukup besar jika jarak pertemuannya terpaut jauh. Saat ini semua bisa dilakukan melalui perangkat komputer yang semakin canggih, bahkan hanya segenggaman tangan seperti pada perangkat ponsel pintar. Dengan kata lain, komputer telah memangkas hambatan ruang dan waktu untuk berinteraksi. Kita bisa berdiskusi kapan saja, di mana saja.

Namun ada konsekuensi dari keunggulan ini. kekuatan dan potensi yang besar memerlukan tanggung jawab yang besar pula agar pemanfaatannya terarah. Kekuatan komunikasi dengan perantara komputer untuk mendukung aktivitas kewargaan ini menyimpan bahaya. Sejumlah penelitian menunjukkan penggunaan komputer sebagai mediator komunikasi berpotensi memunculkan perilaku negatif yang berkaitan dengan kurangnya kontrol terhadap diri saat berinteraksi dengan perantara komputer jika dibandingkan dengan saat berinteraksi secara langsung. 

Lepasnya kontrol diri ini terjadi karena berbagai hal, antara lain sifat anonim yang muncul saat menggunakan komputer untuk berinteraksi yang membuat sebagian pengguna merasa tidak memiliki konsekuensi atas perilakunya serta ilusi bahwa pengguna komputer sedang berinteraksi dengan mesin sehingga melupakan bahwa ada manusia lain di balik mesin yang digunakan untuk berinteraksi. Hal tersebut memicu perilaku yang toxic seperti perundungan atau perilaku yang tidak pantas. Padahal jika setiap pengguna media digital bisa mengendalikan dirinya dengan baik, maka akan lahir masyarakat digital yang sehat dan produktif. 

Konsep kewargaan digital pada dasarnya merupakan perpanjangan dari konsep kewargaan yang selama ini sudah ada dan eksis di dunia nyata. Tambahan kata digital pada frasa tersebut mengindikasikan keterampilan bagi para warga digital, atau kita biasa menyebutnya sebagai warganet atau netizen- internet citizen, untuk mampu menggunakan internet secara reguler dan efektif untuk kegiatan sehari-hari dalam berinteraksi dengan warga digital yang lainnya. 

Untuk dapat menciptakan kewargaan digital yang optimal, maka setiap warga digital memerlukan seperangkat keterampilan teknis untuk mengakses medium-medium penunjang komunikasi dan keterampilan kritis dalam mengelola informasi. Ketika keterampilan ini merata, maka beragam potensi dapat muncul.

Peluang Kewargaan Digital

Menjadi Warga Digital yang Sehat

Jika dipetakan, terdapat tiga potensi yang muncul dari kewargaan digital yang sehat, seperti potensi penguatan ekonomi, keterlibatan masyarakat, hingga potensi partisipasi politik.  Potensi penguatan ekonomi dalam suatu kewargaan digital lahir dari pergeseran ruang ekonomi dari ruang ekonomi fisik ke ruang ekonomi dunia maya yang menawarkan kepraktisan dan penghematan sumber daya. Jika dalam dunia nyata seorang yang ingin menjual suatu barang harus menyewa lapak yang strategis, maka di dunia digital biaya sewa lapak dapat dihemat dengan membuat akun di media sosial atau marketplace online yang saat ini sudah semakin akrab di tengah masyarakat. Sebagian besar platform ini menawarkan bebas biaya untuk membuka “toko” virtual dan memudahkan masyarakat untuk berdaya dengan membuka ruang baru untuk pertukaran ekonomi. 

Tidak hanya bermanfaat bagi para penjual, ruang ekonomi virtual ini juga memungkinkan konsumen baik barang maupun jasa untuk ikut menikmati segala kemudahan. Perputaran uang yang terjadi secara digital akan mendorong perbaikan di sektor ekonomi. Penggunaan Internet sebagai ruang digital juga memecah perputaran uang yang selama ini terpusat di wilayah-wilayah ramai di Indonesia seperti di kawasan perkotaan menjadi lebih merata. Hal ini dapat memicu pertumbuhan di daerah-daerah yang selama ini dianggap sepi. Walaupun tentu harus diwaspadai pula dampak negatif seperti budaya konsumtif yang semakin meningkat. 

Dari sisi partisipasi masyarakat, kualitas kewargaan digital akan berkembang seiring meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan digital. Baik dari sisi yang bersifat rekreatif seperti hiburan maupun sisi yang lebih serius seperti pendidikan. 

Tidak ada lagi monopoli partisipasi oleh segelintir orang yang memiliki akses ke jalur informasi yang eksklusif seperti dalam kegiatan di dunia nyata. Media digital dan Internet telah membuka akses dari yang tadinya bersifat eksklusif dan membuat dunia maya menjadi lebih inklusif. Contoh sederhana saja, jika dahulu untuk mendapatkan informasi pengetahuan termutakhir harus dilalui melalui jenjang formal, saat ini setiap individu dapat memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan terbaru tanpa harus membayar mahal ongkos pendidikan. Akses informasi yang bebas telah membuka peluang untuk saling berbagi informasi antarwarga. 

Peningkatan partisipasi ini pada taraf yang lebih tinggi akan mendorong pula partisipasi politik bagi masyarakat digital. Masyarakat digital tidak lagi bersifat pasif dalam relasi kuasa dalam suatu negara. Warga digital juga bisa turut menyampaikan aspirasi politik, mengawasi jalannya pemerintahan, serta memaksimalkan hak politik yang dimilikinya. 

Mike Ribble dan Gerald Bailey secara lebih detail mengembangkan tiga potensi itu ke dalam sembilan elemen kewargaan digital, yaitu akses digital, perdagangan digital, komunikasi digital, literasi digital, etika digital, hukum digital, hak dan kewajiban digital, kesehatan dan kesejahteraan digital serta keamanan digital. Kesembilan elemen ini menjadi faktor penunjang lahirnya kegiatan kewargaan digital yang berkualitas.

Jika kita melihat data di Indonesia, tiga potensi ini agaknya perlahan mulai tampak bersemi. Berdasarkan data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia APJII, pada kuartal kedua 2020 secara umum di Indonesia saat ini Internet sudah memenetrasi 73,7% total penduduk di Indonesia. Sekitar 196,71 juta penduduk sudah terhubung dengan Internet melalui beragam perangkat digital. Jika dilihat dari pola penggunaannya, sebagian besar menggunakan Internet untuk bermedia sosial (51,5%) dan berkomunikasi melalui pesan instan (32,9%). Selain itu akses pada layanan publik menjadi jawaban kedua yang cukup populer diikuti dengan akses hiburan, bermain games dan berbelanja online

Kondisi ini menunjukkan dari sisi akses masyarakat Indonesia sudah terbiasa untuk berpartisipasi dalam bertukar informasi dan menggunakan Internet untuk mendukung aktivitas kewargaan. Namun data ini baru mengungkap dari sisi keterampilan akses. Kewargaan digital yang baik tidak bisa lepas dari aspek kualitatif yaitu keterampilan mengolah dan mengelola informasi.

Partisipasi Aktif Membangun Sistem Kewargaan Digital

Membangun Masyarakat Digital Madani

Seperti suatu sistem kemasyarakatan yang terjadi di dunia nyata, kewargaan digital memerlukan partisipasi aktif dari setiap penggunanya yang akan menjadi penggerak utama sistem kemasyarakatan. Partisipasi ini harus didukung dengan kesadaran pribadi dari setiap pengguna digital bahwa mereka memiliki kuasa dan peran penting dalam membangun sistem kewargaan digital dengan berbudi pekerti. Artinya perilaku pengguna media digital harus selalu merujuk pada aturan norma, etika, aturan hukum dengan mengedepankan hak dan kewajiban. 

Seperti halnya di dunia nyata, membangun kewargaan digital juga memerlukan keterampilan untuk mementingkan kepentingan umum. Keterampilan untuk menyeimbangkan antara pemberdayaan pribadi dengan kesejahteraan komunitas. Seluruh hal ini tentu tidak bisa terwujud bila tidak ada dasar pendidikan yang baik di dalam setiap warga digital. Konsep pendidikan ini tidak berarti harus dalam konteks pendidikan formal. Pendidikan nonformal dan pendidikan karakter juga memiliki peran yang sama besarnya.

Berbagai dasar tersebut sebenarnya menjadi pondasi untuk membangun iklim diskusi yang sehat. Pertukaran wacana secara inklusif yang terjadi secara berkelanjutan menjadi tenaga untuk mempertahankan suatu sistem kewargaan digital pada dasarnya tidak pernah berhenti bergerak dan berubah seiring perubahan zaman.


Daftar Istilah


  • Marketplace

    Marketplace adalah situs perantara antara penjual dan pembeli di dunia maya. Situs marketplace bertindak sebagai pihak ketiga dalam transaksi daring dengan menyediakan tempat berjualan dan fasilitas pembayaran. Bisa dikatakan marketplace adalah department store online atau pasar virtual.

  • Relasi kuasa

    Menurut konsep pemikiran Michel Foucault, seorang filsuf Perancis yang berpengaruh, relasi kuasa bermaksud menjelaskan bahwa kekuasaan merupakan satu dimensi dari relasi. Di mana ada relasi, di sana ada kekuasaan dan kekuasaan selalu teraktualisasi lewat pengetahuan, karena pengetahuan selalu punya efek kuasa.

  • Madani

    Kata “madani” (dalam Bahasa Inggris adalah civil society) dapat diartikan sebagai suatu masyarakat yang beradab dalam membangun, menjalani, dan memaknai kehidupannya. Kata “madani” sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya civil atau civilized (beradab). Maka, masyarakat madani berarti masyarakat yang berperadaban.

  • Sumber: https://tularnalar.id/ 

Diskusi:
  1. Bagaimana tanggapan kamu tentang sikap Ibob yang selalu mengganggu Kris?
  2. Berdasarkan video yang ditayangkan, apa saja tips berkomunikasi di media sosial?
  3. Hal penting dalam gunakan media sosial adalah empati. Mengapa hal ini menjadi penting?
  4. Pernahkah kamu mendapatkan informasi hoaks di media sosial? Apa yang kamu lakukan terhadap informasi tersebut?
  5. Aturan apa saja yang berlaku dan mengatur pengguna media sosial?
  6. Pernahkah kamu mendengar atau membaca kasus terkait dengan pelanggaran aturan dalam bermedia sosial? Apa yang sebaiknya dilakukan agar hal tersebut tidak terjadi?
  7. Jenis informasi atau unggahan seperti apa yang termasuk dalam melanggar aturan, norma, dan hukum yang berlaku?
  8. Apa yang bisa kita lakukan jika menemukan informasi di media sosial yang melanggar aturan hukum yang berlaku?
Silahkan kalian jawab di kolom komentar pada halaman web blog ini, jangan lupa sertakan nama dan kelas!

339 Komentar

Unknown mengatakan…
Shayla Shofaya Fariz
X IPS 1
1. Kurangnya etika dan kurangnya menghargai keberdaan orang lain.
2. Etika berkomunikasi di media sosial, Gunakan empati dalam berkomunikasi, Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa respon yang sesuai.
4. Pernah, biarkan saja atau mengabaikanya dan tidak mengkomentari apapun.
5. Tetap bijak dan jaga etika berkomunikasi di media sosial.
6. Pernah, dijadikannya sebagai pelajaran agar berhati-hati berkomunikasi di media sosial dan menghindarinya.
7. Penyebaran informasi hoaks di media sosial, dan berkomentar buruk di akun orang lain.
8. Memblokir situs akun informasi media sosial tersebut.
X IPS 1 mengatakan…
Nama : Rahmadita Karunia
Kelas: X IPS 1


1. Ibob iri dengan Kris yang bisa memilah informasi dan bisa menyampaikan kepada banyak orang tentang seberapa pentingnya memilah informasi dan menulis pesan informasi yang ingin di sampaikan jangan sampai mengandung ujaran kebencian
2. a. Gunakan empati
b. Pentingnya pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan
c. Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Jika seseorang tidak berempati dalam bermain media sosial, seseorang akan menjadi orang yang tidak peduli dan menjadi tidak memikirkan perasaan orang lain sehingga akan muncul ujaran" kebencian
4. Jika ada sebuah informasi hoaks, saya akan lebih menggali informasi tersebut dan mencari kebenarnnya dan jika tidak terbukti kebenarannya akan saya abaikan dan memberitahu yang lain bahwa informasi tersebut salah/hoaks
5. a. Dilarang menyebarkan ujaran kebencian
b. Dilarang mendistribusikan informasi salah (hoaks)
6. Lebih mempunyai sifat emapti dalam bermain media sosial dan menjaga diri
7. Kekerasan, ujaran kebencian, dan perundungan (bullying)/pelecehan
8. Segera melaporkan informasi atau unggahan tersebut
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Shayla mengerti bagaimana cara melaporkan akun media sosial yang menyebarkan kebencian, hoax dan komentar yang menyinggung orang lain? Karena jika tidak dilaporkan akun tersebut akan terus menyebarkan informasi2 atau perkataan yang tidak menyenangkan.
Unknown mengatakan…
Salimah - X IPS 1
1. Perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar
2. Gunakan empati, Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang lebih tahu dan mencari sumber kebenarannya
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan
7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian
8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih mengerti
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Selain melaporkan Rahmadita juga dapat memblokir akun tersebut. Untuk memilih dan memilah informasi mana yang baik dan yang tidak untuk disebarkan harus lebih banyak belajar lagi mengenai Literasi digital, agar tidak terjebak atau terjerat hukum yang ada di Indonesia atau diluar negeri.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Luar biasa Salimah, ya benar, sebelum mengeshare informasi yang belum kita ketahui, baiknya kita bertanya terlebih dahulu kepada orang yang lebih paham atau memang dibidangnya. Jangan sampai kita terjebak dan terjerat hukum, iya benar UU ITE saat ini banyak menjerat orang-orang yang benar2 tidak paham hukum.
Unknown mengatakan…
Nama : Azizah Latifah
Kelas: X IPS 1

1. Kurangnya menghargai orang lain

2. - Gunakan empati dalam berkomunikasi
- pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan
- jangan termakan informasi yang tidak benar / Hoax

3. Karena saat seseorang mempunyai empati pada saat berkomunikasi, mereka akan tahu apa yang akan dibicarakan dengan melihat keadaan orang yang berkomunikasi dan tidak akan menyinggung perasaannya.

4. Jika ada informasi yang belum jelas atau hoax, saya akan mencari tahu terlebih dahulu tetapi jika informasi hoax tersebut tidak terlalu penting saya akan abaikan.

5.tetap bijak dan menjaga etika berkomunikasi di media sosial

6. Pernah, jadikan pembelajaran agar tidak terjadi pada kita dan kita harus berhati - hati sebelum memberi tanggapan apapun di media sosial

7. Tentang kekerasan, bullying, pelecehan, ujaran kebencian, penyebaran hoax, penipuan, dll.

8. Harus berhati - hati dan melaporkan informasi tersebut agar ditindak lanjuti
Unknown mengatakan…
Bangkit Nugroho
Kelas X IPS1

1. Tanggapan saya tentang ibob yang slalu mengganggu Kris adalah seharusnya ibob dan Kris Harus berdamai karena yang dibicarakan oleh Kris itu benar
2. a. Gunakan empati dalam komunikasi
B. Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
C. Jangan sampai termakan dengan informasi yang tidak benar
D. Jangan sampai terjerat kasus undang undang media sosial
3. Karena ketikan atau komunikasi bisa tersebar dan diliat banyak orang maka dari itu harus menjaga etika dalam bersosmed
4. Pernah. Yang saya lakukan adalah memberi tau kepada masyarakat tentang hal tersebut dan sesudahnya saya berhati² dalam pilih informasi
5. Penghinaan dan pencemaran nama baik
Menyebarkan tentang ujaran kebencian
Pemerasan pengancaman
Menyebar berita hoax
6. Pernah. Menjaga etika dalam bersosmed dan menghindari amarah yang berlebihan lalu di lampiaskan ke sosmed
7. Berita Hoax, foto dengan caption ujaran kebencian, atau berupa Vidio dan etika komunikasi atau dalam berkomentar
8. Melaporkan nya atau memberi tahu masyarakat
Unknown mengatakan…
Muhammad Arif Nurohman - x ips 2
1. Ia mempunyai perilaku yg tidak baik yg bisa mengganggu orang di sekitarnya.
2. Gunakan empati, pilah pilih informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. jika seseorang tidak punya empati maka orang tsb akan mengomentari atau merespon orang lain tanpa memahami perasaan orang tersebut.
4. pernah, saya langsung mencari informasi tersebut di web berita yang sudah terbukti kebenarannya untuk membuktikan berita tersebut hoaks atau tidak.
5. UU ITE.
6. Pernah, menjadikannya sebagai pelajaran dan lebih menjaga etika ketika bermain media sosial.
7. Ujaran kebencian, hoaks, asusila, kekerasan, maupun pelecehan.
8. Melaporkanya kepihak berwajib jika perlu, memblokirnya.
Unknown mengatakan…
Nama : Haya Aisyah Salsabila
Kelas : X IPS 1


1. Ibob sangat tidak menghargai orang lain, dengan perlakuannya tersebut itu bisa membuat orang lain menjadi tersinggung.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan pilah informasi yang akan disampaikan, jangan termakan dengan informasi yang tidak benar, berhati-hati jika ingin menuliskan pesan informasi yang ingin disampaikan dan jangan sampai mengandung ujaran kebencian, patuhilah undang-undang berkomunikasi di media sosial.
3. Karena kita sedang berkomunikasi dengan orang lain di balik sebuah akun, jika kita menggunakan empati dalam berkomunikasi kita akan mengerti apa yang dirasakan orang lain sehingga kita tidak mudah untuk ngejudge / memberikan ujaran kebencian kepada orang tersebut.
4. Pernah. Saya akan mencari lebih dalam mengenai informasi tersebut dan mencari bukti kebenaran akan informasi tersebut dengan menanyakan kepada orang yang lebih paham terhadap informasi itu, jika informasi itu tidak bisa dibuktikan kebenarannya maka saya akan membiarkannya serta memberitahu kepada orang lain agar tidak termakan oleh informasi tersebut dan jika memungkinkan saya akan melaporkan unggahan tersebut.
5. Beretika baik saat berkomunikasi, dilarang menyebarkan berita hoaks, dilarang menyebarkan ujaran kebencian kepada orang lain, Undang-Undang ITE, dll.
6. Pernah, jangan terpancing emosi dan bersikap tenang serta menjadikan pelajaran agar kita lebih berhati-hati dalam berkomunikasi melalui sosial media.
7. Informasi yang mengandung hoaks, ujaran kebencian, pelecehan, penipuan, menyinggung SARA, bullying, pencemaran nama baik, dan semua informasi yang mengandung unsur kejahatan di dalamnya.
8. Segera melaporkan dan memblokir unggahan tersebut.
Unknown mengatakan…
Muhammad Reza X-IPS2
1.Sangat Tidak Baik Dan Dapat Menggangu.
2.Gunakan Empati Pilih informasi sebelum di distribusikan jangan Mendengar Informasi Yang Tidak Benar.
3.Karena Kita Sedang Berkomunikasi dengan Manusia jadi Dianggap sebagai berkomunikasi langsung.
4.Pernah, yang Saya Lakukan adalah bertanya dengan Orang yang Lebihh tahu dan mencari sumber kebenarannya.
5.Uud ITE
6.Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati hati dalam menggunakan median online atau media sosial dan memperhatikan tutur kata yang digunakan.
7.informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kebencian dll
8.Berhati hati, dengan mencari tahu fakta yang sebenarnya.
2020148@man9-jkt.sch.id mengatakan…
Muhammad Refan Syahadan
X IPS 2

1. Perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar
2. -Gunakan empati,
-Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan,
-Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung komunikasi bisa tersebar dan diliat banyak orang maka dari itu harus menjaga etika dalam bersosmed.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang lebih tahu dan mencari sumber kebenarannya , saya berhati² dalam pilih informasi
5. Penghinaan dan pencemaran nama baik Menyebarkan tentang ujaran kebencian Menyebar berita hoax Pemerasan pengancaman 6. Pernah. Menjaga etika dalam bersosmed dan menghindari amarah yang berlebihan lalu di lampiaskan ke sosmed
7. Berita Hoax, foto dengan caption ujaran kebencian, atau berupa Vidio dan etika komunikasi atau dalam berkomentar
8. Melaporkan nya atau memberi tahu kepada masyarakat dan mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih mengerti
2020148@man9-jkt.sch.id mengatakan…
Muhammad Refan Syahadan
X IPS 2

1. Perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar
2. -Gunakan empati,
-Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan,
-Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung komunikasi bisa tersebar dan diliat banyak orang maka dari itu harus menjaga etika dalam bersosmed.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang lebih tahu dan mencari sumber kebenarannya , saya berhati² dalam pilih informasi
5. Penghinaan dan pencemaran nama baik Menyebarkan tentang ujaran kebencian Menyebar berita hoax Pemerasan pengancaman 6. Pernah. Menjaga etika dalam bersosmed dan menghindari amarah yang berlebihan lalu di lampiaskan ke sosmed
7. Berita Hoax, foto dengan caption ujaran kebencian, atau berupa Vidio dan etika komunikasi atau dalam berkomentar
8. Melaporkan nya atau memberi tahu kepada masyarakat dan mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih mengerti
Unknown mengatakan…
Nama : Raid Rafif
Kelas : X IPS 2

1. Tanggapan saya adalah Perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar
2. -Gunakan empati,
-Pilih dan pilah informasi -sebelum didistribusikan,
-Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang lebih tahu dan mencari sumber kebenarannya
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan
7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian
8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih mengerti
Nahiza Lukita Nugroho mengatakan…
Nahiza Lukita N.
X IPS 1

1. Sikap yang dapat membuat orang di sekitarnya menjadi tidak nyaman
2. Pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, gunakan empati dalam berkomunikasi, jangan sampai termakan informasi yang tidak benar
3. Empati menjadi hal penting karena berbicara di media sosial sama saja seperti berbicara dengan orang lain melalui sebuah akun
4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari lebih lanjut tentang kebenaran infomasi tersebut
5. Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE)
6. Pernah, menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran supaya lebih bijak dan lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial
7. Unggahan yang memuat pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan berita palsu
8. Lebih berhati-hati dan melaporkan informasi tersebut kepada pihak yang berhak menangani
Rayhan Rizky Putra mengatakan…
Nama : Rayhan Rizky Putra
Kelas : X IPS 1

1. Kurangnya etika, perilaku yang tidak menghargai orang lain juga sikap yang dapat mengganggu orang lain
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, Memilih dan memilah informasi yang didapat sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena melalui empati, kita dapat merasakan kontak langsung atau berkomunikasi secara langsung dengan seseorang dibalik sebuah akun
4. Saya pernah mendapatkan informasi hoaks di media sosial, yang sebelumnya saya teliti terlebih dahulu kemudian saya infokan kepada orang lain bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan saya juga me-report informasi tersebut
5. UU ITE (contoh UU ITE nomor 19 Tahun 2016)
6. Pernah, sebaiknya hal tersebut menjadi pelajaran bagi diri kita untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial
7. Informasi yang mengandung ujaran kebencian, kata-kata makian, melanggar kesusilaan, pemerasan, dan menyebarkan informasi hoaks dan menyesatkan
8. Harus berhati-hati dan melaporkannya kepada pihak yang lebih mengerti hal tersebut
Rayhan Rizky Putra mengatakan…
Nama : Rayhan Rizky Putra
Kelas : X IPS 1

1. Kurangnya etika, perilaku yang tidak menghargai orang lain juga sikap yang dapat mengganggu orang lain
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, Memilih dan memilah informasi yang didapat sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena melalui empati, kita dapat merasakan kontak langsung atau berkomunikasi secara langsung dengan seseorang dibalik sebuah akun
4. Saya pernah mendapatkan informasi hoaks di media sosial, yang sebelumnya saya teliti terlebih dahulu kemudian saya infokan kepada orang lain bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan saya juga me-report informasi tersebut
5. UU ITE (contoh UU ITE nomor 19 Tahun 2016)
6. Pernah, sebaiknya hal tersebut menjadi pelajaran bagi diri kita untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial
7. Informasi yang mengandung ujaran kebencian, kata-kata makian, melanggar kesusilaan, pemerasan, dan menyebarkan informasi hoaks dan menyesatkan
8. Harus berhati-hati dan melaporkannya kepada pihak yang lebih mengerti hal tersebut
Nahiza Lukita Nugroho mengatakan…
Nahiza Lukita N.
X IPS 1

1. Sikap yang dapat membuat orang di sekitarnya menjadi tidak nyaman
2. Pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, gunakan empati dalam berkomunikasi, jangan sampai termakan informasi yang tidak benar
3. Empati menjadi hal penting karena berbicara di media sosial sama saja seperti berbicara dengan orang lain melalui sebuah akun
4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari lebih lanjut tentang kebenaran infomasi tersebut
5. Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE)
6. Pernah, menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran supaya lebih bijak dan lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial
7. Unggahan yang memuat pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan berita palsu
8. Lebih berhati-hati dan melaporkan informasi tersebut kepada pihak yang berhak menangani
Unknown mengatakan…
بسم الله الرحمن الرحيم
Nama : Muhammad Irfan
Kelas: X IIK

1. Akhlak/perilaku yang tidak baik dan dapat mengganggu kenyamanan seseorang disekitar kita.

2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan, agar kita tidak mudah termakan oleh informasi yang tidak benar (hoax).

3. Dalam berkomunikasi, empati tentunya sangat penting, karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa memberi respon yang sesuai.

4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari tahu sumber kebenaran daripada informasi tersebut dan bertanya kepada seseorang yang kira nya lebih mengetahui hal tersebut.

5. Undang-undang ITE

6. Pernah, sebaiknya hal tersebut dapat kita jadikan pembelajaran agar kita lebih cermat dan teliti dalam bermedia sosial, dengan memperhatikan kata-kata ataupun bahasa yang kita gunakan.

7. Informasi yang berisi tentang pelanggaran asusila, perjudian, pelecehan seksual, serta penghinaan/pencemaran nama baik seseorang atau suatu perusahaan untuk mengancam kerugian dan rasa kebencian.

8. Kita bisa memilih opsi report/laporkan konten yang biasanya terdapat pada website tersebut yang sekiranya melanggar aturan hukum dan kita juga bisa memblokir akun tersebut.
Muhammad Sabilal Rosyad mengatakan…
Muhammad Sabilal Rosyad
X Keagamaan
Absen 13

1. - Ibob iri dengan Kris yang bisa memilih informasi dengan baik.
- Kurang nya sikap menghargai pada diri ibob
- Menggunakan media sosial dengan seenaknya tanpa mematuhi undang undang yang berlaku


2. Gunakan empati kita, Tetap bijak dalam berkomunikasi media sosial dan memeriksa informasi sebelum didistribusikan jangan termakan informasi yang hoax bahkan sampai mengandung ujaran kebencian

3. karena kita sedang berbicara dengan manusia di balik sebuah akun atau media sosial jadi sama halnya dengan komunikasi langsung dan juga ketika kita berbicara di media sosial dengan menggunakan empati kita dapat melakukan hal baik tanpa adanya ujaran kebencian

4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari informasi tersebut lebih dalam lagi dan bertanya kepada masyarakat sekitar yang faham akan informasi tersebut.

5. Undang undang ITE.

6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial seperti memperhatikan bahasa dan kata-kata yang kita gunakan dalam membuat informasi agar tidak terjadinya pelanggaran dalam media sosial

7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penyebaran vidio porno, bahkan penghinaan, atau pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan untuk mengancaman kerugian dan rasa kebencian.

8. A. Mencaritahu dan mempelajari lagi informasi dan juga bersikap cerdas dalam membaca Informasi.

B. Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban dan juga memblokir akun tersebut.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Benar Irfan, yang dilakukan oleh Ibob merupakan perilaku yang tidak baik.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Azizah benar, bila informasi tidak penting baiknya kita abaikan, tapi terkadang hoax itu muncul dimana ada informasi yang lagi trending, sehingga kita terjebak disana. Jadi alangkah baiknya kita juga harus belajar bagaimana mengetahui informasi itu hoax atau bukan.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Apapun platform media sosial, kita harus gunakan empati dalam berkomunikasi, benar tidak Bangkit?
farrel mengatakan…
FARREL R.A
X IIK
1.IBOB PUNYA SIKAP TERCELA YANG DIMANA DIA SELALU MENGGANGU KRIS.
2.MEMAKAI EMPATI , MEMILAH INFOMASI , DAN JANGAN TERMAKAN HOAX.
3.KARENA JIKA TIDAK MEMAKAI EMPATI SAAT BERMEDSOS , BISA MEMUNGKINAN TERJADINYA KESALAHPAHAMAN DAN MENGAKIBATKAN PERTIKAIAN.
4.PERNAH , YANG SAYA LAKUKAN MENCARI TAHU DARIMANA BERITA TERSEBUT BERASAL.
5.UNDANG UNDANG ITE
6.PERNAH , KONFIRMASI DAHULU INFORMASI YANG INGIN DIBGAIKAN ,BEDAKAN ANTARA KRITIK DAN HINAAN , DAN JANGAN BERBAGI KONTEN YANG BERLEBIHAN.
7.PENCEMARAN NAMA BAIK ,PENYEBARAN BERITA HOAX ,MENGUPLOAD VIDEO/FOTO KEKERASAN ATAU YANG BERBAU RASISME DAN PORNOGRAFI.
8.MENCARI TAHU KEBENARAN SUMBER NYA.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Mantap Arif, ya kita sebelum share sesuatu, baiknya cari tahu dulu sumber informasinya.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Mantap Haya, luar biasa jawabannya. Jangan sampai kita terjerat hukum, terutama UU ITE.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Jangan lupa untuk membantu melaporkan akun hoax, agar akun tersebut tidak terus menyebarkan informasi yang salah.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Farrel, usahakan menulis jangan huruf besar semua. Karena huruf besar menandakan sebuah penegasan atau kemarahan. Tulislah dengan standar bahasa yang baik ya Farrel.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Jangan lupa juga memblokir dan melaporkan akun HOAX
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Nomor 5 semuanya masuk kedalam UU ITE, jadi jangan sampai kita terjebak atau terjerat hukum dalam menggunakan sosial media. Ingat jejak digital itu masih dapat dibaca dan dapat dijadikan sebuah keputusan tentang diri kita.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Nomor 5 semuanya masuk kedalam UU ITE, jadi jangan sampai kita terjebak atau terjerat hukum dalam menggunakan sosial media. Ingat jejak digital itu masih dapat dibaca dan dapat dijadikan sebuah keputusan tentang diri kita.
Catur Yoga Meiningdias mengatakan…
Dan jangan lupa dilaporkan dan blokir akun hoax dan penyebar kebencian.
MuafiHilmiBlog mengatakan…
Muafi Hilmi - X IPS 2
1. Ilbob sangat mengganggu membuat emosi
2. Tetap sopan dan santun walaupun di Media Sosial
3. Karena dengan adanya empati kita saling menjaga perasaaan
4. Mengreport akun yang menyebarkan berita hoaks
5. UU ITE
6. Pernah, dengan beretika baik
7. Berita Hoaks, Pencemaran nama baik dan lain lain
8. Melaporkan pada pihak yang terkait
Unknown mengatakan…
Salsabila Salies - X Agama

1. ibob sangat tidak menghargai orang lain, dengan perlakuannya tersebut itu bisa membuat orang lain menjadi tersinggung.
2. gunakan empati, pilah pilih informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. karena saat seseorang mempunyai empati pada saat berkomunikasi, mereka akan tahu apa yang akan dibicarakan dgn melihat keadaan yang berkomunikasi dan tidak akan menyinggung perasaannya.
4. pernah, yang saya lakukan adalah mencari sumber kebenarannya.
5. UU ITE.
6. pernah, sebaiknya kita lebih berhati2 menggunakan sosial media dan memperhatikan bahasa dan kata2 yang digunakan.
7. bullying, penyebaran hoax, pelecehan, kekerasan, penipuan.
8. melaporkan ke pihak yang berwajib.
Unknown mengatakan…
Salsabila Salies - X Agama


1. ibob sangat tidak menghargai orang lain, dengan perlakuannya tersebut itu bisa membuat orang lain menjadi tersinggung.
2. gunakan empati, pilah pilih informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. karena saat seseorang mempunyai empati pada saat berkomunikasi, mereka akan tahu apa yang akan dibicarakan dgn melihat keadaan yang berkomunikasi dan tidak akan menyinggung perasaannya.
4. pernah, yang saya lakukan adalah mencari sumber kebenarannya.
5. UU ITE.
6. pernah, sebaiknya kita lebih berhati2 menggunakan sosial media dan memperhatikan bahasa dan kata2 yang digunakan.
7. bullying, penyebaran hoax, pelecehan, kekerasan, penipuan.
8. melaporkan ke pihak yang berwajib.
Unknown mengatakan…
Muhammad Dzaki Rahman
X Agama

1. Tanggapan saya kepada ibob ialah kurangnya etika dan sopan santun, perilaku yang tidak menghargai orang lain juga sikap yang dapat mengganggu orang lain

2. -Gunakan empati dalam berkomunikasi
-Memilih dan memilah informasi yang didapat sebelum didistribusikan
-Jangan termakan informasi yang tidak benar

3. Karena dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain dan kita pun dapat menyesuaikan respon terhadapnya

4. Saya pernah mendapatkan informasi Hoaks di media sosial, sebelum sebelumnya saya meyakini dan yakin kalo informasi itu bukan hoaks tetapi setelah saya dalami informasinya, ternyata apa yang saya yakini itu ada lah sebuah hoaks. Jadi sebelum menerima info apa apa yang belum ada buktinya sebaiknya kita jangan langsung percaya dan terima, ada bagusnya bila di dalami dahulu.

5. UU ITE

6. Pernah, sebaiknya hal tersebut menjadi pelajaran bagi diri kita untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial

7. Informasi yang mengandung ujaran kebencian, kata-kata makian, melanggar kesusilaan, pemerasan, dan menyebarkan informasi hoaks dan menyesatkan

8. Harus berhati-hati dan melaporkannya kepada pihak yang lebih mengerti hal tersebut
Unknown mengatakan…
Muhammad Dzaki R - X IKK

1. Tanggapan saya kepada ibob ialah kurangnya etika dan sopan santun, perilaku yang tidak menghargai orang lain juga sikap yang dapat mengganggu orang lain

2. -Gunakan empati dalam berkomunikasi
-Memilih dan memilah informasi yang didapat sebelum didistribusikan
-Jangan termakan informasi yang tidak benar

3. Karena dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain dan kita pun dapat menyesuaikan respon terhadapnya

4. Saya pernah mendapatkan informasi Hoaks di media sosial, sebelum sebelumnya saya meyakini dan yakin kalo informasi itu bukan hoaks tetapi setelah saya dalami informasinya, ternyata apa yang saya yakini itu ada lah sebuah hoaks. Jadi sebelum menerima info apa apa yang belum ada buktinya sebaiknya kita jangan langsung percaya dan terima, ada bagusnya bila di dalami dahulu.

5. UU ITE

6. Pernah, sebaiknya hal tersebut menjadi pelajaran bagi diri kita untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial

7. Informasi yang mengandung ujaran kebencian, kata-kata makian, melanggar kesusilaan, pemerasan, dan menyebarkan informasi hoaks dan menyesatkan

8. Harus berhati-hati dan melaporkannya kepada pihak yang lebih mengerti hal tersebut
Unknown mengatakan…
Raja Aryasatya Casmita(29)
X IPS 2

1. Sikap ibob merupakan sikap yang tidak baik karna dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, kita harus lebih pandai memilih dan memilah sebelum kita memberi tahu kepada orang lain, dan kita jangan sampai termakan oleh informasi yang tidak benar(hoax).
3. Karena akan membantu kita dalam berkomunikasi untuk bisa memahami perasaan seseorang, sehingga kita bisa merespon dengan baik dan tidak menyinggungnya.
4. Pernah, saya diamkan saja dan agar lebih pastinya saya bertanya kepada teman saya atau kepada orang tua.
5. Undang-undang ITE.
6. Pernah, sebaiknya kita jadikan sebuah pelajaran agar tidak terjadi pada diri kita dan kita harus lebih berhati-hati lagi dalam berkomunikasi di media sosial.
7. Berita hoax, asusila, kekerasan, pelecehan, ujaran kebencian, pencemaran nama baik.
8. Harus berhati-hati, melaporkan kepihak berwajib, dan memblokirnya.
Akabane mengatakan…
Nama: Muthia Choirunnisa
Kelas : 10 Agama

1. Kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Akabane mengatakan…
Nama: Muthia Choirunnisa
Kelas : 10 Agama

1. Kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Athallah mengatakan…
M.Athallah.N
X IPS 1
1. Perilaku yang sangat tidak beretika dan tidak bijak
2. Memakai empati, memilah informasi dan jangan termakan hoaks
3. Agar lebih bijak lagi dalam menggunakan medsos
4. Pernah, melaporkannya dan membenarkan bahwa informasi itu adalah hoaks
5. Tercantum dalam UU ITE
6. Pernah, Menjadi lebih bijak dan berhati hati dalam menggunakan medsos
7. Ujaran kebencian, Hoaks, Pornografi Dll
Athallah mengatakan…
8. Melaporkan dan memblokirnya
Unknown mengatakan…
1. menurut saya ibob tidak selalu menggangu kris , memang ada beberapa hal yang ibob ganggu dan itu tidak baik karena saat kris memberikan nasihat atau mengingatkan warga net ibob mengganggu .

2. 1. gunakan empati
2. pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan
3. jangan termakan informasi yang tidak benar

3. karena walaupun dalam app/hp atau media apapun kita tetap berbicara oleh orang/manusia , dan lagipula dalam berkomunikasi itu harus menjaga etika karena dalam berkomunikasi itu dilindungi oleh undang undang

4. Pernah, saya tertipu kan menguploadnya ke sosial media , tapi setelah teman memberi tahu saya itu hoaks saya langsung menghapus berita hoaks itu.

5. a.Konfirmasi terlebih dahulu segala informasi sebelum membagikannya
b. tidak membagikan informasi pribadi
c. tidak berbagi konten yang berlebihan/spam
d. membedakan kritik dan menghina

6. pernah , banyak haters yang menuai komentar kebencian dan makian akhirnya dilaporkan oleh terkait ke pihak berwajib

7. Hoaks , Komentar jahat , pornografi

8. Lebih teliti dalam membaca berita , dipilah dan dipilih
diabaikan bila mendapat komentar yang mengina kita
lebih dekat dengan allah
Unknown mengatakan…
Nama : Rachel Aqilasyah
Kelas : X IPS 2

1. Menurut saya ibob tidak selalu mengganggu kris , tapi saat ibob mengganggu kris saat kris sedang mengingatkan warga net itu perilaku yang buruk

2. - gunakan empati
- pilah dan pilih informasi sebelim didistribusikan
- jangan termakan informasi yang tidak benar

3. karena walaupun kita menggunakan app untuk berbicara tetapi kita juga sedang bicara dengan sesorang jadi harus dijaga etikanya tidak boleh menghina.

4. Pernah . saat itu saya upload tapi teman saya ada yang memberitau kalau itu hoaks lalu secepatnya saya hapus unggahan itu

5. ada dalam Undang-undang ITE

6. pernah , banyak haters yang manuai komentar cacian dan kebenciannya lalu dilaporkan ke pihak berwajib oleh yang terkait.

7. Hoaks, pornografi, komentar kebencian dan mencaci maki
8. Mencoba menjauhinya dab baik baik dan berhati-hati dalam penggunaan media sosial
Muzaffar mengatakan…
Muhammad Syakib Muzafar
Kelas X-IIK

1. Kita harus teliti betapa pentingnya informasi yang sampai kepada kita,jangan sampai menyebarkan ujaran kebencian

2. Dapat menghargai orang lain dan sopan santun terhadap sesama pengguna media sosial

3. Kita harus peduli terhadap orang lain,dan beretika ketika menggunakan media sosial

4. Pernah,mencari sumber yang lebih terpercaya dan memblokir mereport akun yang menyebarkan hoaks

5. Dilarang menyebarkan ujian kebencian
Santun dan ramah sesama pengguna media sosial

6. Saling mengingatkan dan menasihati sesama pengguna media sosial supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan

7. Berita hoaks,ujaran kebencian,penyiksaan

8. Mereport akun tersebut dan memblokirnya
Unknown mengatakan…
Naurah Aisyah Andriany
X-IPS 2

1. Perilaku yang dilakukan oleh ibob adalah perilaku tidak sopan dan tidak beretika, selain itu perilaku yang dilakukan ibob juga sangat mengganggu kris.
2. - Gunakan empati dalam berkomunikasi di media sosial
- pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
- jangan sampai termakan informasi yang tidak benar
3. Empati dibutuhkan agar kita berhati hati dalam memberikan komentar, supaya orang yang memposting foto/video tersebut tidak tersinggung ataupun merasa direndahkan. Coba bayangkan jika komentar komentar tersebut ada di postingan foto/video kita, pasti kita akan tersinggung dan kesal kan?. Maka dari itu kita harus berhati hati dalam memberikan komentar, anggap saja kalau kita sedang bertemu atau berkomunikasi langsung dengan orang itu.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya kepada orang yang lebih tahu dan mencari informasi yang lebih jelas lagi dari artikel yang lebih terpercaya.
5. Diantaranya : - Dilarang mengungkapkan ujaran ujaran kebencian
- Dilarang menyebarkan informasi hoax
- Dilarang membuat artikel yang dibuat berdasarkan informasi yang
tidak jelas asal-usulnya.
Aturan lainnya mengenai kbijakan dalam menggunakan media sosial sudah diatur di dalam Undang-Undang ITE.
6. Pernah, yang bisa kita lakukan agar tidak terjadi kasus seperti itu lagi yaitu, Lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial, dan berhati-hati dalam memberikan komentar mengenai sesuatu , usahakan menggunakan kata kata yang tidak menyinggung pihak manapun.Dan kasus yang sudah terjadi bisa dijadikan pelajaran agar kita tidak mengalami kejadian itu.
7. Berita hoax yang bersifat mejatuhkan suatu pihak, komentar-komentar kebencian atau yang bersifat melecehkan seseorang, konten konten yang berisi pornografi ataupun penyiksaan.
8. Kita bisa melaporkan dan memblokir artikel berita maupun akun yang telah melakukan pelanggaran itu.
Unknown mengatakan…
Naurah Aisyah Andriany
X-IPS 2

1. Perilaku yang dilakukan oleh ibob adalah perilaku tidak sopan dan tidak beretika, selain itu perilaku yang dilakukan ibob juga sangat mengganggu kris.
2. - Gunakan empati dalam berkomunikasi di media sosial
- pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
- jangan sampai termakan informasi yang tidak benar
3. Empati dibutuhkan agar kita berhati hati dalam memberikan komentar, supaya orang yang memposting foto/video tersebut tidak tersinggung ataupun merasa direndahkan. Coba bayangkan jika komentar komentar tersebut ada di postingan foto/video kita, pasti kita akan tersinggung dan kesal kan?. Maka dari itu kita harus berhati hati dalam memberikan komentar, anggap saja kalau kita sedang bertemu atau berkomunikasi langsung dengan orang itu.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya kepada orang yang lebih tahu dan mencari informasi yang lebih jelas lagi dari artikel yang lebih terpercaya.
5. Diantaranya : - Dilarang mengungkapkan ujaran ujaran kebencian
- Dilarang menyebarkan informasi hoax
- Dilarang membuat artikel yang dibuat berdasarkan informasi yang
tidak jelas asal-usulnya.
Aturan lainnya mengenai kbijakan dalam menggunakan media sosial sudah diatur di dalam Undang-Undang ITE.
6. Pernah, yang bisa kita lakukan agar tidak terjadi kasus seperti itu lagi yaitu, Lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial, dan berhati-hati dalam memberikan komentar mengenai sesuatu , usahakan menggunakan kata kata yang tidak menyinggung pihak manapun.Dan kasus yang sudah terjadi bisa dijadikan pelajaran agar kita tidak mengalami kejadian itu.
7. Berita hoax yang bersifat mejatuhkan suatu pihak, komentar-komentar kebencian atau yang bersifat melecehkan seseorang, konten konten yang berisi pornografi ataupun penyiksaan.
8. Kita bisa melaporkan dan memblokir artikel berita maupun akun yang telah melakukan pelanggaran itu.
Unknown mengatakan…
Nama : Abdel Rauf Febroza
Kelas : X IPS 1


1.Sikap ibob dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.

2.Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan pilah informasi agar kita tidak mudah termakan oleh informasi yang tidak benar.

3.Karena dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain dan kita pun dapat menyesuaikan respon terhadapnya

4.Pernah, saya pernah meng-upload lalu teman saya langsung memberi tahu kalau itu hoax maka saya langsung bergegas menghapus nya.

5.Undang undang ITE.

6.Pernah, di jadikan pembelajaran dan menjadi bijak dalam menggunakan media sosial.

7.pelecehan, penipuan , ujaran kebencian, hoax, dll.

8. Harus lebih berhati-hati, mengeblok dan melaporkan nya
Unknown mengatakan…
Nama : Abdel Rauf Febroza
Kelas : X IPS 1


1.Sikap ibob dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.

2.Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan pilah informasi agar kita tidak mudah termakan oleh informasi yang tidak benar.

3.Karena dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain dan kita pun dapat menyesuaikan respon terhadapnya

4.Pernah, saya pernah meng-upload lalu teman saya langsung memberi tahu kalau itu hoax maka saya langsung bergegas menghapus nya.

5.Undang undang ITE.

6.Pernah, di jadikan pembelajaran dan menjadi bijak dalam menggunakan media sosial.

7.pelecehan, penipuan , ujaran kebencian, hoax, dll.

8. Harus lebih berhati-hati, mengeblok dan melaporkan nya
Unknown mengatakan…
Nama : Abdel Rauf Febroza
Kelas : X IPS 1


1.Sikap ibob dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.

2.Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan pilah informasi agar kita tidak mudah termakan oleh informasi yang tidak benar.

3.Karena dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain dan kita pun dapat menyesuaikan respon terhadapnya

4.Pernah, saya pernah meng-upload lalu teman saya langsung memberi tahu kalau itu hoax maka saya langsung bergegas menghapus nya.

5.Undang undang ITE.

6.Pernah, di jadikan pembelajaran dan menjadi bijak dalam menggunakan media sosial.

7.pelecehan, penipuan , ujaran kebencian, hoax, dll.

8. Harus lebih berhati-hati, mengeblok dan melaporkan nya
Unknown mengatakan…
Nama : Abdel Rauf Febroza
Kelas : X IPS 1


1.Sikap ibob dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman.

2.Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan pilah informasi agar kita tidak mudah termakan oleh informasi yang tidak benar.

3.Karena dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain dan kita pun dapat menyesuaikan respon terhadapnya

4.Pernah, saya pernah meng-upload lalu teman saya langsung memberi tahu kalau itu hoax maka saya langsung bergegas menghapus nya.

5.Undang undang ITE.

6.Pernah, di jadikan pembelajaran dan menjadi bijak dalam menggunakan media sosial.

7.pelecehan, penipuan , ujaran kebencian, hoax, dll.

8. Harus lebih berhati-hati, mengeblok dan melaporkan nya
Unknown mengatakan…
Awaliyah Azzahrah Ridwan
X IPS 2
1.Bersikap tidak sopan dan kurang menghargai orang lain disekitarnya.

2.a. Menggunakan kata-kata yang empati dalam berkomunikasi.
b. Memilih informasi yang akan didistribusikan.
c. Jangan mudah percaya dengan informasi yang diberikan.

3.Karena dengan rasa empati kita akan bersikap dengan memikirkan perasaan orang lain yang kita ajak berkomunikasi di media sosial.

4.Pernah, dan jika informasi itu akan merugikan orang lain saya memberitahukan kepada orang lain bahwa berita itu tidak benar dan jika informasi itu tidak penting saya akan biarkan. Dan jika saya mendapatkan informasi yang penting saya akan mencari tahu kebenaran tentang informasi itu dulu.

5.Tetap menjaga sikap ketika berkomunikasi dan berhati-hati dalam memilih informasi serta menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif.

6.Pernah, dan dari situ akan dijadikan pelajaran agar menggunakan media sosial ke hal yang positif dan berusaha untuk menghindarinya.

7.Bullying, pelecehan, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, penipuan, berita hoax dsb.

8.Melaporkannya agar tidak ada hal seperti itu lagi.
Unknown mengatakan…
Awaliyah Azzahrah Ridwan
X IPS 2

1.Bersikap tidak sopan dan kurang menghargai orang lain disekitarnya.

2.a. Menggunakan kata-kata yang empati dalam berkomunikasi.
b. Memilih informasi yang akan didistribusikan.
c. Jangan mudah percaya dengan informasi yang diberikan.

3.Karena dengan rasa empati kita akan bersikap dengan memikirkan perasaan orang lain yang kita ajak berkomunikasi di media sosial.

4.Pernah, dan jika informasi itu akan merugikan orang lain saya memberitahukan kepada orang lain bahwa berita itu tidak benar dan jika informasi itu tidak penting saya akan biarkan. Dan jika saya mendapatkan informasi yang penting saya akan mencari tahu kebenaran tentang informasi itu dulu.

5.Tetap menjaga sikap ketika berkomunikasi dan berhati-hati dalam memilih informasi serta menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif.

6.Pernah, dan dari situ akan dijadikan pelajaran agar menggunakan media sosial ke hal yang positif dan berusaha untuk menghindarinya.

7.Bullying, pelecehan, ujaran kebencian, pencemaran nama baik, penipuan, berita hoax dsb.

8.Melaporkannya agar tidak ada hal seperti itu lagi.
Unknown mengatakan…
Nama :Sarah
Kelas :X IPS 1

1. Perilaku ibob terhadap kris sangat tidak sopan dan sangat menggangu
2. - Gunakan empati dalam berkomunikasi
- Memilih dan memilah informasi sebelum didistribusikan
- Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena empati dapat mencegah hal-hal yang yang dapat mengganggu pengguna media sosial lainnya, seperti kalimat-kalimat yang tidak mengenakkan
4. Pernah, yang saya lakukan yaitu tidak meneruskan atau menyebarluaskan informasi tersebut dan tidak menghiraukan informasi hoax tersebut
5. UU ITE
6. Pernah, lebih menjaga dan memperhatikan kata-kata yang digunakan saat berkomunikasi di media sosial
7. Informasi hoax, informasi yang berisi tentang kekerasan, penghinaan, pembullyan, dan pencemaran nama baik
8. Melaporkan informasi tersebut agar bisa ditindak lanjuti
Unknown mengatakan…
Azzahra Chairiyah
Kelas X IPS 1

1. Menurut saya Ibob kurang menghargai Kris sehingga Kris merasa terganggu

2. Menggunakan empati, pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar, jika menulis pesan informasi jangan sampai mengandung ujaran kebencian atau makian

3. Karena kita tetap berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun, seperti pada saat bertatap muka secara langsung

4. Ya, yang saya lakukan adalah mencari sumber kebenarannya

5. UU ITE

6. Pernah, hal ini menjadi pelajaran agar kita semua berhati-hati dalam bermedia sosial dengan cara tetap menjaga etika, tidak mengandung ujaran kebencian atau makian, memperhatikan bahasa yang digunakan agar tidak menyinggung pihak lain, dll

7. Berita hoax, penipuan, pelecehan, ujaran kebencian, dll

8. Segera melaporkan informasi tersebut dan memblokirnya
Unknown mengatakan…
Nama : Ahmad Maulana Zakaria
Kelas : 10 IPS 1

1. Kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Nama : Ahmad Maulana Zakaria
Kelas : 10 IPS 1

1. Kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Faradilla Zahra Shafira
X IPS 1

1. Ibob sangat menganggap remeh etika dalam menggunakan media sosial sehingga bisa saja merasakan akibatnya. Berbeda dengan Kris yang sudah tau etika dalam bermedia sosial.
2. Gunakan empati baik dalam media sosial yang kita berlindung dibalik sebuah akun ataupun di kehidupan nyata, pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa memberi respon yang sesuai.
4. Pernah lalu saya abaikan karena yang saya terima adalah berita hoax tidak penting, tetapi apabila saya belum tau apakah itu hoax atau bukan, saya akan mencari tentang kepastian dan kebenarannya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya lebih berhati-hati dalam bermedia sosial, gunakan empati, serta memperhatikan bahasa dan perkataan yang digunakan.
7. Ujaran kebencian, mengeluarkan kata kasar atau makian, pencemaran nama baik, dan pengancaman.
8. Melaporkan unggahan informasi tersebut serta memblokirnya supaya kita bisa memilah mana informasi yang benar dan yang tidak.
Zahwa Rahma mengatakan…
Zahwa Rahma Nisa
X IPS 1

1) Sikap Ibob kurang baik, Karena Kris sendiri punya maksud baik bukan semata-mata melebih-lebih kan suatu hal. Kris mempunyai maksud untuk mengingatkan para warga digital agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial untuk berkomunikasi.

2) Tips berkomunikasi di media sosial
a. Gunakan empati dalam berkomunikasi di media sosial
b. Pentingnya pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
c. Tidak termakan informasi yang tidak benar

3) Karena saat itu kita sedang berkomunikasi bersama manusia melalui satu akun, Seperti halnya kita bertatap muka langsung. Berempati dalam media sosial memang harus dilakukan agar kita dapat mengontrol diri untuk tidak mengomentari sesuatu dengan kata-kata kasar atau menyinggung orang dibalik pengguna akun tersebut.

4) Pernah, Yang saya lakukan adalah mencari lagi sumber berita tersebut di tempat lain untuk memastikan apakah berita itu benar atau tidak.

5) Aturan UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik)

6) Pernah, Yang harus dilakukan adalah mengambil kejadian itu sebagai pelajaran dalam bertindak atau beretika di media sosial agar tidak terulang ke diri kita. Oleh karena itu kita harus memiliki empati dan tidak asal mengomentari.

7) Unggahan yang mencemarkan naik baik seseorang, Unggahan yang berisikan ujaran kebencian terhadap seseorang atau suatu kelompok, Unggahan informasi yang belum jelas kebenarannya.

8) Segera mereport unggahan tersebut dan melaporkannya ke pihak berwajib. Atau segera mengingatkan penulisnya dan menyuruhnya take down berita tersebut.
2020159@man9-jkt.sch.id mengatakan…
Nama :Rajendra Armandhana Putra
Kelas:X IPS 1

1. Sikapnya kurang baik, Karena Kris sendiri punya maksud baik bukan semata-mata melebih-lebih kan suatu hal. Kris mempunyai maksud untuk mengingatkan para warga digital untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

2. Tips berkomunikasi di media sosial
a. Gunakan empati dalam berkomunikasi di media sosial
b. Pentingnya pilih informasi sebelum di sebarkan
c. Tidak termakan informasi yang tidak benar

3. Karena saat itu kita sedang berkomunikasi bersama manusia melalui satu akun. Berempati dalam media sosial memang harus dilakukan agar kita dapat mengendalikan diri untuk tidak mengomentari sesuatu dengan kata-kata kurang baik atau menyinggung orang dibalik user akun tersebut

4. Pernah, saya terlebih dahulu mencari berita dari berbagai sumber untuk memastikan kalau itu berita HOAX/benar

5. UU ITE

6. Pernah, Yang harus dilakukan adalah mengambil kejadian itu sebagai pelajaran dalam bertindak di media sosial agar tidak terulang ke diri kita.

7. Postingan yang mencemarkan nama baik seseorang, Postingan yang berisikan kebencian terhadap seseorang atau suatu kelompok, Postingan berita yang belum jelas kebenarannya.

8. Segera melaporkan postingan tersebut dan melaporkannya ke pihak berwajib.Bisa juga segera mengingatkan penulisnya dan menyuruhnya men take down berita tersebut.
Anonymous mengatakan…
Nama : April Lia Permata Rachman
Kelas : X IPS 1


1. Ibob tidak menghargai orang lain, perasaan setiap orang pasti berbeda-beda dan mungkin saja dengan apa yang dia perbuat itu orang akan tersinggung.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilih dan villa informasi yang akan disampaikan, jangan termakan dengan informasi yang tidak benar, berhati-hati jika ingin menuliskan pesan informasi yang ingin disampaikan dan jangan sampai mengandung ujaran kebencian, patuhilah undang-undang berkomunikasi di media sosial.
3. Karena kita berkomunikasi dengan orang lain dibalik sebuah akun, jika kita tidak memiliki empati maka orang itu akan merespon orang lain tanpa memahami perasaan orang makanya jadi orang itu harus peka.
4. Pernah, jika itu tidak terlalu penting bagi saya maka saya abaikan. tetapi jika itu menyangkut hal penting bagi saya, saya akan menggali informasi dan mencari sumber kebenaran nya. dan jika berita itu tidak benar maka saya akan mereport berita tersebut.
5. UU ITE.
6. Pernah, jadikan itu sebagai pelajaran dan berhati hati jika berkomunikasi dengan orang lain di media sosial.
7. Ya seperti mengenai pembullyan, kekerasan, pelecehan, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dll.
8. Cari fakta, lapor, blokir.
Muhammad Ervan Farabi mengatakan…
Muhammad Ervan Farabi
X IPS 1

1. Mempunyai Sikap/Etika yang buruk, dan tidak mau menghargai pendapat orang lain.
2. - Gunakan Empati
-Pentingnya pilah dan pilih informasi sebekum di distribusikan
-Jangan sampai termakan Informasi yang tidak benar
3. Karena jika Empati digunakan di media sosial, Insya Allah Pendapat kita sendiri akan lebih mudah diterima oleh orang yang sedang kita komunikasikan dengan tanpa adanya perkelahian atau kata-kata kasar yang keluar dalam mengemukakan pendapat masing-masing.
4. Pernah. Kadang saya diamkan dan kadang juga saya cari tahu informasinya jika itu benar atau tidak.
5. UNDANG-UNDANG ITE
6. Pernah. Hal yang bisa saya lakukan ialah hanya Menjadikan kasus tersebut pelajaran bagi saya
7. Menyebarkan bertia hoax, memposting hal hal yang berbau cyberbullying, Memposting/mengupload pornografi, Mengujarkan kebencian dan lain lain.
8. Melaporkan ke pihak yang berwajib, dan blokir situs tersebut
Unknown mengatakan…
Najwa Amalia Ambardin
X IPS 1

1. Tanggapan saya terhadap sikap ibob yang suka menggangu kris yaitu kurang nya menghargai kris ketika dia sedang berbicara dan selalu meemehkan ucapan nya
2. Tips Berkomunikasi : Gunakan Empati, Memilih informasi yang benar adanya (Tidak Hoax), Tidak mudah percaya dengan berita bohong
3. Agar tidak menyakit hati orang lain yang kita hina
4. pernah, tetapi sebelum saya percaya dengan berita tersebut saya akan mencari tahu asal dari mana berita tersebut dan mencari tahu berita yang sebenarnya
5. Undang Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya gunakan empati supaya tidak menyakiti hati orang lain, dan menggunakan kata kata yang baik ketika berkomentar
7. Ujaran kebencian, mengeluarkan kata kata kasar, pencemaran nama baik, dan pengancaman
8. memblokir lalu melaporkan (report)
Unknown mengatakan…
Abizar Firmansyah
X ips 1

1. Kurang menghargai dan menggangu orang lain

2. Menggunakan empati, memilah dan memilih informasi terlebih dahulu agar tidak termakan hoax

3. Agar tidak menyakiti perasaan orang lain, karena dibalik sebuah akun kita juga berinteraksi kepada sesama manusia

4. Pernah, tapi saya akan mencari tahu terlebih dahulu apakah informasi itu benar atau tidak (hoax)

5. UU-ITE

6. Pernah, sebaiknya kita lebih berempati dan berhati hati dalam menggunakan media sosial

7. Penipuan, ujaran kekerasan, pelecean, hoax dll

8. Melaporkan dan memblokir informasi serta akun penyebar hoax tersebut
Hanif.M.Rizky mengatakan…
Nama : Hanif.M.Rizky
Kelas : 10 IPS 1

1.Ibob kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Farah Salsabila mengatakan…
Farah Salsabila
X – IPS 1

1. Perilaku yang tidak baik dan membuat orang di sekitar nya menjadi tidak nyaman
2. - Gunakan Empati
- Pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
- Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Agar tidak membuat orang lain merasa tersinggung
4. Pernah, Mencari lebih dalam tentang informasi nya dan bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang hal tersebut
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Di jadikan sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media social
7. Bullying, Pencemaran nama baik, Ujaran Kebencian, Pelecehan, Penyebaran Berita Hoax. Dll
8. Melaporkan nya dan harus lebih berhati-hati
Unknown mengatakan…
Nama : Alphard Javier Zeta
Kelas : 10 IPS 1

1. Kurangnya rasa kepeduliaan dan kemanusiaan terhadap orang lain

2. memilih informasi yang dipercaya, tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax.

3. Untuk kita tidak menyakiti hati dan perasaan orang lain dan agar kita bisa lebih menghargai orang lain

4. Ya pernah, memastikan dulu kebenaran berita tersebut dan tidak langsung percaya

5. Sopan dalam berkata, tidak menyebarkan kebencian, tidak menyebarkan hoax yg mengganggu pengguna media sosial

6. Ya pernah, lebih hati-hati dalam bersosial media

7. Menyebarkan kebencian, menyebarkan hoax, penipuan

8. Melaporkan nya dan membanned/memblokir akun nya
Farah Salsabila mengatakan…
Farah Salsabila
X – IPS 1

1. Perilaku yang tidak baik dan membuat orang di sekitar nya menjadi tidak nyaman
2. - Gunakan Empati
- Pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
- Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Agar tidak membuat orang lain merasa tersinggung
4. Pernah, Mencari lebih dalam tentang informasi nya dan bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang hal tersebut
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Di jadikan sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media social
7. Bullying, Pencemaran nama baik, Ujaran Kebencian, Pelecehan, Penyebaran Berita Hoax. Dll
8. Melaporkan nya dan harus lebih berhati-hati
Farah Salsabila mengatakan…
Farah Salsabila
X – IPS 1

1. Perilaku yang tidak baik dan membuat orang di sekitar nya menjadi tidak nyaman
2. - Gunakan Empati
- Pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
- Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Agar tidak membuat orang lain merasa tersinggung
4. Pernah, Mencari lebih dalam tentang informasi nya dan bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang hal tersebut
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Di jadikan sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media social
7. Bullying, Pencemaran nama baik, Ujaran Kebencian, Pelecehan, Penyebaran Berita Hoax. Dll
8. Melaporkan nya dan harus lebih berhati-hati
Unknown mengatakan…
Nabila Maulidya Wattiheluw
X IPS 1
1. Bercanda sewajarnya. Ibob kurang memiliki etika dalam berkomunikasi dan hendaknya berpikir dua kali untuk melakukan candaan, supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, memilih dan memilah informasi yang didapat, jangan gampang termakan informasi yang tidak benar, memakai etika yang baik.
3. Karena terdapat seorang pengguna juga di balik sebuah akun, maka dari itu menggunakan empati adalah hal yang wajib supaya tidak menyakiti pengguna lain.
4. Mencari lebih dalam lagi mengenai informasi tersebut, mencari bukti faktual, dan sumber berita.
5. UU ITE No 19 th 2016
6. Ya pernah, berhati-hati dalam bermedia sosial, jadikan hal tersebut sebagai pembelajaran agar tidak terulang kembali, dan pandai dalam memilah informasi.
7. Melakukan perundungan kepada akun lain dan menyebar berita palsu (hoaks).
8. Mereport (melaporkan) kepada pihak yang bersabgkutan, memblokir akun tersebut, dan saling mengingatkan sesama supaya tidak termakan informasi palsu tersebut.
Unknown mengatakan…
Nabila Maulidya Wattiheluw
X IPS 1
1. Bercanda sewajarnya. Ibob kurang memiliki etika dalam berkomunikasi dan hendaknya berpikir dua kali untuk melakukan candaan, supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, memilih dan memilah informasi yang didapat, jangan gampang termakan informasi yang tidak benar, memakai etika yang baik.
3. Karena terdapat seorang pengguna juga di balik sebuah akun, maka dari itu menggunakan empati adalah hal yang wajib supaya tidak menyakiti pengguna lain.
4. Mencari lebih dalam lagi mengenai informasi tersebut, mencari bukti faktual, dan sumber berita.
5. UU ITE No 19 th 2016
6. Ya pernah, berhati-hati dalam bermedia sosial, jadikan hal tersebut sebagai pembelajaran agar tidak terulang kembali, dan pandai dalam memilah informasi.
7. Melakukan perundungan kepada akun lain dan menyebar berita palsu (hoaks).
8. Mereport (melaporkan) kepada pihak yang bersabgkutan, memblokir akun tersebut, dan saling mengingatkan sesama supaya tidak termakan informasi palsu tersebut.
Farah Salsabila mengatakan…
Farah Salsabila
X – IPS 1

1. Perilaku yang tidak baik dan membuat orang di sekitar nya menjadi tidak nyaman
2. - Gunakan Empati
- Pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan
- Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Agar tidak membuat orang lain merasa tersinggung
4. Pernah, Mencari lebih dalam tentang informasi nya dan bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang hal tersebut
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Di jadikan sebagai pembelajaran agar lebih berhati-hati ketika menggunakan media social
7. Bullying, Pencemaran nama baik, Ujaran Kebencian, Pelecehan, Penyebaran Berita Hoax. Dll
8. Melaporkan nya dan harus lebih berhati-hati
Anisa Fauziyah mengatakan…
Anisa Fauziyah - X IPS 1
1. Kurangnya rasa empati terhadap orang lain.
2. - Gunakan empati
- pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan
- jangan termakan informasi yang tidak benar/hoax.
3. Karena, kita sedang berbicara dengan orang lain pada sebuah akun, jika kita menggunakan empati dalam berkomunikasi kita akan mengerti apa yang dirasakan orang lain sehingga tidak mudah untuk menjudge orang. tersebut.
4. UU ITE.
5. Pernah, maka dari itu kita harus bisa lebih berhati-hati dalam bermain media sosial.
7. Penyebaran informasi yang melanggar asusila, perjudian, pencemaran nama baik, rasa kebencian, pemerasan, penghinaan, dan kerugian.
8. Memberikan komentar tentang informasi tersebut, dan melaporkan informasi tersebut.
Anisa Fauziyah mengatakan…
Anisa Fauziyah - X IPS 1
1. Kurangnya rasa empati terhadap orang lain.
2. - Gunakan empati
- pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan
- jangan termakan informasi yang tidak benar/hoax.
3. Karena, kita sedang berbicara dengan orang lain pada sebuah akun, jika kita menggunakan empati dalam berkomunikasi kita akan mengerti apa yang dirasakan orang lain sehingga tidak mudah untuk menjudge orang. tersebut.
4. UU ITE.
5. Pernah, maka dari itu kita harus bisa lebih berhati-hati dalam bermain media sosial.
7. Penyebaran informasi yang melanggar asusila, perjudian, pencemaran nama baik, rasa kebencian, pemerasan, penghinaan, dan kerugian.
8. Memberikan komentar tentang informasi tersebut, dan melaporkan informasi tersebut.
Anisa Fauziyah mengatakan…
Anisa Fauziyah - X IPS 1
1. Kurangnya rasa empati terhadap orang lain.
2. - Gunakan empati
- pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan
- jangan termakan informasi yang tidak benar/hoax.
3. Karena, kita sedang berbicara dengan orang lain pada sebuah akun, jika kita menggunakan empati dalam berkomunikasi kita akan mengerti apa yang dirasakan orang lain sehingga tidak mudah untuk menjudge orang. tersebut.
4. UU ITE.
5. Pernah, maka dari itu kita harus bisa lebih berhati-hati dalam bermain media sosial.
7. Penyebaran informasi yang melanggar asusila, perjudian, pencemaran nama baik, rasa kebencian, pemerasan, penghinaan, dan kerugian.
8. Memberikan komentar tentang informasi tersebut, dan melaporkan informasi tersebut.
Unknown mengatakan…
Abizar Firmansyah
X ips 1
1. Kurang menghargai dan menggangu orang lain

2. Menggunakan empati, memilah dan memilih informasi terlebih dahulu agar tidak termakan hoax

3. Agar tidak menyakiti perasaan orang lain, karena dibalik sebuah akun kita juga berinteraksi kepada sesama manusia

4. Pernah, tapi saya akan mencari tahu terlebih dahulu apakah informasi itu benar atau tidak (hoax)

5. UU-ITE

6. Pernah, sebaiknya kita lebih berempati dan berhati hati dalam menggunakan media sosial

7. Penipuan, ujaran kekerasan, pelecean, hoax dll

8. Melaporkan dan memblokir informasi serta akun penyebar hoax tersebut
1. ibob tidak menghargai kris
2. empati, memilih dan memilah informasi, jangan termakan informasi yang tidak benar
3. ketika orang orang menggunakan empatinya untuk bersosial media kemungkinan tidak ada yang namanya hate comment
4. pernah, ketika saya mendapatkan berita hoax langsung saya abaikan beriata tsb
5. undang undang ITE
6. pernah, sebaiknya jika mau comment di post orang lain di pikirkan lagi apakah kata kata tsb pantas untuk diucapkan atau dilihat oleh orang lain dan kita juga jangan asal dalam berkomentar misalnya si A membully terus dihujat tapi ternyata berita itu tidak benar nah jadi harus di pastikan lagi berita yang kita baca valid atau tidak
7. hate comment, mengeluarkan kata makian, pencemaran nama baik dan pengancaman
8. me report berita tsb sehingga berita tsb tidak bisa dilihat oleh orang lain
Unknown mengatakan…
Nama : Alifia Nabilla Khairani Putri
Kelas : X IPS 1

1. Perilaku atau etika yang tidak baik dan sangat mengganggu orang disekitarnya
2. Gunakan empati yang baik dalam bermedia sosial, pilih dan pilah informasi sebelum distribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar (hoax)
3. Empati menjadi hal penting saat bermedia sosial karena ketika berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun sama saja dengan berkomunikasi secara langsung
4. Pernah, yang saya lakukan ialah mencari tahu kebenaran dari informasi tersebut dengan bertanya kepada orang yang lebih paham
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, dengan begitu sebaiknya kita lebih bijak dan juga berhati-hati dalam bermedia sosial serta perhatikan bahasa dan perkataan yang digunakan
7. Unggahan yang memuat ujaran kebencian, pencemaran nama baik, melanggar kesusilaan, penyebaran berita hoax dan pengancaman
8. Selalu berhati-hati, mencari kebenaran dari informasi tersebut dan melaporkan kepada pihak yang berwajib
NAMA : Akmal Afif Putra Yudha
Kelas : X IPS 1

1. ibob tidak menghargai kris
2. empati, memilih dan memilah informasi, jangan termakan berita hoax
3. dengan empati orang orang akan berkomentar dengan kata kata yang baik
4. saya abikan berita hoax tsb
5. undang undang ITE
6. sebaiknya jika ingin berkomentar di post orang lain dipikirkan dulu kata kata nya apakh itu kasar atau tidak, apakah itu menyinggung atau tidak
7. ujaran kebencian, mengeluarkan kata kasar, dan pencemaran nama baik
8. di report supaya orang lain tidak bisa melihat berita tsb
Unknown mengatakan…
Alifia Nabilla Khairani Putri
X IPS 1

1. Perilaku atau etika yang kurang baik karena mengganggu orang disekitar
2. Gunakan empati yang baik dalam bermedia sosial, pilah pilih informasi sebelum di distribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar (hoax)
3. Empati menjadi hal penting dalam bermedia sosial karena kita sedang berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun
4. Pernah, mencari tahu kebenaran dari informasi tersebut dengan bertanya kepada orang yang lebih paham
5. Undang-Udang ITE
6. Pernah, sebaiknya lebih bijak dan berhati-hati dalam bermedia sosial serta memperperhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan
7. Unggahan yang memuat ujaran kebencian, pencemaran nama baik, melanggar asusila dan pengancaman
8. Tetap berhati-hati, mencaritahu kebenarannya dan melaporkan kepada pihak yang berwajib
Unknown mengatakan…
Nama: Zahra Azizah Syakirah (35)
Kelas: X IPS 1

1. Perilaku Ibob kurang sopan dan sangat mengganggu orang di sekitarnya.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pentingnya memilih informasi yang kita dapat dari media sosial, dan jangan mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya (hoax).
3. Penting karena apabila tidak berempati saat bermedia sosial, semua orang akan suka berkomentar seenaknya tanpa berfikir lebih panjang lagi.
4. Pernah, lalu berita tersebut langsung saya laporkan dan saya memberi peringatan ke pengguna lain agar tidak percaya dengan berita itu, juga lebih berhati-hati dalam memilih informasi di media sosial.
5. Undang-undang ITE
6. Sebaiknya langsung saja laporkan dan blokir pengguna yang melanggar tersebut agar dia tidak bisa memposting apa-apa lagi, dan segera sadar kalau perbuatan yang dia lakukan itu salah.
7. Informasi yang berisi penghinaan, bullying, kata-kata kasar, rasa kebencian, pelecehan, pencemaran nama baik, dan lain-lain.
8. Langsung laporkan dan blokir akun penggunanya, lalu jadikan pelajaran agar kita tidak seperti itu.
Unknown mengatakan…
Zahra Azizah Syakirah – X IPS 1

1. Perilaku Ibob kurang sopan dan sangat mengganggu orang di sekitarnya.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pentingnya memilih informasi yang kita dapat dari media sosial, dan jangan mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya (hoax).
3. Penting karena apabila tidak berempati saat bermedia sosial, semua orang akan suka berkomentar seenaknya tanpa berfikir lebih panjang lagi.
4. Pernah, lalu berita tersebut langsung saya laporkan dan saya memberi peringatan ke pengguna lain agar tidak percaya dengan berita itu, juga lebih berhati-hati dalam memilih informasi di media sosial.
5. Undang-undang ITE
6. Sebaiknya langsung saja laporkan dan blokir pengguna yang melanggar tersebut agar dia tidak bisa memposting apa-apa lagi, dan segera sadar kalau perbuatan yang dia lakukan itu salah.
7. Informasi yang berisi penghinaan, bullying, kata-kata kasar, rasa kebencian, pelecehan, pencemaran nama baik, dan lain-lain.
8. Langsung laporkan dan blokir akun penggunanya, lalu jadikan pelajaran agar kita tidak melanggar aturan juga.
Unknown mengatakan…
Dzaki Khalilurahman - X IPS1



1. perilaku yang tidak menghargai orang lain, dan sikap yang membuat orang lain tidak nyaman.
2.gunakan empati, pilih dah pilah informasi sebelum disebarkan.
3.karena kita sedang berkomunikasi dengan manusia jadi seperti berkomunikasi langsung.
4.pernah, dibiarkan atau diabaikan saja.
5.tidak menyebarkan kebencian, tidak menyebarkan berita hoax.
6.pernah, untuk dijadikan pelajaran agar lebih menjaga adab di media sosial.
7.informasi yang mengandung kebencian, hoax, pelecehan,dll.
8.melaporkan akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Naila Salma X Agama


1 memiliki perilaku yabg tifak oantas untuk di contohkan kepada semua manusia
2 Menggunakan energi daya tarik
Agar orang lain bisa nyaman berteman atau berbicara dengan kita , dimedia sosial maupun dunia nyata
3 penting , terutama pemanasan perlahan sebelum bicara , dan mengundang aura berbicara santai untuk saling berdiskusi , ataupun sebaliknya ,bisa membuat orang senang dan nyaman saat kita memberikan sebuah komentar baik , take care untuk sosial media dalam menggunakannya .
4 pernah , lalu berita tersebut dengan sergap cepat saya langsung laporkan dan saya memberi peringatan ketat dengan pengguna lain agar berhati hati dengan berita itu , melaporkan jika ada berita hoax . Agar tidak terbuai dengan semua berita
5UUITE
6 Sebaiknya langsung dilaporkan dan blokir and report pengguna yang melanggar ketentuan tersebut .
7berisi informasi mengenai penghinaan , bullying, tutur kata yang sangat kasar , pencemaran nama baik seseorang
8 jadikan pelajaran dan hikmahnya , sergap melaporkan langsung kepihak bereajib atau membantu untuk mereport ( meretas identitas ) akun tersebut .
Unknown mengatakan…
Sakina Azizah Dharmawan - X IPS 2

1. Ibob menunjukkan perilaku tidak menghargai kepada temannya Kris yang sedang mengutarakan pendapat.
2. Pentingnya empati dalam berkomunikasi, memilih informasi yang didapat dari media sosial, dan memilah informasi yang kita dapat dari internet
3. Karena dengan adanya empati, orang-orang menjadi lebih hati-hati dalam memberikan komentar di media sosial
4. Pernah, saya memastikan lagi sumbernya dan melaporkan berita tersebut. Saya juga mmeperingatkan pengguna lain untuk tidak mempercayai berita itu.
5. Undang-undang ITE
6. Laporkan dan blokir pengguna tersebut agar akunnya hilang sehingga tidak bisa memposting lagi
7. Informasi yang menjatuhkan sebuah pihak, yang ternyata tidak benar, dan mengandung konten yang tidak pantas.
8. Berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan lupa untuk laporkan dan blokir pengguna tersebut.
Unknown mengatakan…
Naila Salma X Agama


1 memiliki perilaku yabg tifak oantas untuk di contohkan kepada semua manusia
2 Menggunakan energi daya tarik
Agar orang lain bisa nyaman berteman atau berbicara dengan kita , dimedia sosial maupun dunia nyata
3 penting , terutama pemanasan perlahan sebelum bicara , dan mengundang aura berbicara santai untuk saling berdiskusi , ataupun sebaliknya ,bisa membuat orang senang dan nyaman saat kita memberikan sebuah komentar baik , take care untuk sosial media dalam menggunakannya .
4 pernah , lalu berita tersebut dengan sergap cepat saya langsung laporkan dan saya memberi peringatan ketat dengan pengguna lain agar berhati hati dengan berita itu , melaporkan jika ada berita hoax . Agar tidak terbuai dengan semua berita
5UUITE
6 Sebaiknya langsung dilaporkan dan blokir and report pengguna yang melanggar ketentuan tersebut .
7berisi informasi mengenai penghinaan , bullying, tutur kata yang sangat kasar , pencemaran nama baik seseorang
8 jadikan pelajaran dan hikmahnya , sergap melaporkan langsung kepihak bereajib atau membantu untuk mereport ( meretas identitas ) akun tersebut .
Unknown mengatakan…
Khansa Syahirah - 10 Agama

1. Perilaku Ibob adalah perbuatan yang tidak baik dan mengganggu kenyamanan orang lain
2. Tips berkomunikasi di media sosial yaitu :
– Gunakan empati
– Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
– Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicara dengan orang lain dibalik sebuah akun jadi anggap saja seperti berkomunikasi langsung dan kita harus menjaga perasaan orang lain
4. Pernah, hal yang saya lakukan adalah mencari sumber kebenarannya melalui orang-orang yang terpercaya
5. Aturan yang mengatur pengguna media sosial adalah Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan
7. Informasi yang melanggar hukum dan norma adalah informasi yang berisi tindakan asusila, pengancaman, pencemaran nama baik, kalimat hinaan, ujaran kebencian, bullying
8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih paham mengenai hal tersebut
HZX_adik mengatakan…
Muhammad Zaki Izzulhaq
X IPS 1

1. Perilaku Ibob adalah perilaku yang tidak baik dan dapt menganggu kenyamanan orang lain dalam mengunakan media sosial

2. Gunakan empati kita, Tetap bijak dalam berkomunikasi media sosial dan memeriksa informasi sebelum didistribusikan jangan termakan informasi yang hoax bahkan sampai mengandung ujaran kebencian

3. karena kita sedang berbicara dengan manusia di balik sebuah akun atau media sosial jadi sama halnya dengan komunikasi langsung dan juga ketika kita berbicara di media sosial dengan menggunakan empati kita dapat melakukan hal baik tanpa adanya ujaran kebencian

4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari informasi tersebut lebih dalam lagi dan bertanya kepada masyarakat sekitar yang faham akan informasi tersebut.

5. Undang undang ITE.

6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial seperti memperhatikan bahasa dan kata-kata yang kita gunakan dalam membuat informasi agar tidak terjadinya pelanggaran dalam media sosial

7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penyebaran vidio porno, bahkan penghinaan, atau pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan untuk mengancaman kerugian dan rasa kebencian.

8. 1. Mencaritahu dan mempelajari lagi informasi dan juga bersikap cerdas dalam membaca Informasi.

2. Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban dan juga memblokir akun tersebut.
Muhammad Zaki Izzulhaq mengatakan…
Muhammad Zaki Izzulhaq
X IPS 1

1. Perilaku Ibob adalah perilaku yang tidak baik karena dapat menganggu kenyamanan orang lain dalam menggunakan media sosial
2. Gunakan empati kita, Tetap bijak dalam berkomunikasi media sosial dan memeriksa informasi sebelum didistribusikan jangan termakan informasi yang hoax bahkan sampai mengandung ujaran kebencian

3. karena kita sedang berbicara dengan manusia di balik sebuah akun atau media sosial jadi sama halnya dengan komunikasi langsung dan juga ketika kita berbicara di media sosial dengan menggunakan empati kita dapat melakukan hal baik tanpa adanya ujaran kebencian

4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari informasi tersebut lebih dalam lagi dan bertanya kepada masyarakat sekitar yang paham akan informasi tersebut.

5. Undang-Undang ITE.

6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial seperti memperhatikan bahasa dan kata-kata yang kita gunakan dalam membuat informasi agar tidak terjadinya pelanggaran dalam media sosial

7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penyebaran vidio porno, bahkan penghinaan, atau pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan untuk mengancaman kerugian dan rasa kebencian.

8. 1. Mencaritahu dan mempelajari lagi informasi dan juga bersikap cerdas dalam membaca Informasi.

2. Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban dan juga memblokir akun tersebut.
Hanayya Muthia mengatakan…
Hanayya Muthia Aulidina
X IPS 2

1. Kurangnya etika terhadap orang lain membuat orang lain merasa tidak nyaman.
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilah pilih informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. karena orang yang memiliki empati akan berkomunikasi dengan baik agar tidak menyinggung orang lain dengan kata-katanya.
4. Pernah, mencari tahu lebih lanjut atau mengabaikannya.
5. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
6. Pernah, menjadikan pelajaran agar hati-hati dalam menggunakan media sosial.
7. Pencemaran nama baik, berita hoax, ujaran kebencian, pelecehan.
8. Mencari tahu faktanya lalu melaporkan dan memblokir informasi tersebut.
Marwah Athifah mengatakan…
Marwah Athifah
X IPS 2

1. Perilaku Ibob merupakan perilaku yang tidak baik, sehingga membuat orang lain merasa tidak nyaman
2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena seseorang yang memiliki empati maka dia akan berkomunikasi dengan baik dan tidak akan menyinggung perasaan orang lain dengan kata katanya
4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari tahu lebih lanjut tentang informasi tersebut
5. Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)
6. Pernah, menjadikan hal tersebut sebagai sebuah pelajaran agar bisa mengindari dan lebih berhati hati dalam berkomunikasi
7. Berita hoax, pencemaran nama baik, pelecehan, ujaran kebencian
8. Mencari tahu lebih lanjut faktanya, lalu memblokir informasi tersebut
Unknown mengatakan…
Nama : Paundra Krisna J
Kelas : X IPS 2

1. Kurangnya kepedulian terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar (bukan hoax), dan tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain, agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain, dan juga agar kita bisa menghormati orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita periksa kembali terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak mengandung kebenaran maka kita bisa memberi tahu ke orang lain bahwa berita tersebut tidak benar.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, menumbuhkan rasa empati, memilih kata kata yang sopan, bijak, dan baik, tidak menyebarkan berita bohong (hoax)

6. Pernah, sebaiknya lebih berhati-hati ketika berteman di medsos, dan hargai dan hormati perasaan orang lain dalam bermedsos.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Nama : Paundra Krisna J
Kelas : X IPS 2

1. Kurangnya kepedulian terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita telaah dan periksa terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka kita bisa memberitahu yang lain bahwa itu berita bohong.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, menumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media, lebih berempati kepada orang lain, dan juga lebih menghargai orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Shafira Nazhifah
X IPS 2

1. Perbuatan yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar

2. Gunakan empati

3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dengan sebuah akun jadi sama saja seperti berkomunikasi langsung dengan orang itu

4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang sudah tahu dan mencari sumber kebenarannya

5. Undang-Undang ITE

6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata kata yang digunakan

7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian

8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang sudah lebih mengerti
Unknown mengatakan…
Shafira Nazhifah
X IPS 2

1. Perbuatan yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar

2. Gunakan empati

3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dengan sebuah akun jadi sama saja seperti berkomunikasi langsung dengan orang itu

4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang sudah tahu dan mencari sumber kebenarannya

5. Undang-Undang ITE

6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata kata yang digunakan

7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian

8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang sudah lebih mengerti
Unknown mengatakan…
Anindita Azahra - X IPS 2

1. Perilaku Ibob merupakan perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu terhadap Kris pada saat berpendapat.

2. Gunakan empati dalam berkomunikasi di media sosial,memilah informasi terlebih dahulu sebelum di distribusikan di media sosial,dan jangan termakan hoax.

3. Empati sangat dibutuhkan dalam bermedia sosial karena empati bisa memberikan komentar,supaya orang yang memposting foto/vidio tersebut tidak tersinggung ataupun direndahkan.Apabila orang tersebut tidak memiliki empati bisa saja orang itu akan merespon hal yang tidak enak dan menyinggung orang lain yang membaca responnya tersebut.

4. Pernah, mencari informasi lebih detail lagi agar mengetahui apakah berita ini benar adanya atau memang hanya dibuat semata-mata oleh suatu oknum atau pihak tertentu.

5. Undang-Undang ITE

6. Pernah, dengan cara menanamkan dan meningkatkan studi literasi serta sikap mengenai beberapa aturan dalam bermedia sosial yang baik dan benar.

7. - Melecehkan seseorang atau pihak tertentu
- Menjelek-jelekkan nama baik seseorang atau pihak tertentu
- Situs porno yang sengaja disebarluaskan.

8. Dengan cara memblokir artikel tersebut dan melaporkannya kepada pihak yang berwajib.
Nabila Amalia AS mengatakan…
Nabila Amalia AS X IPS 2 (20)
1. Tidak menghargai orang lain

2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, memilah informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan hoax

3. Apabila orang tersebut tidak memiliki empati bisa saja orang itu akan merespon hal yang tidak enak dan menyinggung orang lain yang membaca responnya tersebut

4. Pernah, mencari kebenaran dari berita tersebut. Apabila berita itu benar benar hoax maka saya akan memberi tahu orang sekitar saya bahwa berita itu hoax

5. UU ITE

6. Menjadikannya sebagai pelajaran agar selalu berhati hati dalam berkomunikasi di media sosial

7. hoax, pelecehan, ujaran kebencian, pencemaran nama baik

8. Melaporkannya dan memblokirnya
Unknown mengatakan…
Raniyah Kamilah
X IPS 2

1. Perilaku Ibob sangat tidak sopan. Karena, Ia tidak menghargai orang lain yang sedang berbicara dengan menggangu kenyamanan dan memotong pembicaraanya.

2. Gunakan Empati dalam berkomunikasi, Pilah dan Pilih Informasi sebelum didistribusikan (dibagikan), Jangan termakan informasi palsu atau hoax, apalagi jika berisi ujaran kebencian atau informasi yang mengeluarkan kata-kata makian yang tidak sopan.

3. Empati menjadi suatu hal yang penting karena dengan menggunakan empati kita dapat merasakan apa yang orang lain rasakan. Jadi, jika kita menggunakan empati kita tidak akan berkomentar/berfikir yang tidak baik kepada orang lain.

4. Pernah, periksa situs/laman informasi, periksa/menelaah informasi yang ada, tidak membagikan informasi tersebut karena belum jelas, mencari informasi lain yang berkaitan dengan informasi hoax tersebut.

5. Aturan yang terdapat dalam Undang Undang ITE. Contohnya aturan untuk tidak Menyebarkan penghinaan/pencemaran nama baik, Pemerasan atau ancaman, Menyebarkan berita bohong (Hoax) dan lainnya.

6. Pernah, Hal yang dapat dilakukan adalah dengan tidak menyalahgunakan media sosial, dan selalu mengikuti/menaati aturan yang terdapat dalam UU ITE.

7. Unggahan yang melanggar asusila, Unggahan judi (ilegal), Unggahan yang mengandung penghinaan/pencemaran nama baik, Unggahan pemerasan/ancaman, Unggahan yang menyebarkan berita palsu, serta Unggahan yang menyebarkan kebencian terhadap orang lain, atau kelompok.

8. Melaporkan kepada pihak berwajib agar segera ditindak lanjuti.
Unknown mengatakan…
Nama: Vitara Ridesta
Kelas: X Keagamaan

1. Mengganggu orang sekitar dan kurang beretika
2. Gunakan empati, pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena dapat membantu membayangkan diri kita berada di posisi orang lain
4. Pernah. Memilih dan memilah informasi dan memeriksa faktanya
5. UU ITE dan batas usia pengguna media sosial
6. Pernah. Dengan memahami aturan UU yang berlaku dan berhati-hati dengan informasi yang belum jelas
7. Menyebarkan berita hoax, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan asusila
8. Berhati-hati dan mencari tahu kebenarannya, jika benar melanggar aturan segera melaporkannya
AISYAH mengatakan…
Aisyah sekar N - X IPS 2
1. Salah satu sikap/perilaku yang tidak baik sebab tidak menghargai dan mengganggu seseorang.
2. Gunakan empati, bijak memilih kata atau kalimat yg ingin di sampaikan, memastika kebenaran informasi dan jangan termakan hoaks
3. Karena kita tidak tahu siapa yang di balik layar sebuah akun tersebut dalam kata lain kita mencari aman, mempunyai sikap empati menunjukan kita memiliki rasa peduli dan terjauh dari ujaran haters.
4. Pernah, tidak berpacu pada satu informasi, mencari dari beberapa informasi, jika sudah tau kebenarannya, memblokir dan mencoba melaporkannya agar tidak ada lahi korban hoaks.
5.Gunakan medsos untuk hal hal yang baik,gunakan medsos untuk ladang ilmu pengetahuan,jangan mudah terpengaruh akan berita hoaks, jd jika ada berita harus di filter terlebih dahulu,jangan suka berkomentar negatif di medsos
6. Pernah, dijadikan pembelajaran agar lebih berhati2 dl menggunakan medsos
7. Penyebaran berita hoaks, dan ujaran komentar kebencian
8. Memblokir dan melaporkannya ke pihak yg lebih paham
Aisyah mengatakan…
Aisyah sekar N - X IPS 2
1. Salah satu sikap/perilaku yang tidak baik sebab tidak menghargai dan mengganggu seseorang.
2. Gunakan empati, bijak memilih kata atau kalimat yg ingin di sampaikan, memastika kebenaran informasi dan jangan termakan hoaks
3. Karena kita tidak tahu siapa yang di balik layar sebuah akun tersebut dalam kata lain kita mencari aman, mempunyai sikap empati menunjukan kita memiliki rasa peduli dan terjauh dari ujaran haters.
4. Pernah, tidak berpacu pada satu informasi, mencari dari beberapa informasi, jika sudah tau kebenarannya, memblokir dan mencoba melaporkannya agar tidak ada lahi korban hoaks.
5.Gunakan medsos untuk hal hal yang baik,gunakan medsos untuk ladang ilmu pengetahuan,jangan mudah terpengaruh akan berita hoaks, jd jika ada berita harus di filter terlebih dahulu,jangan suka berkomentar negatif di medsos
6. Pernah, dijadikan pembelajaran agar lebih berhati2 dl menggunakan medsos
7. Penyebaran berita hoaks, dan ujaran komentar kebencian
8. Memblokir dan melaporkannya ke pihak yg lebih paham
Unknown mengatakan…
Anindita Azahra - X IPS 2

1. Perilaku Ibob merupakan perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu terhadap Kris pada saat berpendapat.

2. Gunakan empati dalam berkomunikasi di media sosial, memilah informasi terlebih dahulu sebelum didistribusikan,dan jangan termakan hoax.

3. Empati sangat dibutuhkan dalam bermedia sosial karena empati bisa memberikan komentar,supaya orang yang memposting foto atau vidio tersebut tidak tersinggung ataupun direndahkan.Apabila orang tersebut tidak memiliki empati bisa saja orang itu akan merespon hal yang tidak enak dan menyinggung orang lain yang membaca responnya tersebut.

4. Pernah, mencari informasi lebih detail lagi agar mengetahui apakah berita ini benar adanya atau memang hanya dibuat semata-mata oleh suatu oknum atau pihak tertentu.

5. Undang-Undang ITE

6. Pernah, dengan menanamkan dan meningkatkan studi literasi serta sikap mengenai beberapa aturan dalam bermedia sosial yang baik dan benar.

7. - Melecehkan seseorang atau pihak tertentu
- Menjelek-jelekkan nama baik seseorang atau pihak tertentu
- Situs porno yang sengaja disebarluaskan.

8. Dengan memblokir artikel berita tersebut dan melaporkan kepada pihak yang berwajib.
Unknown mengatakan…
Najmi Camelia Qalby
X-Agama

1. Perilakunya kurang baik dan tidak menghargai orang lain

2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, memilih dan memilah informasi yang didapat sebelum didistribusikan, jangan termakan berita/informasi yang tidak benar

3. penting, karena jika kita mempunyai rasa empati, kita akan lebih memahami perasaan orang lain supaya tidak menyakiti/menyinggung orang tersebut

4. pernah, saya langsung mencari lebih dalam informasi tersebut dan mencari bukti informasi tersebut dengan bertanya kepada orang sekitar tentang kebenaran nya

5. UU ITE

6. pernah, jadikan sebagai pembelajaran supaya berhati hati dan menjaga etika ketika bermain media sosial

7. ujaran kebencian, penghinaan, pencemaran nama baik, pelecehan, berita palsu/hoax

8. memblokir akun tersebut dan melaporkan nya kepada pihak yang berwenang
Unknown mengatakan…
Nama : Musfiq Mustahfiz
Kelas : X-Agama

1. Kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Nama : Musfiq Mustahfiz
Kelas : X-Agama

1. Kurang peduli terhadap perasaan orang lain

2. Menggunakan empati, memilih informasi yang benar adanya (bukan hoax), tidak mudah percaya dengan berita bohong.

3. Agar kita tidak menyakiti perasaan orang lain, agar kita menghargai orang lain dan agar kita memiliki sikap peduli terhadap orang lain.

4. Pernah, tetapi sebaiknya kita tabayyun terlebih dahulu agar kita tahu berita itu mengandung kebenaran atau tidak. Jika memang tidak ada kebenaran, maka mungkin kita bisa beritahu yang lain.

5. Tidak menyinggung, tidak menyebarkan kebencian, tumbuhkan empati, memilih kata kata yang sopan dan baik, tidak menyebarkan hoax.

6. Pernah, Lebih berhati hati dalam bersosial media dan lebih berempati kepada orang lain.

7. Kekerasan, pelecehan, hoax, ujaran kebencian, penipuan, dll.

8. Mereport dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Shafira Nazhifah
X IPS 2

1. Perbuatan yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar

2. Gunakan empati

3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dengan sebuah akun jadi sama saja seperti berkomunikasi langsung dengan orang itu

4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang sudah tahu dan mencari sumber kebenarannya

5. Undang-Undang ITE

6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata kata yang digunakan

7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian

8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang sudah lebih mengerti
Nisrina Hasanah mengatakan…
Nama : Nisrina Amalia Hasanah
Kelas : X Agama

1. Perilaku Ibob kurang baik karena mengganggu orang kenyamanan orang lain.

2. Gunakan Empati, Pilah dan Pilih Informasi sebelum di distribusikan, dan Jangan Termakan Informasi yang tidak benar.

3. Karena kita sedang berbicara dengan orang lain di balik sebuah akun atau media sosial, jadi sama dengan kita bertemu langsung maupun dalam media sosial, empati penting agar pengguna nya melakukan hal baik tanpa adanya ujaran kebencian.

4. Pernah, saya coba cari kebenaran nya dulu dari informasi itu melalui akun atau web resmi yang membahas mengenai informasi itu, jika tidak ditemukan kebenarannya, maka saya tidak menyebarkan informasi itu kepada orang lain.

5. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

6. Pernah, sebaiknya dalam ber-media sosial kita juga harus berhati-hati dalam memberikan komentar kepada akun orang lain, dan memperhatikan penggunaan kata dan bahasa agar tidak terjadi pelanggaran dalam media sosial.

7. Ujaran Kebencian, Informasi Hoax, Asusila, Pelecehan, dan Pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan.

8. - Mencari tau kebenaran nya melalui situs web atau akun resmi atau sumber terpercaya mengenai informasi itu.
- Melaporkan kepada pihak berwajib dan memblokir akun tersebut.
Nabila Amalia AS mengatakan…
Nabila Amalia AS X IPS 2 (20)
1. Tidak menghargai orang lain

2. Gunakan empati dalam berkomunikasi, memilah informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan hoax

3. Apabila orang tersebut tidak memiliki empati bisa saja orang itu akan merespon hal yang tidak enak dan menyinggung orang lain yang membaca responnya tersebut

4. Pernah, saya langsung mengecek kebenaran berita tersebut. Apabila berita itu benar benar hoax, saya akan memberitahukan kepada orang sekitar saya

5. UU ITE

6. Menjadikannya pelajaran agar selalu berhati hati dalam bermain media sosial

7. hoax, pelecehan, ujaran kebencian, pencemaran nama baik

8. Melaporkannya dan memblokirnya
Unknown mengatakan…
Nama:Vitara Ridesta
Kelas:X Keagamaan

1. Mengganggu orang sekitar dan kurang beretika
2. Gunakan empati, pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena dapat membantu membayangkan diri kita berada di posisi orang lain
4. Pernah. Memilih dan memilah informasi dan memeriksa faktanya
5. UU ITE dan batas usia pengguna media sosial
6. Pernah. Dengan memahami aturan UU yang berlaku dan berhati-hati dengan informasi yang belum jelas
7. Menyebarkan berita hoax, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan asusila
8. Berhati-hati dan mencari tahu kebenarannya, jika benar melanggar aturan segera melaporkannya
Unknown mengatakan…
Nama:Vitara Ridesta
Kelas:X Keagamaan

1. Mengganggu orang sekitar dan kurang beretika
2. Gunakan empati, pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena dapat membantu membayangkan diri kita berada di posisi orang lain
4. Pernah. Memilih dan memilah informasi dan memeriksa faktanya
5. UU ITE dan batas usia pengguna media sosial
6. Pernah. Dengan memahami aturan UU yang berlaku dan berhati-hati dengan informasi yang belum jelas
7. Menyebarkan berita hoax, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan asusila
8. Berhati-hati dan mencari tahu kebenarannya, jika benar melanggar aturan segera melaporkannya
Unknown mengatakan…
Moch. Rifky Alfahreizi
X-Mipa 1

1.) Lbob sangat tidak menghargai orang lain,dengan caranya itu bisa membuat orang lain tersinggung.
2.) Gunakanlah empati kalian, dipilah dan pilihlah informasi sebelum di share dan jangan sekali-kali termakan oleh informasi yang tidak benar/hoaks.
3.) Karena kita sedang berbicara dengan orang lain dibalik sebuah akun maka itu dianggap sebagai berkomunikasi langsung.
4.) Pernah, yang saya lakukan pada saat itu langsung bertanya ke orang yang lebih tau dan mencarinya di sumber kebenarannya.
5.) UU ITE
6.) Pernah,menjadikannya sebuah pelajaran dan menjaga etika saat sedang bermain media sosial.
7.) Penyebaran informasi hoaks dan berkomentar yang negatif di akun orang lain.
8.) Langsung melaporkan,blokir informasi tersebut dan memberi tahu orang lain supaya tidak percaya dengan berita itu.
Unknown mengatakan…
Muhammad Fathan Hakim - X MIPA 1

1. Perbuatan Ibob adalah perilaku yang tidak baik, dimana dia mengganggu orang lain dan juga tidak menghargai pendapat orang lain.
2. Tetap bijak dan menjaga empati dalam bersosial media. Dan juga memeilih informasi dari internet seblum disebar luaskan.
3. Karena kita sedang berkomunikasi dengan orang lain yang memiliki perasaan. Maka kita harus memiliki empati agar kita dapat berkomunukasi tanpa menyakiti perasaan satu sama lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah mengabaikannya dan menginfokan bahwa berita tersebut aalah hoax
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, yang saya lakukan adalah belajar dari kasus tersebut bahwa perilaku itu tidak diperboleh kan oleh UU dan berusaha untuk tidak melakukannya
7. Informasi hoax, penipuan, kekerasan, porno, yang menjatuhkan orang lain
8. Melaporkan kepada pihak yang berwenang serta mencari tahu faktanya dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
rava dwitama
x agama

1.tidak menunjukan sikap kemanusiaan..


2.berkomentar sewajarnya dan tidak mengomentari kehidupan orang lain..hal ini menunjukan adanya kebebasan berpendapat

3.karna kita hidup sebagai makhluk sosial..kurangi keegoisan karna hidup yang lurus akan mendapat balasan dari yang maha kuasa

4.tidak mudah memercayainya tanpa bukti yang jelas..karna kalau menerima mentah"indonesia akan termakan oleh hoaks dan tidak maju

5.UU ITE...korban dapat melaporkan kepada pihak yang berwenang

6.pernah,pelajaran yang dapat diambil adalah..kita harus berhati" dalam berkomentar atau membuat konten yg dapat menyinggung suatu pihak

7.penyebaran video porno,seks bebas,dan konten yang mengandur unsur sara


8.menyebarkan dan melaporkan karna jika dibiarkan akan menjadi penyakit dan pelaku tidak akan menyesali perbuatannya
Fariidd mengatakan…
Farid Maulana
X-Mipa 1

1.) Lbob sangat tidak menghargai orang lain,dengan caranya itu bisa membuat orang lain tersinggung.
2.) Gunakanlah empati kalian, dipilah dan pilihlah informasi sebelum di share dan jangan sekali-kali termakan oleh informasi yang tidak benar/hoaks.
3.) Karena kita sedang berbicara dengan orang lain dibalik sebuah akun maka itu dianggap sebagai berkomunikasi langsung.
4.) Pernah, yang saya lakukan pada saat itu langsung bertanya ke orang yang lebih tau dan mencarinya di sumber kebenarannya.
5.) UU ITE
6.) Pernah,menjadikannya sebuah pelajaran dan menjaga etika saat sedang bermain media sosial.
7.) Penyebaran informasi hoaks dan berkomentar yang negatif di akun orang lain.
8.) Langsung melaporkan,blokir informasi tersebut dan memberi tahu orang lain supaya tidak percaya dengan berita itu.
Saira Azahra X-IPS2 mengatakan…
Saira Azahra X-IPS 2
1. Salah satu sikap/perilaku yang tidak baik sebab tidak menghargai dan mengganggu seseorang.
2. Gunakan empati, bijak memilih kata atau kalimat yg ingin di sampaikan, memastika kebenaran informasi dan jangan termakan hoaks
3. Karena kita tidak tahu siapa yang di balik layar sebuah akun tersebut dalam kata lain kita mencari aman, mempunyai sikap empati menunjukan kita memiliki rasa peduli dan terjauh dari ujaran haters.
4. Pernah, tidak berpacu pada satu informasi, mencari dari beberapa informasi, jika sudah tau kebenarannya, memblokir dan mencoba melaporkannya agar tidak ada lahi korban hoaks.
5.Gunakan medsos untuk hal hal yang baik,gunakan medsos untuk ladang ilmu pengetahuan,jangan mudah terpengaruh akan berita hoaks, jd jika ada berita harus di filter terlebih dahulu,jangan suka berkomentar negatif di medsos
6. Pernah, dijadikan pembelajaran agar lebih berhati2 dl menggunakan medsos
7. Penyebaran berita hoaks, dan ujaran komentar kebencian
8. Memblokir dan melaporkannya ke pihak yg lebih paham
Najah Al Karimah mengatakan…
Najah Al Karimah - X MIPA 1

1. Kurangnya etika dalam menghargai orang lain, dengan sikapnya bisa membuat orang lain tersinggung.
2. Tips berkomunikasi di media sosial :
•) Gunakan empati dalam berkomunikasi.
•) Pilih dan pilah informasi sebelum diedarkan atau didistribusikan.
•) Jangan mudah termakan informasi yang belum jelas.
3. Karena komunikasi di media sosial sama saja seperti berkomunikasi secara langsung, kita akan tahu secara langsung apa yg dikatakan/dilakukan oleh orang lain di media sosial.
4. Pernah, yang saya lakukan ketika mendapatkan informasi hoax yaitu mencari tahu kebenaran sumber informasi dan bertanya kepada orang yang lebih paham terhadap informasi itu.
5. UU ITE.
6. Pernah, sebaiknya lebih hati-hati dalam menggunakan mediia sosial dan gunakan bahasa yang sopan.
7. Informasi atau unggahan yg mengandung penghinaan, melanggar asusila, pengancaman, pelecehan, menyebarkan video porno.
8. Harus berhati-hati lalu cari tahu faktanya, jika benar adanya laporkan kepihak berwajib agar segera ditindak lanjuti dan memblokir informasi atau unggahan tersebut.
Unknown mengatakan…
Muhammad Rafiansyah
X-Mipa 1

1.) Lbob sangat tidak menghargai orang lain,dengan caranya itu bisa membuat orang lain tersinggung.
2.) Gunakanlah empati kalian, dipilah dan pilihlah informasi sebelum di share dan jangan sekali-kali termakan oleh informasi yang tidak benar/hoaks.
3.) Karena kita sedang berbicara dengan orang lain dibalik sebuah akun maka itu dianggap sebagai berkomunikasi langsung.
4.) Pernah, yang saya lakukan pada saat itu langsung bertanya ke orang yang lebih tau dan mencarinya di sumber kebenarannya.
5.) UU ITE
6.) Pernah,menjadikannya sebuah pelajaran dan menjaga etika saat sedang bermain media sosial.
7.) Penyebaran informasi hoaks dan berkomentar yang negatif di akun orang lain.
8.) Langsung melaporkan,blokir informasi tersebut dan memberi tahu orang lain supaya tidak percaya dengan berita itu.
Unknown mengatakan…
Nisrina Nur Azalia
X MIPA 1

1. Perilaku Ibob sangat disayangkan, tidak menghargai orang lain, tidak memikirkan perasaan orang lain dan menggangu
2. Lebih berhati-hati dalam pemilihan kata karena jika salah sedikit, kita harus menerima konsekuensinya, dicermati dengan baik dan pertimbangkan lebih dahulu apakah berita tersebut benar
3. Agar kita bisa menghargai orang lain dan orang lain juga bisa menghargai kita, secara tidak langsung kita berinteraksi dengan perasaan masing-masing
4. Pernah, saya abaikan saja. Karena sehabis mendapat berita seperti itu, saya mencari berita lain dan berdiskusi dengan keluarga atau teman saya
5. tidak menyebar hoax, tidak mengutaran kebencian, memilih kata dengan bijak, memberi kata-kata yang sekiranya bisa membantu orang jika sedang masa sulit, untuk menghibur dalam hal positif
6. Pernah, orang tersebut harus dihukum sesuai UU ITE dan menegaskan bagi semua pengguna media sosial untuk tidak mengulang hal tersebut.
7. Pelecehan, berita hoax, kata-kata mengutaran kebencian, konten pornografi dan penyiksaan
8. Melaporkan berita/artikel tersebut dan memblokirnya. Melaporkan ke pihak yang berwajib

Unknown mengatakan…
Muhammad Fathan Hakim - X MIPA 1

1. Perbuatan Ibob adalah perilaku yang tidak baik karena mengganggu orang lain dan juga tidak menghargai pendapat orang lain.
2. Tetap bijak dan selalu menjaga etika saat bersosial media
3. penting karena bersosial media itu berkomunikasi dengan orang lain yang tentunya memiliki perasaan, maka dari itu kita harus memiliki empati agar kita dapat berkomunikasi dengan baik dan tanpa menyakiti satu sama lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari tahu yang sebenarnya
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, saya belajar dari kesalahan tersebut dan berusaha untuk tidak melakukannya
7. Informasi hoax, penipuan, pelecehan, kekerasan, porno, dan yang dapat menjatuhkan atau merugikan orang lain.
8. Mencari tahu fakta dari informasi tersebut serta melaporkannya kepada pihak yang berwenang dan memblokir akun tersebut
Unknown mengatakan…
Siti Hasana
X MIPA 1

1. Ibob tidak menghargai orang lain dan bisa membuat orang disekitarnya terganggu.
2. Gunakan empati, pilih dan pilah informasi yang akan disampaikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Agar kita memiliki sikap peduli kepada orang lain dan tidak menyakiti perasaan orang lain
4. Pernah, langsung mencari tahu yang benar tentang informasi tersebut.
5. UU ITE
6. Pernah, supaya lebih bijak dan lebih berhati-hati menggunakan medsos
7. Berita hoax, pencemaran nama baik, bullying,kekerasan, penipuan dll.
8. Memblokir dan melaporkan ke pihak yang berwajib.
Khansa Kania mengatakan…
Khansa Kania Sulistia
X MIPA 1

1. Perilaku Ibob tidak baik terhadap Kris kurangnya sopan terhadap orang lain dan tidak menghargai orang lain
2. Gunakan Empati dalam berkomunikasi, Pilih dan Pilih informasi sebelum Didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena seperti kita berbicara dengan orang dibalik sebuah akun, anggap saja seperti berbicara dengan orang langsung. jadi sebaiknya gunakan empati dalam berkomunikasi
4. Jika ada berita informasi hoax, saya akan lebih dulu bertanya kepada orang lain apakah berita ini salah/hoax?. lalu saya kembali mencari sumber yang sebenarnya
5. Terdapat di UU ITE
6. Pernah, kita sebaiknya harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan menjaga ketikan/bahasa dan etika saat menggunakan media sosial
7. Berita Hoax, ujaran kebencian, vidio pelecehan/tindakan asusila dan kekerasan
8. Kita harus berhati-hati dan melaporkanya kalau perlu blokir pengguna akun Hoax
Zahra Putri Defiana mengatakan…
Zahra Putri Defiana
X MIPA 1

1. Ibob kurang menghargai Kris dan perilaku nya itu dapat menggangu sekitar
2. Gunakan empati, pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Empati dalam berkomunikasi dapat membantu kita untuk menjaga sikap sehingga kita bisa memberikan respon yang sesuai agar tidak menyinggung perasaan orang lain
4. Jika informasi yang saya dapat adalah hoax, maka saya akan mencari lebih dalam tentang informasi tersebut dan memberitahu orang lain agar tidak terkena informasi hoax tersebut
5. UU ITE
6. Pernah, kita harus menjaga etika serta memperhatikan pemilihan kata yang digunakan
7. Informasi yang memuat tentang kekerasan,ujaran kebencian, penyebaran hoax, penipuan, bullying, pelanggaran asusila
8. Melaporkan dan memblokirnya jika perlu.
Unknown mengatakan…
Nurul hamidiah qudsi
X mipa 1

1. Kurang menghargai orang lain. Seharusnya bila seseoang mengeluarkan pendapat atau memberi nasehat, kita harus menghargai nya. Salah satu nya dengan mendengarkan dan tidak mencela perkataan orang itu.

2. Menggunakan empati dalam berkomentar / komunikasi dalam media sosial, memilah informasi, jangan termakqn informasi yang tidak benar, etika berkomunikasi di media sosial, salah satunya berkomentar dengan baik dan tidak melemparkan hate speech

3. Karena dibalik sebuah akun terdapat manusia yang memiliki perasaan juga. Jika kita tidak memiliki empati, maka kita tidak akan sungkan melemparkan ujaran kebencian dan itu dapat menyebabkan kericuhan / perpecahan

4. Mencari tahu kebenaran postingan, bila hoax saya akan melaporkan postingan itu (sesuai panduan apk) dan mengabaikan nya

5. UU ITE No.11

6. Pernah. Agar terhindar dari kasus yg saya baca, saya harus berhati hati dalam berkomentar di media sosial dan tidak sembarang menyebarkan informasi hoax / yg buruk

7. Postingan yang melecehkan suatu ras, bangsa, agama ataupun nama baik seseorang. Postingan yang berisi hoax atau adu domba

8. Me report akun & postingan tsb
Azizah Syazwina Amir
XMIPA 1/03

1. Tanggapan saya terhadap perilaku ibob adalah tidak memiliki tata krama dalam berkomunikasi dan menghargai orang lain, ibob meremehkan pendapat yang disampaikan oleh kris lalu ia juga tidak mencerminkan komunikasi yang baik terhadap orang lain
2.-Gunakan empati dalam berkomunikasi, -Memilih dan memilah informasi, -Jangan termakan informasi yang tidak diketahui benar-salah nya
3. Ketika bermain media sosial, kita sedang berkomunikasi dengan banyak orang dibalik suatu akun, maka dari itu sifat memahami apa yang dirasakan orang lain itu harus dihadirkan baik dari sudut pandang mereka atau pun diri kita sendiri
4. Pernah, saya menanyakan dan memastikan informasi tersebut, apakah benar atau salah, kepada seseorang yang sekiranya mempunyai pemahaman dari berita yang tersebar
5. Undang Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan berwaspada dalam menggunakan media sosial
7. Informasi yang menunjukkan pencemaran nama baik seseorang, kasus bullying, hate speech kepada seseorang atau kepada suatu komunitas perusahaan dan kekerasan seksual dan lain lain
8. Seharusnya kita menelaah dan memilah atau memastikan informasi tersebut lebih dalam , jika sudah diketahui letak kesalahannya alangkah baiknya segera melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwenang
Sofia Kamila X MIPA 2 mengatakan…
NAMA : SOFIA KAMILA
KELAS : X MIPA 2

1) Perilaku yang tidak baik dan tidak dapat menghargai orang lain
2) Gunakan empati dalam berkomunikasi, Pilih dan pilah informasi sebelum dibagikan, jangan mudah termakan informasi yang tidak benar / Hoax
3) Karena saat berkomunikasi dan memiliki empati, mereka akan melihat keadaan orang yang berkomunikasi dahulu dan tidak akan menyinggung perasaannya
4) Pernah, yang saya lakukan adalah mencari tahu dahulu kebenarannya, jika terbukti hoax maka saya abaikan
5) Tetap bijak dan menjaga etika saat berkomunikasi di media sosial, serta UU ITE
6) Pernah, Dijadikan pembelajaran agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial
7) Tentang kekerasan, bullying, ujaran kebencian, penyebaran hoax, penipuan, pelecehan
8) Segera melaporkannya dan memblokir informasi tersebut
Unknown mengatakan…
Yumna Muthmainah kelas X MIPA 2

1. Kurangnya etika ,kurangnya menghargai keberdaan orang lain,sikap ibob menggangu orang lain

2. -Etika berkomunikasi di media sosial
-Gunakan empati dalam berkomunikasi. -Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan. -Jangan termakan informasi yang tidak benar.

3. Karena kita akan bisa memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa respon yang dengan baik dan sesuai ,terhindar dari hal² yang di larang dalam aturan penggunaan media sosial

4. Pernah, saja mengabaikanya dan tidak mengkomentari apapun,tapi jika ada orang 2 terdekat yg termakan hoax tersebut akan saya beritahu itu hoax

5.bijak dan jaga etika berkomunikasi di media sosial,tidak boleh meyebarkan hoax atau ujaran kebencian


6. Pernah,saya jadikann pelajaran agar berhati-hati,dan jangan terlalu cepat percaya hanya dengan satu informasi

7. Penyebaran informasi hoaks di media sosial, berkomentar buruk,kekerasan ,bullying ,pelecehan ,dll 8.Melaporkan unggahan,Memblokir situs akun informasi media sosial tersebut
Unknown mengatakan…
Hasna Kautsar
X MIPA 2

1. Tidak beretika dan menganggu orang lain.
2. Gunakanlah etika dalam bersosial media, memilah dan memilih sebelum berbagi informasi apapun itu, jangan dengan mudah menyerap informasi dari sosial media.
3. Saat bersosial media ketikan kita akan menjadi konsumsi publik, karena itulah harus berhati-hati.
4. Pernah, tergantung seberapa penting informasi tersebut. Jika soal hal hal yang remeh maka saya biarkan. Jika hal yang penting maka akan saya tegur.
5. Terdapat dalam Undang-Undang ITE
6. Tetap cerdas dan bijaksana dalam bersosial media.
7. Informasi hoax, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, dan asusila.
8. Laporkan informasi tersebut, beserta akun yang menyebarkannya kepada pihak yang bertanggung jawab. Dan blokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Yumna Muthmainah kelas X MIPA 2

1. Kurangnya etika ,kurangnya menghargai keberdaan orang lain,sikap ibob menggangu orang lain

2. -Etika berkomunikasi di media sosial
-Gunakan empati dalam berkomunikasi. -Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan. -Jangan termakan informasi yang tidak benar.

3. Karena kita akan bisa memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa respon yang dengan baik dan sesuai ,terhindar dari hal² yang di larang dalam aturan penggunaan media sosial

4. Pernah, saja mengabaikanya dan tidak mengkomentari apapun,tapi jika ada orang 2 terdekat yg termakan hoax tersebut akan saya beritahu itu hoax

5.bijak dan jaga etika berkomunikasi di media sosial,tidak boleh meyebarkan hoax atau ujaran kebencian


6. Pernah,saya jadikann pelajaran agar berhati-hati,dan jangan terlalu cepat percaya hanya dengan satu informasi

7. Penyebaran informasi hoaks di media sosial, berkomentar buruk,kekerasan ,bullying ,pelecehan ,dll 8.Melaporkan unggahan,Memblokir situs akun informasi media sosial tersebut
Nanda Salsabila mengatakan…
Nanda Salsabila
X-Mipa 1


1. sikap ibob sangat tidak baik karena dapat membuat orang di sekitarnya merasa tidak nyaman dan terganggu
2. - gunakan empati dalam berkomunikasi
- memilih dan memilah informasi sebelum didistribusikan
- jangan termakan informasi yang tidak benar
3. karena melalui empati kita dapat mengerti apa yang dirasakan oleh orang lain, sehingga tidak mudah untuk terjadinya kesalah pahaman dan pertikaian di media sosial
4. pernah, yang saya lakukan pada saat itu mencari lebih lanjut kebenaran tentang informasi tersebut,
kemudian saya informasikan kepada orang lain agar tidak termakan hoax, kemudian saya me-report informasi tersebut
5. undang undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE)
6. Pernah, hal tersebut dijadikan pembelajaran agar bijak dan lebih hati hati dalam menggunakan media sosial
7. berita hoax , informasi yang berbentuk asusila ,pengancaman,pencemaran nama baik,kalimat hinaan,ujaran kebencian,bulliying
8. melaporkan pada pihak yang terkait dan memblokir akun penyebar hoax tersebut
Unknown mengatakan…
Dhea Najmi Azzahra
X MIPA 1

1. Perilaku Ibob terhadap Kris tidak beretika dan tidak patut dicontoh karena dapat menganggu kenyamanan orang lain
2. Gunakan empati ketika berkomunikasi di media sosial seperti halnya saat bertatap muka langsung, Pilah dan pilih informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan dengan informasi yang tidak benar apalagi sampai mengundang kebencian
3. Karena kita sedang berkomunikasi dengan manusia lain dibalik sebuah akun, dan sebaiknya menggunakan empati agar menjaga perasaan orang yang kita ajak berkomunikasi
4. Pernah, yang saya lakukan adalah mencari kebenaran informasi tersebut , dah setelah itu mengklaim bahwa informasi itu hoax
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, menjadikannya sebagai pelajaran dan lebih berhati-hati dalam bermedia sosial, Lebih bisa mengontrol diri saat mengomentari suatu informasi jangan sampai playing victim
7. Ujaran kebencian, Pencemaran nama baik, Pornografi, Tindakan asusila, Penghinaan dan Bullying
8. Melaporkannya pada pihak yang bersangkutan dan memblokir akun yang menjadi sumber informasi tersebut agar tidak tersebarluaskan
Sofia Kamila X MIPA 2 mengatakan…
NAMA : SOFIA KAMILA
KELAS : X MIPA 2

1) Perilaku yang tidak baik dan tidak dapat menghargai orang lain
2) Gunakan empati dalam berkomunikasi, Pilih dan pilah informasi sebelum dibagikan, jangan mudah termakan informasi yang tidak benar / Hoax
3) Karena saat berkomunikasi dan memiliki empati, mereka akan melihat keadaan orang yang berkomunikasi dahulu dan tidak akan menyinggung perasaannya
4) Pernah, yang saya lakukan adalah mencari tahu dahulu kebenarannya, jika terbukti hoax maka saya abaikan
5) Tetap bijak dan menjaga etika saat berkomunikasi di media sosial, serta UU ITE
6) Pernah, Dijadikan pembelajaran agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial
7) Tentang kekerasan, bullying, ujaran kebencian, penyebaran hoax, penipuan, pelecehan
8) Segera melaporkannya dan memblokir informasi tersebut
Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Hibban Habizur Ahad Hasibuan
Mipa 1
1.kurang baik, bisa membuat orang lain tidak nyaman dan kalau kris gk bisa sabar putus lah tali silaturahim
2.gunakan empati kita, tetap bijak dalam berkomunikasi media sosial dan memeriksa informasi sebelum di distribusikan jangan sampai termakan informasi hoax bahkan sampai mengandung ujaran kebencian
3.Empati sangat penting karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa memberi respon yang sesuai. Orang yang gemar menolong orang lain sering dianggap memiliki rasa empati yang besar.Empati juga dapat menghambat tindakan sosial atau bahkan memicu perilaku tercela.
4.ada informasi tentang nisa sabyan dan ayus yang katanya nikah diam diam tanpa sepengetahuan istrinya .abis itu saya terdiam dan melihat banyak komen gk Bagus dan membuat bisa membuat hati orang jadi sakit karena kata kata tersebut. Tapi akhir nya malem itu saat saya ngaji ust saya menjelaskan kan tentang fitnah yang dibuat orang mengenai nisa sabyan dan ayus, guru ngaji saya memperjalas dan saya juga mendapat banyak ilmu baru dari beliau
5.undang undang ITE
6.pernah ,sebaiknya kita harus berhati hati dalam berkomentar di media sosial dan juga lita harus memiliki empati agar tidak melukai seseorang
7.informasi yang memiliki muatan melanggar asusila perjudian,penyebaran vidio porno,bahkan penghinan,atau pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan mengancam kerugian dan rasa kebencian
8.yaitu:
1.mencaritahu dan mempelajari lagi informasi dam juga bersikap cerdas dalam membaca informasi
2.melaporkan kepada pihak yang ber kewajiban dan juga memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Unknown mengatakan…
Anggie Ghaniyya Putri
X MIPA 3

1. Sikap Ibob yang terus mengganggu menunjukkan kurangnya etika dan rasa menghargai. Hal ini tentu menunjukkan kebalikan dari sikap bermedia sosial yang baik, menunjukkan bahwa di dunia nyata saja sudah tak sedap dipandang dan didengar, apalagi di dunia maya?
2. Dalam bermedia sosial, sebaiknya memikirkan etiket sesuai dengan peraturan yang ada. Selain itu gunakan empati, berhati-hati dalam menggunakan kata-kata tidak menyinggung siapapun. Tidak lupa, sebagai pengguna media sosial yang baik, ada baiknya untuk terus memilah-milah informasi yang didapat agar penyebaran hoax terhenti.
3. Tanpa empati, seseorang tidak bisa memperkirakan apakah individu atau kelompok lainnya merasakan sesuatu. Oleh karena itu, empati dibutuhkan untuk menjaga kata-kata dan perilaku bermoedia sosial demi menghindari pertikaian.
4. Informasi tersebut seringkali hanya sekilas saya baca dan telantarkan, tapi lebih baik lagi jika dilaporkan pada yang bertanggung jawab.
5. Menggunakan dengan bijak, menggunakan empati dan etika.
6. Pernah, menggunakannnya sebagai pelajaran dan berhati-hati agar tidak melakukan hal seperti itu.
7. Biasanya informasi yang mengandung hoaks, ujaran kebencian, penipuan, bullying, pencemarn nama baik, menyinggung SARA, dan hal-hal berbau kejahatan lainnya.
8. Melaporkannya, tak lupa memblokir unggahan tersebut
Unknown mengatakan…
Aira egidiansyah
X Agama

1. Sikap ibob yg selalu mengganggu Kris ketika sedang berbicara karena kurangnya empati dan tidak menghargai apa yg sedang dilakukan Kris sehingga sangat menggangu.

2. • Gunakan empati dalam
Berkomunikasi
• pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yg tidak benar
• komunikasi dimedia sosial dilindungi oleh undang-undang.

3. Karena dengan adanya empati pada diri kita , bisa menjauhkan kita dari menyebarkan ujaran ujaran kebencian, sehingga ketika kita berempati kita menjauhkan diri kita dr mengujarkan kalimat kebencian dan saling menghargai sesama dalam bermain media sosial.

4. Ketika menemukan berita atau informasi di internet harus di baca dahulu sampai selesai dan jangan langsung percaya pada satu sumber yg dibaca saja ,kita harus mencari dari sumber yg lain apakah berita tersebut benar atau tidak.

5.• Saling berempati sesama
• Menjauhkan diri dari berita yg tidak benar dan ujaran kebencian
• menjadi pengguna yg pintar dalam bermain medsos
• selalu berhati hati dlm menggunakan karna media sosial dilindungi oleh undang-undang.

6. Harus berhati hati dalam berbicara dan menggunakan media internet dengan bijak dan juga perhatikan apa yg kita unggah dan tampilkan di media sosial dan berfikir dahulu sebelum berkomentar atau mengunggah apa yg mau kita tampilkan di medsos

7. • berita berita hoaks
• ujaran kebencian
• unggahan yg mengandung pornografi
• pencemaran nama baik melalui media sosial
• pelecehan yg sering terjadi lewat komentar atau dengan cara lain melalui medsos

8. Kita bisa langsung melaporkannya dengan cara memblokir akun tersebut atau melaporkan melalui app yg kita pakai .
Dan melapor kepada pihak yg berwajib

Nisrina Amalia H mengatakan…
Nama : Nisrina Amalia Hasanah
Kelas : X Agama

1. Perilaku Ibob kurang baik karena mengganggu kenyamanan orang lain.

2. Gunakan Empati, Pilah dan Pilih Informasi sebelum di distribusikan, dan Jangan Termakan Informasi yang tidak benar.

3. Karena kita sedang berbicara dengan orang lain di balik sebuah akun atau media sosial, jadi sama dengan kita bertemu langsung maupun dalam media sosial, empati penting agar pengguna nya melakukan hal baik tanpa adanya ujaran kebencian.

4. Pernah, saya coba cari kebenaran nya dulu dari informasi itu melalui akun atau web resmi yang membahas mengenai informasi itu, jika tidak ditemukan kebenarannya, maka saya tidak menyebarkan informasi itu kepada orang lain.

5. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

6. Pernah, sebaiknya dalam ber-media sosial kita juga harus berhati-hati dalam memberikan komentar kepada akun orang lain, dan memperhatikan penggunaan kata dan bahasa agar tidak terjadi pelanggaran dalam media sosial.

7. Ujaran Kebencian, Informasi Hoax, Asusila, Pelecehan, dan Pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan.

8. - Mencari tau kebenaran nya melalui situs web atau akun resmi atau sumber terpercaya mengenai informasi itu.
- Melaporkan kepada pihak berwajib dan memblokir akun tersebut.
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
Unknown mengatakan…
Dinar Rahayu Pratiwi
X MIPA 1

1. Bagaimana tanggapan. Kamu tentang sikap Ibob yang selalu mengganggu kris?
- Sikap Ibob tidak pantas ditiru karena kurang menghargai orang lain dan seperti merendahkan apa yang sedang dilakukannya

2. Berdasarkan video yang ditayangkan apa saja tips berkomunikasi di media sosial?
- Gunakan empati
- Pilih dan pilah Informasi sebelum didistribusikan
- Jangan termakan Informasi yang tidak benar

3. Hal penting dalam menggunakan media sosial adalah empati mengapa hal ini menjadi penting?
- Karena jika kita tidak menggunkan empati, bisa saja secara tidak langsung kita menyinggung atau menghina orang yang bersangkutan, terbatasnya ruang juga memungkinkan orang itu salah tangkap dengan apa yang sebenarnya kita ungkapkan. Dengan empati inilah kita dapat memilah mana hal yang boleh dibicarakan mana yang tidak.

4. Pernahkah kamu mendapatkan informasi hoax di media sosial? apa yang kamu lakukan terhadap informasi tersebut
Pernah, tidak langsung mempercayai dan mencari informasi lebih lanjut tentang hal itu. Atau tidak membaca lebih lanjut hal yang diberitahukan.

5. Aturan apa saja yang berlaku dan mengatur penggunaan media sosial?
-Undang undang ITE

6. Pernahkah kamu mendengar atau membaca kasus terkait dengan pelanggaran aturan dalam bermedia sosial? Apa yang sebaiknya dilakukan agar hal tersebut tidak terjadi?
- Pernah, lebih memilah milih hal yang sebaiknya diberitahukan kepada khalayak dan tidak. Menjaga etika saat bermain sosial media dan tidak sembrono. Jika ingin memberikan komentar tuliskan dengan bahasa yang sopan dan tidak mengandung ujaran kebencian kepada pihak tertentu.

7. Jenis informasi atau unggahan seperti apa yang termasuk dalam melanggar aturan, norma dan hukum yang berlaku?
- Informasi palsu/Hoax
- Informasi yang memberitakan kasus ilegal dan kelompok orang yang berbahaya
- Berisi hal mengerikan dan kekerasan
- Berisi hinaan atau kebencian kepada pihak tertentu
- Berisi tentang hal hal yang berbau pornografi dan SARA

8. Apa yang bisa kita lakukan jika menemukan informasi di media sosial melanggar aturan hukum yang berlaku
- Melaporkannya pada pihak terkait dan memblokir pengguna tersebut agar tidak mendapatkan informasi seperti itu lagi.
Unknown mengatakan…
Nama : Najwa Jessar
Kelas : X MIPA 3

1. Menurut saya, sikap ibob terhadap kris adalah sikap yang tidak baik, sikap yang ibob lakukan juga bisa mengganggu orang lain dan juga seharusnya ibob menghargai kris.

2. Menggunakan etika, pilih dan pilah informasi yang kita dapat sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar/hoax, berhati-hati jika menulis pesan yang ingin disampaikan jangan mengandung ujaran kebencian

3. Karena menurut saya sikap empati itu adalah sikap yang wajib dimiliki oleh semua orang. Terlebih lagi, dengan sikap empati kita jadi dapat merasakan apa yang orang lain rasakan.

4. Jika saya mendapat informasi yang belum diketahui kebenarannya, saya akan mencari tahu sumber dan fakta tentang informasi tersebut. Karena bagaimanapun juga kita tidak boleh percaya dengan informasi yang tidak diketahui asal usulnya

5. Undang - Undang ITE

6. Pernah, hal yang sebaiknya dilakukan adalah kita harus lebih berhati-hati dan memperhatikan etika ketika bermain sosial media

7. Pencemaran nama baik, bullying, ancaman online dll

8. Mencari tahu tentang kebenarannya lalu melaporkannya kepada orang yang lebih dewasa agar ditindaklanjuti
Unknown mengatakan…
Nama : Najwa Jessar
Kelas : X MIPA 3
1. Menurut saya, sikap ibob terhadap kris adalah sikap yang tidak baik, sikap yang ibob lakukan juga bisa mengganggu orang lain dan juga seharusnya ibob menghargai kris.
2. Menggunakan etika, pilih dan pilah informasi yang kita dapat sebelum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar/hoax, berhati-hati jika menulis pesan yang ingin disampaikan jangan mengandung ujaran kebencian
3. Karena menurut saya sikap empati itu adalah sikap yang wajib dimiliki oleh semua orang. Terlebih lagi, dengan sikap empati kita jadi dapat merasakan apa yang orang lain rasakan.
4. Jika saya mendapat informasi yang belum diketahui kebenarannya, saya akan mencari tahu sumber dan fakta tentang informasi tersebut. Karena bagaimanapun juga kita tidak boleh percaya dengan informasi yang tidak diketahui asal usulnya
5. Undang - Undang ITE
6. Pernah, hal yang sebaiknya dilakukan adalah kita harus lebih berhati-hati dan memperhatikan etika ketika bermain sosial media
7. Pencemaran nama baik, bullying, ancaman online dll
8. Mencari tahu tentang kebenarannya lalu melaporkannya kepada orang yang lebih dewasa agar ditindaklanjuti
Nama : Siti Nur Haliza
Kelas : X MIPA 1

1. Sikap yang dimiliki Ibob merupakan sikap yang tidak baik. Ibob tidak tau cara menghargai orang lain, sehingga dapat menggangu orang yang ada di sekitar nya.

2. - Gunakan empati dalam berkomunikasi.
- pilah dan pilih informasi yang akan disampaikan.
- jangan sampai termakan dengan informasi yang tidak benar (Hoax).
- Berhati-hatilah jika ingin menuliskan pesan atau infromasi, jangan sampai ketikan atau ucapan kita mengandung ujaran kebencian.
- mematuhi UU berkomunikasi di media sosial.

3. Karena kita saling berkomunikasi dengan sesama manusia di balik akun (virtual) jadi kita tetap harus mempunyai empati saat berkomunikasi, agar kita mengerti apa yang di rasakan oleh orang lain dan tidak menyinggung perasaan orang lain . Jika kita tidak punya empati makan orang lain akan tersinggung dan marah terhadap kita.

4. Pernah. Pertama- tama saya harus mencari tahu lebih lanjut lagi tentang berita itu, mencari dari berbagai sumber yang terpercaya, jika ternyata berita itu salah atau tidak ada kebenarannya maka saya tidak akan membaca nya lagi dan saya akan memberitahu kepada orang lain tentang berita hoax itu , Agar tidak ada lagi orang yang terkena dampak akibat berita hoax itu.

5. Undang-undang ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik )

6. Pernah. Dengan adanya kasus tersebut menjadi kan pelajaran bagi kita khususnya pengguna media sosial agar lebih berhati hati lagi dalam menggunakan media sosial dan lebih menjaga etika dalam bersosial media.

7. Informasi yang menyesatkan, hoax , ujaran atau simbol kebencian, penipuan atau penggelapan, spam, kekerasan atau organisasi berbahaya, perundungan ( bullying), pelecehan, ketelanjangan atau aktivitas seksual, pencemaran nama baik.

8. 1.berhati hati
2.Segera melaporkan, dan
3.memblokir akun hoax tersebut.
Dzafira X MIPA 1 mengatakan…
Dzafira Ammara Rahmanisya
X MIPA 1

1. Perilaku lbob adalah perbuatanyang tidak baik dan mengganggu kenyamanan orang/pengguna yang lain
2. Tips berkomunikasi di mediasosial yaitu:
Gunakan etika dan empati dalam bersosialisasi, menyaring/mencari informasi yang sudah terbukti tepat sebelum didistribusikan, Jangan sampai termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicaradengan orang lain dibalik sebuahakun jadi anggap saja sepertiberkomunikasi langsung dan kitaharus menjaga perasaan orang lain
4. Pernah, saya tidak menyebar kannya namun saya mencari tahu dulu kebenaran dari informasi yang di beberkan/di berikan tersebut
5. Undang-undang ITE
6. Sebaiknya kita melaporkan dan blokir sang pengguna yang melanggar tersebut agar dia tidak bisa meng-upload apa-apalagi, dan segera sadar kalauperbuatan yang dia lakukan itusalah.
7. Informasi yang berisi penghinaan, bullying, kata-kata kasar, rasa kebencian, pelecehan, pencemaran nama baik, dan lainlain.
8. Langsung laporkan dan blokir akun penggunanya, lalu jadikan pelajaran agar kita tidak melanggar aturan juga.
najwa jessar mengatakan…
Nama : Najwa Jessar
Kelas : X MIPA 3

1. Menurut saya, sikap ibob terhadap kris adalah sikap yang tidak baik, sikap yang ibob lakukan juga bisa mengganggu orang lain dan juga seharusnya ibob menghargai kris.

2. Menggunakan etika, pilih dan pilah informasi yang kita dapat sebelum
didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar/hoax, berhati-hati jika menulis pesan yang ingin disampaikan jangan mengandung ujaran kebencian

3. Karena menurut saya sikap empati itu adalah sikap yang wajib dimiliki oleh semua orang. Terlebih lagi, dengan sikap empati kita jadi dapat merasakan apa yang orang lain rasakan.

4. Jika saya mendapat informasi yang belum diketahui kebenarannya, saya akan mencari tahu sumber dan fakta tentang informasi tersebut. Karena bagaimanapun juga kita tidak boleh percaya dengan informasi yang tidak diketahui asal usulnya

5. Undang - Undang ITE

6. Pernah, hal yang sebaiknya dilakukan adalah kita harus lebih berhati-hati dan memperhatikan etika ketika bermain sosial media

7. Pencemaran nama baik, bullying, ancaman online dll

8. Mencari tahu tentang kebenarannya lalu melaporkannya kepada orang yang lebih dewasa agar ditindaklanjuti
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
_______ mengatakan…
Muhammad Aslam Siddiq-XMIPA3

1. Menurut tanggapan saya sikap ibob adalah sikap yang sangat tidak baik dan sangat mengganggu orang lain.

2. Gunakanlah Empati, lalu pilahlah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan termakan informasi yang tidak benar (Hoax)

3. Karena walaupun tidak secara langsung (face to face) kita juga berbicara dengan manusia yang memiliki hati dan perasaan, maka dari itu kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggungnya ataupun mengganggunya.

4. Tentu saja pernah, yang saya lakukan adalah menanyakan kepada orang orang yang lebih ahli dari saya dan juga dapat dipercaya.

5. Undang Undang ITE

6. Pernah, Yang pertama kita harus lebih berhati hati dalam berperilaku walaupun di virtual, yang kedua kita harus berhati hati untuk tidak menyebarkan (share) informasi yang tidak benar, yang ketiga jadikan kasus kasus pelanggaran menjadi pelajaran agar tidak mengulangi hal yang sama.

7. Informasi yang berkaitan melanggar asusila, Perjudian, Pelecehan, penghinaan, dan juga pencemaran nama baik seseorang/perusahaan untuk maksud kerugian dan kebencian.

8. Waspada dan berhati hati > Mencari tahu faktanya > Melaporkan kepada pihak yang berkewajiban > Memblokir akun tersebut
Unknown mengatakan…
Nadya Ayu Rachmadani X MIPA3
1. Perilaku yang dilakukan oleh ibob adalah perilaku tidak sopan dan tidak beretika, selain itu perilaku yang dilakukan ibob juga.
2.Gunakan Empati Pilih informasi sebelum di distribusikan jangan Mendengar Informasi Yang Tidak Benar.
3. karena saat seseorang mempunyai empati pada saat berkomunikasi, mereka akan tahu apa yang akan dibicarakan dgn melihat keadaan yang berkomunikasi dan tidak akan menyinggung perasaannya.
4.Pernah, yang Saya Lakukan adalah bertanya dengan Orang yang Lebihh tahu dan mencari sumber kebenarannya.
5. Tetap bijak dan jaga etika berkomunikasi di media sosial.
6. Pernah, dijadikannya sebagai pelajaran agar berhati-hati berkomunikasi di media sosial dan menghindarinya.
7. Kekerasan, ujaran kebencian, dan perundungan.
(bullying)/pelecehan.
8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih mengerti.
Sarah X MIPA 3 mengatakan…
Sarah Azzahra Santoso- X MIPA 3

1. Perilaku Ibob tidak sopan karena sangat mengganggu orang di sekitarnya
2. Penggunaan empati dalam berkomunikasi, pentingnya mem-filter informasi yang kita dapat, dan kita harus mencari tahu lebih dalam atas berita-berita yang kita dapatkan
3. Karena sedang berkomunikasi dengan manusia dibalik sebuah layar gadget, Jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, saya langsung membandingkan berita itu dengan berita lainnya di media sosial, lalu saya cari tau kenapa mengapanya dan asal muasal berita itu. Lalu saya peringatkan teman saya untuk berhati-hati terhadap berita hoax ini
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa serta kata-kata yang kita gunakan
7. Informasi atau berita yang memiliki muatan melanggar asusila, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian, perjudian.
8. Sebelum mengshare informasi yang belum kita ketahui, lebih baiknya bertanya dan mencari tahu lebih dalam, Jangan sampai kita terjebak dan terjerat hukum.
Sarah X MIPA 3 mengatakan…
Sarah Azzahra Santoso- X MIPA 3

1. Perilaku Ibob tidak sopan karena sangat mengganggu orang di sekitarnya
2. Penggunaan empati dalam berkomunikasi, pentingnya mem-filter informasi yang kita dapat, dan kita harus mencari tahu lebih dalam atas berita-berita yang kita dapatkan
3. Karena sedang berkomunikasi dengan manusia dibalik sebuah layar gadget, Jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, saya langsung membandingkan berita itu dengan berita lainnya di media sosial, lalu saya cari tau kenapa mengapanya dan asal muasal berita itu. Lalu saya peringatkan teman saya untuk berhati-hati terhadap berita hoax ini
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa serta kata-kata yang kita gunakan
7. Informasi atau berita yang memiliki muatan melanggar asusila, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian, perjudian.
8. Sebelum mengshare informasi yang belum kita ketahui, lebih baiknya bertanya dan mencari tahu lebih dalam, Jangan sampai kita terjebak dan terjerat hukum.
Dzafira X MIPA 1 mengatakan…
Dzafira Ammara Rahmanisya
X MIPA 1

1. Perilaku lbob adalah perbuatanyang tidak baik dan mengganggu kenyamanan orang/pengguna yang lain
2. Tips berkomunikasi di mediasosial yaitu:
Gunakan etika dan empati dalam bersosialisasi, menyaring/mencari informasi yang sudah terbukti tepat sebelum didistribusikan, Jangan sampai termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicaradengan orang lain dibalik sebuahakun jadi anggap saja sepertiberkomunikasi langsung dan kitaharus menjaga perasaan orang lain
4. Pernah, saya tidak menyebar kannya namun saya mencari tahu dulu kebenaran dari informasi yang di beberkan/di berikan tersebut
5. Undang-undang ITE
6. Sebaiknya kita melaporkan dan blokir sang pengguna yang melanggar tersebut agar dia tidak bisa meng-upload apa-apalagi, dan segera sadar kalauperbuatan yang dia lakukan itusalah.
7. Informasi yang berisi penghinaan, bullying, kata-kata kasar, rasa kebencian, pelecehan, pencemaran nama baik, dan lainlain.
8. Langsung laporkan dan blokir akun penggunanya, lalu jadikan pelajaran agar kita tidak melanggar aturan juga.
Sarah X MIPA 3 mengatakan…
Sarah Azzahra Santoso- X MIPA 3

1. Perilaku Ibob tidak sopan karena sangat mengganggu orang di sekitarnya
2. Penggunaan empati dalam berkomunikasi, pentingnya mem-filter informasi yang kita dapat, dan kita harus mencari tahu lebih dalam atas berita-berita yang kita dapatkan
3. Karena sedang berkomunikasi dengan manusia dibalik sebuah layar gadget, Jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, saya langsung membandingkan berita itu dengan berita lainnya di media sosial, lalu saya cari tau kenapa mengapanya dan asal muasal berita itu. Lalu saya peringatkan teman saya untuk berhati-hati terhadap berita hoax ini
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih hati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa serta kata-kata yang kita gunakan
7. Informasi atau berita yang memiliki muatan melanggar asusila, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian, perjudian.
8. Sebelum mengshare informasi yang belum kita ketahui, lebih baiknya bertanya dan mencari tahu lebih dalam, Jangan sampai kita terjebak dan terjerat hukum.
Juliawan Elang D.R
X MIPA 3

1. Perilaku ibob termasuk perilaku tidak menyenangkan karena perilaku tersebut menyebabkan orang lain terganggu. Seharusnya ibob harus menjaga etikanya

2. Yang pertama adalah gunakan empati dalam komunikasi, yang kedua yaitu meng filter informasi yang didapat dari media digital, Jangan sampai termakan informasi/ berita yang tidak punya landasan faktual, berhati-hati dalam menulis pesan yang ingin diujarkan dan diusahakan tidak ada unsur-unsur kebencian didalamnya sebagaimana yang sudah tercantum dalam UU ITE. Agar tidak terjerat hukum pidana maka patuhilah norma-norma berkomunikasi.

3. Karena dengan empati kita dapat menilai atau memahami perasaan seseorang dengan kata lain kita bisa menempatkan diri kita dalam posisi mereka. Jadi, dengan empati kita tidak mudah memberikan kritikan jahat atau tidak sepantasnya kepada orang lain.

4. Pernah. Saya akan menggali informasi lebih jauh atas kebenaran berita/informasi ini dari berbagai sumber serta mencari bukti-bukti atas informasi tersebut. Saya juga akan bersikap kritis terhadap berita/informasi palsu agar tidak termakan hoax lagi. Dan juga jika informasi itu dinyatakan tidak benar keberadaannya, saya akan memblokir akun yang menyebarkan informasi tersebut dan tidak lupa melaporkannya. Lalu step terakhir yang saya lakukan adalah menyebarkan informasi tersebut ke orang sekitar bahwa informasi tersebut tidak valid.

5. Beretika yang baik dan benar, tidak menyebarkan informasi terlebih dahulu jika tidak ada landasan faktualnya, Undang- Undang ITE dsb.

6. Tentu pernah. Sebaiknya kita harus lebih waspada dalam bermedia sosial dan gunakanlah Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta jadikan evaluasi bagi kita agar tidak terulang kembali kejadian yang sama.

7. Informasi yang berisi hoaks, pencemaran nama baik seseorang, bullying, pelecehan verbal/non verbal, penipuan, provokasi dan semua berita yang berisi Kriminal.

8. Memblokir postingan tersebut serta melaporkannya. Bisa juga dengan mengkomunikasikan kepada pihak yang terkait atas postingan tersebut agar di take down postingannya.
Mr Khairu mengatakan…
Daffa Khairul Ammar
X MIPA 3

1. Sikap Ibob yang selalu menganggu kris sangat tidak baik, dan tidak beretika.
2. Tidak melupakan etika dalam berkomunikasi dalam sosial media, Menggunakan empati, memilah dan memilih informasi yang kita dapatkan sesuai aturan, norma dan hukum, Jangan termakan informasi atau berita palsu.
3. Agar tidak menyakiti orang lain.
4. Pernah, saya recheck lagi terus menerus agar bisa mengetahui yang saya dapatkan hoax atau bukan.
5. Undang-undang ITE
6. Pernah, menurut saya yang sebaiknya dilakukan adalah sebelum kita bersosial media sebaiknya kita belajar dulu tentang apa itu sosial media dan cara yang baik untuk bersosial media (Intinya di Edukasi diri sebelum bersosial media)
7. Pencemaran nama baik, bullying, pelanggaran asusila, ancaman, death threat, dan lain-lain.
8. Yang pertama kita lakukan adalah recheck apakah informasi ini benar atau tidak, jika informasi ini adalah informasi yang merugikan seperti death threat ataupun bullying dan informasi yang merugikan ini benar terjadi adanya hendaknya kita laporkan ke pihak yang berwajib.
Unknown mengatakan…
Firza Razan Naufan XMIPA 3

1. Perilaku yang dilakukan oleh ibob adalah perilaku yang tidak sopan
2. Gunakan Empati Pilih Informasi sebelum di distribusikan jangan Mendengar informasi Yang Tidak Benar
3. Karena sedang berkomunikasi dengan manusia dibalik sebuah layar gadget, jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, saya tidak menyebarkannya namun saya mencari tahu dulu kebenarannya dari informasi yang di berbekan/diberikan tersebut
5. Tetap jaga etika berkomunikasi di media sosial
6. Pernah, dijadikannya sebagai pelajaran agar berhati-hati berkomunikasi di media sosial dan menghindarinya
7.pencemaran nama baik,keujaran kebencian,pembullyan
8. berhati-hati,mencari tahu faktanya dan melaporkan kepada orang lain yang lebih mengerti.
Nurul Huwaina Fadilla
X MIPA 3
1. Perilaku Ibob yang selalu mengganggu Kris adalah perilaku yang tidak patut untuk dicontoh, karena perilaku tersebut dapat membuat orang lain merasa terganggu dan risih. Seharusnya, Ibob lebih mengerti bahwa kita sesama manusia harus saling menghargai.

2. Menjaga etika, menggunakan empati dalam berkomunikasi, memilih dan memilah informasi yang didapat dari media digital sebelum didistribusikan, jangan termakan oleh berita yang belum terbukti kebenarannya, berhati-hati dalam menulis dan mempublish informasi serta tidak mencantumkan ujaran kebencian dan makian karena dalam berkomunikasi di media sosial juga dilindungi oleh Undang-Undang.

3. Dalam menggunakan media sosial empati sangatlah penting, karena dalam bermedia sosial kita berbicara dengan seseorang dibalik akun yang bahkan tidak diketahui bagaimana rupa nya. Jika menggunakan empati dalam bermedia sosial, kita bisa merasakan apa yang orang lain rasakan tanpa mengujarkan perkataan kebencian yang dapat menyinggung hati orang tersebut.

4. Pernah. Yang saya lakukan ketika mendapat informasi hoax adalah mencari kebenaran informasi tersebut melalui orang-orang disekitar, terutama orangtua saya. Selain itu, saya juga mencari kebenarannya melalui beberapa media yang ada di hp dan media cetak. Jika informasi tersebut tidak ditemukan kebenarannya, maka saya akan memblokir dan me-report situs tersebut agar segera ditindaklanjuti serta mengabaikan informasi tersebut dan menyebarluaskannya kepada orang sekitar agar tidak gampang termakan oleh berita yang belum ada kebenarannya.

5. Aturan yang berlaku dalam bermedia sosial adalah menjaga etika, menggunakan empati dalam berkomentar tanpa ada ujaran kebencian/makian, dan tidak menyebarkan informasi hoax yang tidak ada kebenarannya. Hal-hal tersebut sebagaimana yang sudah tercantum dalam Undang-Undang ITE.

6. Pernah. Yang saya lakukan jika ada kasus terkait pelanggaran aturan bermedia sosial adalah melaporkan informasi/komentar tersebut, tidak mengeluarkan kata-kata kasar pada pelanggar serta memberinya nasihat agar selanjutnya bijak dalam berkomentar/memberi informasi yang terbukti kebenarannya dan tidak mengandung ujaran kebencian.

7. Informasi hoax yang tidak terbukti kebenarannya, informasi yang mengandung pelecehan, bullying, SARA, penipuan terutama pada olshop-olshop yang sekarang sangat diminati oleh khalayak, serta informasi lainnya yang mengandung kebencian.

8. Segera memblokir dan melaporkan informasi tersebut agar segera pula ditindaklanjuti oleh pihak yang bersangkutan serta pihak berwajib agar informasi tersebut tidak menyebar semakin luas dan melibatkan banyak korban.
Nama : Najwa Aliva Davina
Absen : 24
Kelas : X MIPA 3

1. Ibob bersikap acuh terhadap kris , ibob juga tidak menghargai atau mendengarkan kris ibob juga harus mengetahui dahulu sebelom berkomentar
2. • Gunakan empati dalam memberikan informasi
• Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
• Jangan termakan informasi yang tidak bener atau tidak tau faktanya
3. Karena jika bila orang tersebut tidak memiliki sikap empati media sosial akan terjadi sesuatu dan juga akan menyakiti perasaan orang lain yang akan menyebabkan hal hal yang tak terduga
4. Pernah , saya akan mencari informasi itu hingga dalam dan berfikir apakah masuk akal atau tidak
5. Peraturan UU ITE
▪︎Berkomentarlah dengan bijak
▪︎ Jangan sampai berkomentar dengan ujaran kebenciaan
6. Pernah , menjadikannya sebagai pembelajaran lebih bersikap lebih luas lagi dan yang penting lebih berhati hati dalam bermain sosial media
7. Tentang penghinaan , pencemaran nama baik , bullying , kebencian dan masih banyak lagi
8. Melaporkannya kepada pihak yang mengatur tersebut dan memblokirnya ( report )
Unknown mengatakan…
Nama: Dwi Seftiani Syafitri
Kelas : x-agama

1. Ibob kurang beretika dan tidak sopan serta tidak menghargai orang lain
2. gunakan empati ketika bermedia sosial, gunakan kata kata yang sopan, pilah-pilih dalam mendistribusikan informasi, jangan termakan berita yang tidak benar
3. karena jika seseorang memiliki empati, dia akan sadar dengan "apa yang seharusnya dia ucapkan" dan "apa yang seharusnya dia tidak ucapkan" agar tidak menyinggung perasaan orang lain.
4. pernah. yang saya lakukan adalah mencari sumber informasi yang lebih valid dan bertanya kepada orang orang yang lebih tau kebenarannya.
5. dilarang menyebarkan berita bohong (hoax), merugikan dan mencemarkan nama baik, tidak menimbulkan ujaran kebencian, tidak memberikan informasi yang menyesatkan dan mengancam dengan kekerasan, UU ITE dll
6. pernah. sebaiknya menjaga etika ketika bersosmed, dan lebih berhati-hati dalam bersosmed
7. unggahan yang mengandung ujaran kebencian, berita hoax dan pencemaran nama baik
8. melaporkan unggahan tersebut kepada pihak yang menangani dan memblokirnya.
Hifzhii mengatakan…
Muhammad Hifzhi
X MIPA 3

1. Sikap ibob mencerminkan suatu perbuatan yang tidak baik. Kurangnya etika dan sopan santun dapat mengganggu kenyamanan orang lain dalam menggunakan sosial media.

2. Menggunakan empati dalam berkomunikasi, memilah dan memilih terlebih dahulu informasi yang didapat sebelum di sebar luaskan, serta jangan termakan informasi yang tidak benar apalagi sampai menjurus kepada ujaran kebencian.

3. Empati menjadi hal penting karena dengan empati kita dapat merasakan dan memahami perasaan dari orang lain sehingga dapat membatasi diri kita dari berkata kasar maupun dari perkataan yang tidak diperlukan.

4. Tentunya pernah, tindakan yang pertama saya lakukan adalah mencari bukti kebenaran informasi tersebut. Biasanya dengan cara membandingkan informasi tersebut dengan sumber informasi yang kredibel. Bisa juga dengan cara bertanya kepada orang lain yang lebih paham terhadap informasi ini. Jika ternyata tidak dapat dibuktikan kebenarannya, maka saya akan menginfokan kepada orang lain bahwa informasi tersebut adalah informasi yang salah.

5. Aturannya terdapat dalam undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). Salah satu contohnya adalah UU ITE nomor 19 Tahun 2016.

6. Pernah, untuk menghindari pelanggaran aturan hendaknya kita bijaksana dalam menerima maupun menanggapi suatu informasi. Pemilihan kata - kata juga tak kalah penting, karena banyak kasus yang terjadi karena kurang tepat dalam pemilihan suatu kata.

7. 1.Informasi yang mengandung ujaran kebencian dan melanggar kesusilaan, dan pemerasan.
2.informasi hoaks dan menyesatkan
3.Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penyebaran video porno, bahkan penghinaan, atau pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan
4.Informasi yang menyinggung SARA

8. 1. Mencari tahu terlebih dahulu suatu informasi yang ada
2. Melaporkan kepada pihak yang berwajib supaya dapat ditangani lebih lanjut
3. Memblokir sumber informasi tersebut




Unknown mengatakan…
Najwa Husna Hanani - X IPA 2

1. Ia tidak beretika dalam berkomunikasi, sehingga dapat mengganggu orang lain
2. Hendaknya kita menggunakan empati, serta tidak mudah termakan suatu informasi dengan mudah tanpa dipilah terlebih dulu
3. Seseorang yang tidak berempati akan merespon atau berkomentar pada orang lain tanpa memikirkan perasaan orang tersebut
4. pernah, kemudian saya mencari tahu melalui sumber yang dapat dipercaya, seperti web resmi atau akun sosial media resmi
5. UU ITE
6. Pernah, saya menjadi lebih berhati hati dalam bersosial media
7. Hoax, ujaran kebencian
8. Melaporkannya kepada pihak yang berwajib bila sudah terlampau batas
- mengatakan…
Naura Husna - X IPA 3

1. Ia tidak beretika dalam berkomunikasi, sehingga dapat mengganggu orang lain
2. Hendaknya kita menggunakan empati, serta tidak mudah termakan suatu informasi dengan mudah tanpa dipilah terlebih dulu
3. Seseorang yang tidak berempati akan merespon atau berkomentar pada orang lain tanpa memikirkan perasaan orang tersebut
4. pernah, kemudian saya mencari tahu melalui sumber yang dapat dipercaya, seperti web resmi atau akun sosial media resmi
5. UU ITE
6. Pernah, saya menjadi lebih berhati hati dalam bersosial media
7. Hoax, ujaran kebencian
8. Melaporkannya kepada pihak yang berwajib bila sudah terlampau batas
Nama : siti Nur Haliza
Kelas : X MIPA 1

1. Sikap yang dimiliki Ibob merupakan sikap yang tidak baik. Ibob tidak tau cara menghargai orang lain, sehingga dapat menggangu orang yang ada di sekitar nya.

2. - Gunakan empati dalam berkomunikasi.
- pilah dan pilih informasi yang akan disampaikan.
- jangan sampai termakan dengan informasi yang tidak benar (Hoax).
- Berhati-hatilah jika ingin menuliskan pesan atau infromasi, jangan sampai ketikan atau ucapan kita mengandung ujaran kebencian.
- mematuhi UU berkomunikasi di media sosial.

3. Karena kita saling berkomunikasi dengan sesama manusia di balik akun (virtual) jadi kita tetap harus mempunyai empati saat berkomunikasi, agar kita mengerti apa yang di rasakan oleh orang lain dan tidak menyinggung perasaan orang lain . Jika kita tidak punya empati makan orang lain akan tersinggung dan marah terhadap kita.

4. Pernah. Pertama- tama saya harus mencari tahu lebih lanjut lagi tentang berita itu, mencari dari berbagai sumber yang terpercaya, jika ternyata berita itu salah atau tidak ada kebenarannya maka saya tidak akan membaca nya lagi dan saya akan memberitahu kepada orang lain tentang berita hoax itu , Agar tidak ada lagi orang yang terkena dampak akibat berita hoax itu.

5. Undang-undang ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik )

6. Pernah. Dengan adanya kasus tersebut menjadi kan pelajaran bagi kita khususnya pengguna media sosial agar lebih berhati hati lagi dalam menggunakan media sosial dan lebih menjaga etika dalam bersosial media.

7. Informasi yang menyesatkan, hoax , ujaran atau simbol kebencian, penipuan atau penggelapan, spam, kekerasan atau organisasi berbahaya, perundungan ( bullying), pelecehan, ketelanjangan atau aktivitas seksual, pencemaran nama baik.

8. berhati hati , Segera melaporkan kepada pihak berwajib, dan memblokir akun hoax tersebut.
Unknown mengatakan…
Nama: Farikh Alfahid
Kelas: X IPS 2

1.menurut saya sikap ibob itu tidak baik dan dapat merugikan orang lain.

2.menggunakan empati dalam berkomunikasi, pandai memilih informasi sebelum di sebar luaskan, dan jangan termakan berita yang tidak benar.

3.Empati sangat penting karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa memberi respon yang sesuai.

4.pernah, yang saya lakukan adalah bertanya kepada orang yang lebih tua tentang berita ini benar atau salah jika salah saya akan menghapus berita tersebut.

5.UU ITE.

6.pernah, menjaga etika dalam menggunakan media sosial dan berhati hati dalam menggunakan media sosial.

7.pennyebaran berita hoax dan pencemaran nama baik.

8. memblokir situs akun informasi tersebut.
Unknown mengatakan…
Ahmad Naufal
X Agama

1. Kurangnya etika dan kurangnya menghargai keberdaan orang lain.
2. Etika berkomunikasi di media sosial, Gunakan empati dalam berkomunikasi, Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa merespon yang sesuai.
4. Pernah, biarkan saja atau mengabaikanya dan tidak mengkomentari apapun.
5. Undang-undang ITE
6. Pernah, dijadikannya sebagai pelajaran agar berhati-hati berkomunikasi di media sosial dan menghindarinya.
7. Penyebaran informasi hoaks di media sosial, dan berkomentar buruk di akun orang lain.
8. Memblokir situs akun informasi media sosial tersebut.
Unknown mengatakan…
Ahmad Naufal
X Agama

1. Kurangnya etika dan kurangnya menghargai keberdaan orang lain.
2. Etika berkomunikasi di media sosial, Gunakan empati dalam berkomunikasi, Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa respon yang sesuai.
4. Pernah, biarkan saja atau mengabaikanya dan tidak mengkomentari apapun.
5. UU ITE.
6. Pernah, dijadikannya sebagai pelajaran agar berhati-hati berkomunikasi di media sosial dan menghindarinya.
7. Penyebaran informasi hoaks di media sosial, dan berkomentar buruk di akun orang lain.
8. Memblokir situs akun informasi media sosial tersebut.
Unknown mengatakan…
Ahmad Naufal
X Agama

1. Kurangnya etika dan kurangnya menghargai keberdaan orang lain.
2. Etika berkomunikasi di media sosial, Gunakan empati dalam berkomunikasi, Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa respon yang sesuai.
4. Pernah, biarkan saja atau mengabaikanya dan tidak mengkomentari apapun.
5. UU ITE.
6. Pernah, dijadikannya sebagai pelajaran agar berhati-hati berkomunikasi di media sosial dan menghindarinya.
7. Penyebaran informasi hoaks di media sosial, dan berkomentar buruk di akun orang lain.
8. Memblokir situs akun informasi media sosial tersebut.
Unknown mengatakan…
Nama: Aisyalayya Nabila
Kelas: X IPS 2
---
1. Ibob bersikap tidak menghargai orang lain dan beretika yang tidak baik.
2. Tips berkomunikasi di media sosial:
-Gunakan empati dalam berkomunikasi.
-Pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan.
-Jangan sampai termakan dengan informasi yang tidak benar.
-Jangan sampai terjerat kasus undang-undang di media sosial.
3. Empati adalah kemampuan memahami perasaan orang lain. Hal ini menjadi penting karena, sikap empati diperlukan untuk mencegah hal-hal yang mengganggu atau merugikan pihak lain. Contoh sikap empati yaitu dengan tidak melakukan penghinaan kepada pengguna media sosial yang lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah; pertama, tidak langsung percaya dan menyebarkan berita tersebut, lalu mencari kebenaran berita nya di situs yang terpercaya.
5. Aturan Undang-Undang ITE.
6. Pernah, yang sebaiknya dilakukan adalah dengan ber-etika yang baik dalam menggunakan media sosial. Seperti lebih memperhatikan kata-kata yang digunakan.
7. Informasi atau unggahan yang termasuk dalam melanggar aturan, norma dan hukum ialah informasi atau unggahan yang berupa penipuan, pemalsuan, tayangan bermuatan pornografi, pencemaran nama baik, penghinaan, pemerasan atau pengancaman, dan ujaran kebencian.
8. Berhati-hati dengan judul yang memprovokasi, tidak langsung percaya dan menyebarkan informasi tersebut, memeriksa faktanya dan melaporkan informasi tersebut ke pihak berwajib.
Unknown mengatakan…
Aisyalayya Nabila
X IPS 2
---
1. Ibob bersikap tidak menghargai orang lain dan beretika yang tidak baik.
2. Tips berkomunikasi di media sosial:
-Gunakan empati dalam berkomunikasi.
-Pilih dan pilah informasi sebelum di distribusikan.
-Jangan sampai termakan dengan informasi yang tidak benar.
-Jangan sampai terjerat kasus undang-undang di media sosial.
3. Empati adalah kemampuan memahami perasaan orang lain. Hal ini menjadi penting karena, sikap empati diperlukan untuk mencegah hal-hal yang mengganggu atau merugikan pihak lain. Contoh sikap empati yaitu dengan tidak melakukan penghinaan atau kebencian kepada pengguna media sosial yang lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah; pertama, tidak langsung percaya dan menyebarkan berita tersebut, lalu mencari kebenaran berita nya di situs yang terpercaya.
5. Aturan Undang-Undang ITE.
6. Pernah, yang sebaiknya dilakukan adalah dengan ber-etika yang baik dalam menggunakan media sosial. Seperti lebih memperhatikan kata-kata yang digunakan.
7. Informasi atau unggahan yang termasuk dalam melanggar aturan, norma dan hukum ialah informasi atau unggahan yang berupa penipuan, pemalsuan, tayangan bermuatan pornografi, pencemaran nama baik, penghinaan, pemerasan atau pengancaman, dan ujaran kebencian.
8. Berhati-hati dengan judul yang memprovokasi, tidak langsung percaya dan menyebarkan informasi tersebut, memeriksa faktanya dan melaporkan informasi tersebut ke pihak berwajib.
syakira mumtazah mengatakan…
Nama : Syakira Mumtazah
Kelas : X Agama

1. Ibob bersikap tidak baik, kurangnya etika, dan kurang menghargai orang lain, sehingga dapat mengganggu kenyamanan orang lain di sekitar kita.

2. -gunakan empati dalam berkomunikasi
-pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan
-jangan sampai termakan dengan informasi yang tidak benar.

3. empati adalah kemampuan memahami perasaan orang lain. dan sangat penting karena akan membantu kita memahami perasaan orang lain sehingga kita bisa memberi respon yang sesuai.

4. pernah, saya mencari tahu terlebih dahulu kebenaran tentang informasi tersebut, dan jika informasi tersebut hoax dan tidak penting, maka saya abaikan.

5. Undang-undang ITE

6. pernah, dan sebaiknya kita jadikan pelajaran agar lebih cermat dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial, dan memperhatikan bahasa yang kita gunakan agar tidak merugikan siapapun.

7. Informasi yang berisi tentang pelanggaran asusila, perjudian, pelecehan seksual, penghinaan/pencemaran nama baik seseorang atau suatu perusahaan yang mengancam kerugian.

8. Kita bisa mereport/melaporkan konten yang melanggar hukum tersebut dan memblokirnya.
Unknown mengatakan…
NAMA : REVALIA SAUSAN MAZDINA

1. sikap atau perilaku ibob yang kurang baik karena menganggu kenyamanan orang lain.

2. menggunakan empati, juga cerdas dalam memilah milih informasi sebelum di distribusikan, dan jangan sampai menerima berita yang belum jelas kebenarannya.

3. karena kita sedang berinteraksi lewat jejaring media sosial, oleh karena itu penting untuk kita memiliki empati kepada orang lain.

4. pernah, saya coba untuk tabayyun terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan beritatersebeut / mencari informasi lewat situs resmi ataupun orang orang ahli dalam sebuah informasi.

5. Undang undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)

6. pernah, dalam bermedia sosial kita juga wajib berhati-hati dalam menyebar luas kan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan menjadikan kejain kejadian tersebut sebagai kewaspadaan kita dalaam bermedia sosial.

7. tidak asusila, berita hoax, pelecehan, pencemaran nama baik seseorang aatau perusahaannya.

8. - mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu melalui situs atau web-webb resmi dan terpercaya
-melaporkan kepada pihak yang berwajib dan memblokir akun tersebut.
Unknown mengatakan…
Nama : Revalia Sausan Mazdina
Kelas : 10 Agama

1. Perilaku ibob yang kurang baik dikarenakan mengganggu kenyamanan orang lain.

2. Menggunakan sikap empati, serta cerdas dalam memilah dan memilih informasi sebelum didistribusikan dan jangan sampai informasi yang kita sampaikan belum jelas kebenarannya.

3. Karena kita berbicara melalui media sosial, dan pentingnya dalam berempati adalah agar tidak terjadi hal yang menyinggung perasaan penggunanya.

4. pernah, saya coba untuk mencari kebenarannya terlebih dahulu, dengan melakukan tabayun, dan mencari informasinya melalui web atau situs resmi serta orang-orang yang ahli dalam bidang informasi.

5. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau (UU ITE)

6. Pernah, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari tahu kebenaran dari informasi tersebut sebelum saya menyebarluaskannya.

7.tindak asusila, berita hoax, pelecehan, pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan.

8. • Mencari tahu kebenarannya melalui situs web resmi atau sumber terpercaya mengenai informasi tersebut
• Melaporkan kepada pihak berwajib dan memblokir akun tersebut
Syauqi Ibrahim mengatakan…
Nama : Syauqi Ibrahim
Kelas: X IPS 2

1. ibob tidak menghargai kris yang sedang berbicara .
2. Gunakan empati,memilih informasi sebelum di distribusi dan jangan termakan informasi tidak benar(hoax).
3. Penting karena kita mengerti perasaan orang lain sehingga kita memberi respon yang sesuai
4. Pernah dan saya mencari informasi yang sebenarnya di akun terpercaya
5. UU ITE
6. pernah, dan saya jadikan pelajaran untuk saya sendiri dan lebih ber hati hati dalam bersosialisasi di sosial media.
7. Kekerasan ,bullying,pelecehan seksual,pencemaran nama baik,berita tidak benar(hoax).
8. Berhati hati dan melaporkan kepada yang berhak menanganinya.
Unknown mengatakan…
Nama : Revalia Sausan Mazdina
Kelas : 10 Agama

1. Perilaku ibob yang kurang baik dikarenakan mengganggu kenyamanan orang lain.

2. Menggunakan sikap empati, serta cerdas dalam memilah dan memilih informasi sebelum didistribusikan dan jangan sampai informasi yang kita sampaikan belum jelas kebenarannya.

3. Karena kita berbicara melalui media sosial, dan pentingnya dalam berempati adalah agar tidak terjadi hal yang menyinggung perasaan penggunanya.

4. pernah, saya coba untuk mencari kebenarannya terlebih dahulu, dengan melakukan tabayun, dan mencari informasinya melalui web atau situs resmi serta orang-orang yang ahli dalam bidang informasi.

5. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau (UU ITE)

6. Pernah, hal pertama yang saya lakukan adalah mencari tahu kebenaran dari informasi tersebut sebelum saya menyebarluaskannya.

7.tindak asusila, berita hoax, pelecehan, pencemaran nama baik seseorang atau perusahaan.

8. • Mencari tahu kebenarannya melalui situs web resmi atau sumber terpercaya mengenai informasi tersebut
• Melaporkan kepada pihak berwajib dan memblokir akun tersebut
Nadhirah Hadaina - X Mipa 3

1. Sikap Ibob adalah contoh dari etika kurang baik yang tidak patut ditiru dan dapat mengganggu orang lain. Sangat diperlukan etika dan sopan santun, sehingga tidak ada yang merugikan maupun dirugikan dalam penggunaan media sosial.

2. Tips dalam berkomunikasi di media sosial yaitu
- Menggunakan empati dalam berkomunikasi
- Selalu memilah milih informasi serta disesuaikan dengan aturan dan norma hukum yang berlaku
- Jangan termakan atau mempercayai informasi yang tidak benar
- Dalam menulis informasi, gunakan tata bahasa yang baik dan jangan mengandung ujaran kebencian atau bahkan hinaan

3. Empati penting dalam menggunakan media sosial, yaitu dalam menempatkan diri dalam memahami informasi yang dibaca maupun saat ingin membagikan informasi. Sehingga sebuah pesan informasi dapat tersampaikan serta dapat diterima dan dipahami dengan baik. Tanpa empati, makna pesan tidak akan tersampaikan dan juga akan sulit diterima oleh pengguna lain, bahkan dapat menyinggung salah satu pihak. Jika terus berlanjut akan dapat menimbulkan kebencian yang tentunya merugikan.

4. Ketika menjumpai sebuah informasi atau berita, saya akan memastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum mengambil informasi yang disampaikan di dalamnya. Selain itu, tentu saja tidak akan menyebarluaskan informasi yang belum pasti benar tersebut. Apabila informasi tersebut tidak benar atau hoaks, maka saya tidak mempercayai dan cukup memblokir serta mengabaikan berita tersebut. Selanjutnya, berita tersebut dapat dilaporkan kepada pihak berwenang atas isi yang tidak benar untuk mencegah berita hoaks kembali terulang. Terlebih jika isi berita cukup melanggar atau mengandung bahaya, maka perlu dilaporkan kepada yang berwenang supaya tidak mengganggu atau merugikan orang lain.

5. Aturan yang berlaku yaitu Undang Undang ITE untuk mengatur pengguna media sosial. Diantaranya tercantum untuk menjaga etika kepada sesama pengguna, tidak melakukan plagiat sebagai bentuk apresiasi, tidak menyebarkan berita yang tidak benar atau hoaks, dan beberapa aturan lainnya.

6. Saya pernah menjumpainya. Hal tersebut dapat dijadikan pelajaran untuk selalu berhati hati dalam berkomunikasi di media sosial. Dengan kesadaran dan sikap waspada tersebut, maka pengguna dapat selalu mengevaluasi diri dan menjadi pengguna media sosial yang bijak.

7. Jenis informasi yang mengandung kejahatan atau bersifat merugikan, yaitu Informasi hoaks atau tidak benar, plagiat, pencemaran nama baik, penipuan, kebencian, SARA, pelecehan, dan lainnya

8. Segera memblokir informasi yang melanggar tersebut dan melaporkannya.Sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang
R_ mengatakan…
nama : Ranti Natasha Putri
kelas : X ipa 1
1. menyebalkan,diganggu dan disela saat sedang melakukan membuat orang itu merasa tidak dihargai
2.pelajari dan terapkan cara beretika yang baik dan benar,gunakan hati nurani juga saat sedang berkomentar
3.dengan empati kita dapat memahami perasaan orang lain serta bisa menilai dgn presfektif orang lain dan hal itu dapat meminimalisir perilaku toxic di medsos
4. pernah,mencari lebih lanjut mengenai informasi tsb dan bertanya pada teman atau keluarga saya untuk memastikan
5. UU ITE
6.Pernah,penindakan tegas atas perilaku itu dapat dijadikan pelajaran bagi orang2 agar lebih berhati hati dan bijak dalam bermain medsos
7.informasi yang menyebarkan kebohongan,foto dan ujaran kebencian ,pelanggaran kesusilaaan,penghianaan atau pencemaran nama baik
8.serahkan kepada yang lebih mengerti ttng hal tersebut
MANDA AJA mengatakan…
Nama: Manda Hasifa Maharani
Kelas: X - IPA 3

1. Kurangnya etika atau perilaku yang tidak menghargai orang lain juga sikap yang dapat mengganggu orang lain.
2. Gunakan empati dalam komunikasi, pintar-pintar lah dalam memilih informasi yang didapat sebelum disebar luaskan, dan jangan mudah percaya terhadap informasi atau berita yang tidak benar
3. Karena melalui empati, kita dapat berinteraksi secara langsung dengan seseorang dibalik sebuah akun.
4. Tentu pernah, jika itu tidak terlalu penting untuk saya maka akan saya abaikan, tetapi jika itu penting untuk saya maka, saya akan mencari informasi nya terlebih dahulu, entah sumber dan kebenarannya. Dan jika berita itu hoax atau salah kebenarannya maka akan saya blok dan repot akun tersebut.
5. Undang - undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Contoh UU ITE nomor 19 tahun 2016
6. Menurut saya, sebagai pemain media sosial pasti pernah menemukan hal seperti itu, dan yang kita lakukan adalah berhati - hati dalam memilih setiap informasi yang kita dapat.
7. Informasi yang melanggar hukum dan norma adalah informasi yang berisi tindakan asusila, pengancaman, pencemaren nama baik, ujaran kebencian, kalimat hinaan, bullying dll.
8. Berhati - hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang lebih paham mengenai hal tersebut.
R_ mengatakan…
Ranti Natasha Putri
X ipa 1
1. menyebalkan,diganggu dan disela saat sedang melakukan membuat orang itu merasa tidak dihargai
2.pelajari dan terapkan cara beretika yang baik dan benar,gunakan hati nurani juga saat sedang berkomentar
3.dengan empati kita dapat memahami perasaan orang lain serta bisa menilai dgn presfektif orang lain dan hal itu dapat meminimalisir perilaku toxic di medsos
4. pernah,mencari lebih lanjut mengenai informasi tsb dan bertanya pada teman atau keluarga saya untuk memastikan
5. UU ITE
6.Pernah,penindakan tegas atas perilaku itu dapat dijadikan pelajaran bagi orang2 agar lebih berhati hati dan bijak dalam bermain medsos
7.informasi yang menyebarkan kebohongan,foto dan ujaran kebencian ,pelanggaran kesusilaaan,penghianaan atau pencemaran nama baik
8.serahkan kepada yang lebih mengerti ttng hal tersebut
MANDA AJA mengatakan…
Nama: Manda Hasifa Maharani
Kelas: X - IPA 3

1. Kurangnya etika atau perilaku yang tidak menghargai orang lain juga sikap yang dapat mengganggu orang lain.
2. Gunakan empati dalam komunikasi, pintar-pintar lah dalam memilih informasi yang didapat sebelum disebar luaskan, dan jangan mudah percaya terhadap informasi atau berita yang tidak benar
3. Karena melalui empati, kita dapat berinteraksi secara langsung dengan seseorang dibalik sebuah akun.
4. Tentu pernah, jika itu tidak terlalu penting untuk saya maka akan saya abaikan, tetapi jika itu penting untuk saya maka, saya akan mencari informasi nya terlebih dahulu, entah sumber dan kebenarannya. Dan jika berita itu hoax atau salah kebenarannya maka akan saya blok dan repot akun tersebut.
5. Undang - undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Contoh UU ITE nomor 19 tahun 2016
6. Menurut saya, sebagai pemain media sosial pasti pernah menemukan hal seperti itu, dan yang kita lakukan adalah berhati - hati dalam memilih setiap informasi yang kita dapat.
7. Informasi yang melanggar hukum dan norma adalah informasi yang berisi tindakan asusila, pengancaman, pencemaren nama baik, ujaran kebencian, kalimat hinaan, bullying dll.
8. Berhati - hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang lebih paham mengenai hal tersebut.
Unknown mengatakan…
Nafi'atussalwa
x-ips 2
absen 22

1. Perilaku yang tidak baik dan sangat mengganggu orang sekitar
2. Gunakan empati, Pilih dan pilah informasi sebelum didistribusikan, Jangan termakan informasi yang tidak benar
3. Karena kita sedang berbicara dengan manusia dibalik sebuah akun jadi anggap saja sama seperti berkomunikasi langsung
4. Pernah, yang saya lakukan adalah bertanya dengan orang yang lebih tahu dan mencari sumber kebenarannya
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, Sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan memerhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan
7. Informasi yang memiliki muatan melanggar asusila, perjudian, penghinaan atau pencemaran nama baik, pemerasan atau pengancaman, kerugian dan rasa kebencian
8. Berhati-hati, mencari tahu fakta nya dan melaporkan kepada orang yang lebih mengerti
Unknown mengatakan…
Nazwa Aulia
X Agama


1. Kurangnya etika memghargai orang lain.

2. Beretika, memilah informasi sebelum didistribusikan, dan jangan sampai memakan informasi yang tidak benar.

3. Karena kita sedang berbeicara dengan manusia dibalik sebuah akun, jadi dengan rasa empati kita dapat memahami perasaan orang lain.

4. Pernah, saya akan berhati-hati lagidan mencari kebenarannya jika mendapatkan informasi.

5. UU ITE

6. Pernah, menjadikannya pelajaran dan berhati-hati lagi agar bijak dalam bermedia sosial.

7. Penyebaran berita hoax, pencemaran nama baik, pelecehan, penipuan, dll.

8. Mencari tahu faktanya dari sumber yang dipercaya, jika benar melanggar segera blokir dan melaporkan ke pihak yang berwenang.
Nama : Zahron Kamilia Rohmah
Kelas : X MIPA 3

1. Sikap ibob sangat tidak pantas dilakukan karena dapat mengganggu orang lain.
2. Menggunakan empati, memilah dan memilih informasi, dan jangan sampai termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena saat menggunakan media sosial sama seperti tatap muka secara langsung sehingga kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggung perasaan orang lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah menggali informasi tersebut dari sumber yang terpercaya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, yang harus kita lakukan lebih cermat lagi dalam menanggapi informasi-informasi yang ada di media sosial.
7. Jenis informasi yang mengandung kejahatan atau hoaks (kebohongan).
8. Jika informasi itu memang melanggar aturan maka kita harus melaporkannya dan memblokir akun yang menyebarkan informasi tersebut.
Nama : Zahron Kamilia Rohmah
Kelas : X MIPA 3

1. Sikap ibob sangat tidak pantas dilakukan karena dapat mengganggu orang lain.
2. Menggunakan empati, memilah dan memilih informasi, dan jangan sampai termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena saat menggunakan media sosial sama seperti tatap muka secara langsung sehingga kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggung perasaan orang lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah menggali informasi tersebut dari sumber yang terpercaya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, yang harus kita lakukan lebih cermat lagi dalam menanggapi informasi-informasi yang ada di media sosial.
7. Jenis informasi yang mengandung kejahatan atau hoaks (kebohongan).
8. Jika informasi itu memang melanggar aturan maka kita harus melaporkannya dan memblokir akun yang menyebarkan informasi tersebut
Unknown mengatakan…
Nama : Zahron Kamilia Rohmah
Kelas : X MIPA 3

1. Sikap ibob sangat tidak pantas dilakukan karena dapat mengganggu orang lain.
2. Menggunakan empati, memilah dan memilih informasi, dan jangan sampai termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena saat menggunakan media sosial sama seperti tatap muka secara langsung sehingga kita harus menggunakan empati agar tidak menyinggung perasaan orang lain.
4. Pernah, yang saya lakukan adalah menggali informasi tersebut dari sumber yang terpercaya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, yang harus kita lakukan lebih cermat lagi dalam menanggapi informasi-informasi yang ada di media sosial.
7. Jenis informasi yang mengandung kejahatan atau hoaks (kebohongan).
8. Jika informasi itu memang melanggar aturan maka kita harus melaporkannya dan memblokir akun yang menyebarkan informasi tersebut.
Aura Najwa Syawallani mengatakan…
Aura Najwa Syawallani
X MIPA 1




1. Perilaku yang tidak baik dan kurangnya etika

2. -Gunakanlah empati
-Pilah informasi sebelum didistribusikan
-Jangan termakan informasi yang tidak benar atau hoax

3. Jika tidak menggunakan empati orang tsb akan berkomentar sesuka nya tanpa memikirkan peasaan orang yang ia komentari dan akan menyinggung perasaannya

4. Jika berita tersebut termasuk berita yang penting atau berita yang harus saya kabarkan juga pada orang orang di sekeliling saya maka saya akan mencari kejelasannya atau meneliti lebih jauh, jika berita tersebut tidak begitu penting maka saya abaikan

5. UU ITE

6. Pernah, sebaiknya lebih berhati hati dan dijadikan pelajaran serta memperhatikan bahasa yang akan digunakan

7. Bullying, penyebaran hoax, pelecehan, penipuan, kekerasan dan mengandung ujaran kebencian

8. Melaporkan pihak yang menyebarkannya pada pihak yang berwajib
Aura Najwa Syawallani mengatakan…
Aura Najwa Syawallani
X MIPA 1




Perilaku yang tidak baik dan kurangnya etika
-Gunakanlah empati
-Pilah informasi sebelum didistribusikan
-Jangan termakan informasi yang tidak benar atau hoax

Jika tidak menggunakan empati orang tsb akan berkomentar sesuka nya tanpa memikirkan peasaan orang yang ia komentari dan akan menyinggung perasaannya
Jika berita tersebut termasuk berita yang penting atau berita yang harus saya kabarkan juga pada orang orang di sekeliling saya maka saya akan mencari kejelasannya atau meneliti lebih jauh, jika berita tersebut tidak begitu penting maka saya abaikan
UU ITE
Pernah, sebaiknya lebih berhati hati dan dijadikan pelajaran serta memperhatikan bahasa yang akan digunakan\
Bullying, penyebaran hoax, pelecehan, penipuan, kekerasan dan mengandung ujaran kebencian
Melaporkan pihak yang menyebarkannya pada pihak yang berwajib
Verina Mila Ningsih mengatakan…
Nama : Verina Mila Ningsih
Kelas : X MIPA 2
1. Perilaku yang tidak baik dan tidak patut di contoh karna akan menggangu orang di sekitar.
2. Menggunakan empati, pilih dan pilah informasi seblum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena sama saja kita berkomunikasi dengan manusia secara langsung dibalik akun media sosial dan perantara nya.
4. Pernah, yang saya lakukan saat mendengar berita hoaks adalah bertanya kepada yang lebih tau dan mencari sumber kebenarannya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam mengketik sesuatu dan memperhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan.
7. Informasi yang mengandung pelecehan seksual, tindakan kriminal, pencemaran nama baik, Pemerasan dan perjudian.
8. Lebih berhati-hati lalu mencari fakta dan tindak lanjuti kepada yang lebih mengetahui.
Verina Mila Ningsih mengatakan…
Nama : Verina Mila Ningsih
Kelas : X MIPA 2
1. Perilaku yang tidak baik dan tidak patut di contoh karna akan menggangu orang di sekitar.
2. Menggunakan empati, pilih dan pilah informasi seblum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena sama saja kita berkomunikasi dengan manusia secara langsung dibalik akun media sosial dan perantara nya.
4. Pernah, yang saya lakukan saat mendengar berita hoaks adalah bertanya kepada yang lebih tau dan mencari sumber kebenarannya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam mengketik sesuatu dan memperhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan.
7. Informasi yang mengandung pelecehan seksual, tindakan kriminal, pencemaran nama baik, Pemerasan dan perjudian.
8. Lebih berhati-hati lalu mencari fakta dan tindak lanjuti kepada yang lebih mengetahui.
Hadi mengatakan…
Nama : Hadi Ferdiansyah
Kelas : X MIPA 1

1. Tanggapan saya tentang perilaku Ibob ia tidak tau malu dengan yang ia perbuat dan perilaku nya itu juga sangat menggangu orang lain.

2. a. Gunakan Empati
Walaupun kita tak bertatap muka secara langsung namun dibalik mesin yang kita gunakan untuk berkomunikasi terdapat hati seorang manusia, jadi Berhati-hatilah dalam menggunakan nya.
b. Pilah dan Pilih Informasi Sebelum Didistribusikan
Kita juga harus bijak memilih informasi dan sumber asalnya agar tidak termakan hoax.
c. Jangan Termakan Informasi yang Tidak Benar
Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, kita harus bijak mencari sumber informasi terlebih dahulu lalu kita bisa membuktikan informasi tersebut benar atau salah.

3. Supaya kita dapat memahami perasaan seseorang, kita bebas mengetik apapun kepada seseorang karena tidak tatap muka sehingga menyakiti hati orang tersebut.

4. Pernah, kalau saya bisa membuktikan bahwa informasi itu adalah hoax maka saya akan membuktikan nya sebelum disebar luaskan lagi. Jika saya tidak dapat membuktikan nya maka akan saya abaikan sebisa mungkin.

5. a. Dilarang seenaknya menggunakan media sosial, semua hal ada batasan.
b. Mematuhi etika.
c. Digunakan untuk menyampaikan yang bermanfaat untuk warganet.

6. Pernah, mengingatkannya dan dijadikan sebagai pelajaran agar tidak terulang-ulang sampai generasi berikutnya.

7. Mengandung Sara, Spam, Kebencian, Pornografi, Pelecehan, kekerasan, melanggar hak, tindakan merugikan.

8.Kita dapat melaporkan nya sesuai dengan pelanggaran yang diperbuat.
Verina Mila Ningsih mengatakan…
Nama : Verina Mila Ningsih
Kelas : X MIPA 2
1. Perilaku yang tidak baik dan tidak patut di contoh karna akan menggangu orang di sekitar.
2. Menggunakan empati, pilih dan pilah informasi seblum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena sama saja kita berkomunikasi dengan manusia secara langsung dibalik akun media sosial dan perantara nya.
4. Pernah, yang saya lakukan saat mendengar berita hoaks adalah bertanya kepada yang lebih tau dan mencari sumber kebenarannya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam mengketik sesuatu dan memperhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan.
7. Informasi yang mengandung pelecehan seksual, tindakan kriminal, pencemaran nama baik, Pemerasan dan perjudian.
8. Lebih berhati-hati lalu mencari fakta dan tindak lanjuti kepada yang lebih mengetahui.
Verina Mila Ningsih mengatakan…
Nama : Verina Mila Ningsih
Kelas : X MIPA 2
1. Perilaku yang tidak baik dan tidak patut di contoh karna akan menggangu orang di sekitar.
2. Menggunakan empati, pilih dan pilah informasi seblum didistribusikan, jangan termakan informasi yang tidak benar.
3. Karena sama saja kita berkomunikasi dengan manusia secara langsung dibalik akun media sosial dan perantara nya.
4. Pernah, yang saya lakukan saat mendengar berita hoaks adalah bertanya kepada yang lebih tau dan mencari sumber kebenarannya.
5. Undang-Undang ITE
6. Pernah, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati dalam mengketik sesuatu dan memperhatikan bahasa dan kata-kata yang digunakan.
7. Informasi yang mengandung pelecehan seksual, tindakan kriminal, pencemaran nama baik, Pemerasan dan perjudian.
8. Lebih berhati-hati lalu mencari fakta dan tindak lanjuti kepada yang lebih mengetahui.
1 – 200 dari 339 Lebih baru Terbaru
Lebih baru Lebih lama

Teknologi

FB GEG East Jakarta